Relaksasi dari ESDM, Amman Dapat Kuota Ekspor 480.000 dmt Tembaga

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 03 November 2025 | 10:12 WIB
Relaksasi dari ESDM, Amman Dapat Kuota Ekspor 480.000 dmt Tembaga
Ilustrasi smelter (freepik)
baca 10 detik
  • AMNT mendapat izin ekspor 480.000 dmt dari Kementerian ESDM akibat kondisi kahar pada smelter yang sedang diperbaiki hingga paruh pertama 2026.

  • Relaksasi ekspor ini menjaga operasional tambang tetap berjalan dan mencegah kelebihan kapasitas gudang konsentrat selama perbaikan berlangsung.

  • Amman menargetkan produksi 2025 sebesar 430.000 dmt konsentrat tembaga, sambil memastikan kontribusi fiskal dan keberlanjutan operasional tetap terjaga

Suara.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk, mendapatkan rekomendasi kuota ekspor sebesar 480.000 metrik ton kering (dmt) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Amman menjadi salah satu perusahaan tambang yang mendapatkan pengecualian, di tengah kebijakan pembatasan ekspor konsentrat mineral yang ditetapkan pemerintah sejak awal tahun 2025.

Relaksasi ekspor diberikan kepada Amman karena kondisi kahar yang terjadi di smelter miliknya.

Presiden Direktur AMNT, Rachmat Makkasau menyampaikan bahwa situasi yang terjadi di luar kendali perusahaan.

"Smelter kami harus berhenti beroperasi sementara pada bulan Juli dan Agustus 2025 karena perbaikan di unit Flash Converting Furnace dan Sulfuric Acid Plant," kata Rachmat lewat keterangannya yang dikutip Suara.com pada Senin (3/11/2025).

Dia mengungkap, rekomendasi ekspor itu berlaku sejak 31 Oktober 2025 hingga April 2026.

Bersamaan dengan itu, Amman akan terus memperbaiki smelter miliknya. Karena kerumitannya, perbaikan akan berlangsung hingga paru pertama 2026.

"Selama periode perbaikan berlangsung, kami tetap melakukan operasi secara parsial dengan peningkatan produksi yang dilakukan secara hati-hati tanpa mengabaikan aspek keselamatan,” jelas Rachmat.

Dia melanjutkan, dengan rekomendasi ekspor yang diberikan Kementerian ESDM, Amman memastikan gudang penyimpanan konsentrat tidak melebihi kapasitas, sehingga operasional tambang tetap dapat berlanjut sesuai rencana, selama fasilitas smelter diperbaiki.

baca juga

"Dengan demikian, kontribusi fiskal Amman bagi perekonomian nasional dan daerah juga dapat terjaga, sesuai dengan kinerja penjualan," kata Rachmat.

Berdasarkan panduan laporan kinerja 9M 2025, Amman telah menetapkan target produksi pada 2025 sebesar 430.000 dmt konsentrat tembaga.

Target produksi itu terdiri dari 228 juta pon tembaga dan 90.000 ons emas.

"Target ini telah mempertimbangkan produksi dari stockpile serta bijih segar berkadar rendah dari lingkar luar Fase 8, mengingat kegiatan penambangan saat ini masih berfokus pada pengupasan batuan penutup di fase tersebut," ujar Rachmat menjelaskan.

Di sisi lain, Amman juga memiliki persediaan (inventory) sebesar 190.000 dmt akhir tahun 2024.

Sementara hingga 30 September 2025, produksi konsentrat mencapai 310.143 dmt, sebanyak 273.506 dmt di antaranya telah diumpankan ke fasilitas smelter.

Total inventory konsentrat di fasilitas penyimpanan AMMAN per akhir September 2025 sebesar 226.637 dmt.

Presiden Direktur AMNT, Rachmat Makkasau. [medcoenergi]
Presiden Direktur AMNT, Rachmat Makkasau. [medcoenergi]

"Sebagian dari inventory konsentrat yang dihasilkan hingga akhir tahun nanti akan diekspor, sementara sebagian lainnya akan diumpankan ke smelter seiring dengan kemajuan proses perbaikan fasilitas," ujar Rachmat.

"Perkembangan ini menandai kemajuan yang konsisten menuju pemulihan penuh operasi smelter, sekaligus menegaskan komitmen AMMAN untuk terus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amman Mineral Dapat Restu Pemerintah untuk Ekspor Konsentrat Tembaga

Amman Mineral Dapat Restu Pemerintah untuk Ekspor Konsentrat Tembaga

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 18:25 WIB

Koperasi dan UMKM Jadi Prioritas Kelola Tambang, Pemerintah Dorong Pemerataan Ekonomi

Koperasi dan UMKM Jadi Prioritas Kelola Tambang, Pemerintah Dorong Pemerataan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 16:49 WIB

Bahlil Siap Bersih-Bersih Pejabat Kementerian ESDM yang Main Mata

Bahlil Siap Bersih-Bersih Pejabat Kementerian ESDM yang Main Mata

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:55 WIB

Bahlil Tak Ambil Pusing Soal Tambang Emas di Mandalika: Proses Hukum Aja!

Bahlil Tak Ambil Pusing Soal Tambang Emas di Mandalika: Proses Hukum Aja!

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:34 WIB

Nasib BBM SPBU Swasta Masih Belum Final, ESDM Sebut BU-Pertamina Masih Negosiasi

Nasib BBM SPBU Swasta Masih Belum Final, ESDM Sebut BU-Pertamina Masih Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 13:47 WIB

Setahun Berdampak: Listrik Desa Hadirkan Terang dan Harapan ke Pelosok Negeri

Setahun Berdampak: Listrik Desa Hadirkan Terang dan Harapan ke Pelosok Negeri

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 14:54 WIB

Terkini

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

×