Menkeu Purbaya Sebut Krisis China Tak Mungkin, Singgung Sistem Komunis

Senin, 03 November 2025 | 20:09 WIB
Menkeu Purbaya Sebut Krisis China Tak Mungkin, Singgung Sistem Komunis
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terang-terangan menepis kekhawatiran global mengenai potensi krisis ekonomi di China. [Antara/Aditya Pradana Putra]
Baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya tidak yakin China akan mengalami krisis ekonomi.
  • Menurutnya, pihak-pihak yang memprediksi kejatuhan Tiongkok dalam waktu dekat terlalu berlebihan. 
  • Ia melihat indikasi yang ada sejauh ini menunjukkan China masih sangat mampu mempertahankan fondasi ekonominya. 

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terang-terangan menepis kekhawatiran global mengenai potensi krisis ekonomi di China.

Menurutnya, pihak-pihak yang memprediksi kejatuhan Tiongkok dalam waktu dekat terlalu berlebihan. Ia bahkan menilai pemerintah China memiliki instrumen kebijakan yang tak terbatas untuk menjaga stabilitas.

Hal ini disampaikan Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komite IV DPD RI di Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

"Satu lagi China, dikhawatirkan juga China akan hancur. Mereka negara komunis, devisa di tangan mereka, bunga di tangan pemerintah. Jadi gampang aja kalau mau kasih stimulus ke perekonomian," ujar Purbaya.

Ia melihat indikasi yang ada sejauh ini menunjukkan China masih sangat mampu mempertahankan fondasi ekonominya. "Selama ini indikasinya jelas mereka cukup pandai, jadi saya termasuk yang enggak percaya kalau China jatuh dalam waktu dekat," tegasnya.

Purbaya bahkan menyoroti respon cepat pemerintah China saat gejolak ekonomi global meningkat. Mereka tanpa ragu mengambil langkah-langkah ekspansif untuk menjaga momentum pertumbuhan.

"Bahkan kemarin saat gonjang-ganjing, mereka injek uang, legal istilahnya 'enggak jelas', ke perekonomian ratusan miliar dolar, jadi kelihatannya mereka masih akan bagus," katanya.

Lebih lanjut, Bendahara Negara ini juga menilai kondisi ekonomi global secara keseluruhan tidak seburuk yang diperkirakan. Ia mengutip proyeksi Bank Dunia: pertumbuhan ekonomi global pada 2025 diperkirakan 2,3 persen dan membaik menjadi 2,4 persen tahun berikutnya.

Tak hanya China, Purbaya juga optimistis terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat (AS). Menurutnya, AS masih memiliki ruang pemulihan yang lebar.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,5 Persen

"Kalau saya sih lihat gampang di AS sendiri, pada waktu dia katanya mau hancur-hancur bunganya tinggi di sana. Ruang bagi dia untuk mendorong perekonomian masih terbuka lebar, tinggal dia turunkan bunga, ekonominya pasti rebound," jelasnya.

Purbaya lantas menyimpulkan bahwa kekhawatiran terhadap perlambatan global kerap berlebihan dan berpotensi misinformasi.

"Jadi ketika mereka bilang global ekonomi jadi ancaman, saya agak bingung sebetulnya, harusnya enggak, cuma waktu itu mungkin salah baca, dia nakut-nakutin kita jadi susah," pungkas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI