Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Menkeu Purbaya Sebut Krisis China Tak Mungkin, Singgung Sistem Komunis

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 03 November 2025 | 20:09 WIB
Menkeu Purbaya Sebut Krisis China Tak Mungkin, Singgung Sistem Komunis
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terang-terangan menepis kekhawatiran global mengenai potensi krisis ekonomi di China. [Antara/Aditya Pradana Putra]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya tidak yakin China akan mengalami krisis ekonomi.
  • Menurutnya, pihak-pihak yang memprediksi kejatuhan Tiongkok dalam waktu dekat terlalu berlebihan. 
  • Ia melihat indikasi yang ada sejauh ini menunjukkan China masih sangat mampu mempertahankan fondasi ekonominya. 

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terang-terangan menepis kekhawatiran global mengenai potensi krisis ekonomi di China.

Menurutnya, pihak-pihak yang memprediksi kejatuhan Tiongkok dalam waktu dekat terlalu berlebihan. Ia bahkan menilai pemerintah China memiliki instrumen kebijakan yang tak terbatas untuk menjaga stabilitas.

Hal ini disampaikan Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komite IV DPD RI di Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

"Satu lagi China, dikhawatirkan juga China akan hancur. Mereka negara komunis, devisa di tangan mereka, bunga di tangan pemerintah. Jadi gampang aja kalau mau kasih stimulus ke perekonomian," ujar Purbaya.

Ia melihat indikasi yang ada sejauh ini menunjukkan China masih sangat mampu mempertahankan fondasi ekonominya. "Selama ini indikasinya jelas mereka cukup pandai, jadi saya termasuk yang enggak percaya kalau China jatuh dalam waktu dekat," tegasnya.

Purbaya bahkan menyoroti respon cepat pemerintah China saat gejolak ekonomi global meningkat. Mereka tanpa ragu mengambil langkah-langkah ekspansif untuk menjaga momentum pertumbuhan.

"Bahkan kemarin saat gonjang-ganjing, mereka injek uang, legal istilahnya 'enggak jelas', ke perekonomian ratusan miliar dolar, jadi kelihatannya mereka masih akan bagus," katanya.

Lebih lanjut, Bendahara Negara ini juga menilai kondisi ekonomi global secara keseluruhan tidak seburuk yang diperkirakan. Ia mengutip proyeksi Bank Dunia: pertumbuhan ekonomi global pada 2025 diperkirakan 2,3 persen dan membaik menjadi 2,4 persen tahun berikutnya.

Tak hanya China, Purbaya juga optimistis terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat (AS). Menurutnya, AS masih memiliki ruang pemulihan yang lebar.

baca juga

"Kalau saya sih lihat gampang di AS sendiri, pada waktu dia katanya mau hancur-hancur bunganya tinggi di sana. Ruang bagi dia untuk mendorong perekonomian masih terbuka lebar, tinggal dia turunkan bunga, ekonominya pasti rebound," jelasnya.

Purbaya lantas menyimpulkan bahwa kekhawatiran terhadap perlambatan global kerap berlebihan dan berpotensi misinformasi.

"Jadi ketika mereka bilang global ekonomi jadi ancaman, saya agak bingung sebetulnya, harusnya enggak, cuma waktu itu mungkin salah baca, dia nakut-nakutin kita jadi susah," pungkas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,5 Persen

Menkeu Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,5 Persen

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 19:52 WIB

Media Inggris Sebut IKN Bakal Jadi Kota Hantu, Menkeu Purbaya: Tidak Perlu Takut!

Media Inggris Sebut IKN Bakal Jadi Kota Hantu, Menkeu Purbaya: Tidak Perlu Takut!

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 18:25 WIB

Terkini

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:38 WIB

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:36 WIB

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:32 WIB

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:27 WIB

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:15 WIB

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:05 WIB