Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2.286.000 per Gram

Achmad Fauzi

Selasa, 04 November 2025 | 09:43 WIB
Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2.286.000 per Gram
Emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) di Jakarta, Selasa (3/3).
baca 10 detik
  • Harga emas Antam naik Rp 8.000 menjadi Rp 2.286.000 per gram.

  • Harga emas dunia tertekan karena ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menurun.

  • Pelemahan manufaktur AS dapat menekan Dolar, berpotensi dukung harga emas.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 4 November 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.286.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas antam mulai naik kembali Rp 8.000 dibandingkan hari Senin, 3 November 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.15.000 per gram.

Harga buyback itu juga melonjak Rp 8.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Emas antam pegadaian. Warga Palembang ramai gadai emas usai lebaran demi sekolah anak.
Emas antam pegadaian. Warga Palembang ramai gadai emas usai lebaran demi sekolah anak.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.193.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.286.000
  • Emas 2 gram Rp 4.4512.000
  • Emas 3 gram Rp 6.743.000
  • Emas 5 gram Rp 11.205.000
  • Emas 10 gram Rp 22.355.000
  • Emas 25 gram Rp 55.762.000
  • Emas 50 gram Rp 111.445.000
  • Emas 100 gram Rp 222.812.000
  • Emas 250 gram Rp 556.765.000
  • Emas 500 gram Rp 1.113.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.226.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Terus Merosot

Harga emas dunia kembali tertekan pada awal perdagangan sesi Asia, Selasa (4/11/2025). Mengutip laporan FXStreet, harga emas (XAU/USD) turun ke kisaran USD 4.000 per troy ounce seiring menurunnya ekspektasi pasar terhadap potensi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed).

Tekanan terhadap logam mulia muncul setelah pernyataan bernada hawkish dari sejumlah pejabat The Fed, termasuk Michelle Bowman, yang dijadwalkan menyampaikan pandangannya pada hari ini.

baca juga

Pekan lalu, The Fed memangkas suku bunga acuan untuk kedua kalinya tahun ini, menurunkan Federal Funds Rate ke kisaran 3,75 persen – 4,0 persen.

Namun, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga tambahan pada tahun ini “bukanlah sesuatu yang pasti.” Sikap hati-hati tersebut menahan minat investor terhadap aset safe haven seperti emas.

Pernyataan hawkish dari para pejabat The Fed menyeret logam kuning ini lebih rendah.

Saat ini, pelaku pasar memperkirakan 70 persen peluang bahwa The Fed akan kembali memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan bulan Desember. Sementara itu, ekspektasi penurunan suku bunga secara kumulatif hingga akhir 2026 diproyeksikan mencapai 82 bps, menjadi sekitar 3,06 persen dari posisi efektif saat ini di 3,88 persen.

Di sisi lain, data ekonomi AS terbaru menunjukkan tanda-tanda pelemahan di sektor manufaktur. Institute for Supply Management (ISM) melaporkan bahwa Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur turun menjadi 48,7 pada Oktober, dari 49,1 di September, dan lebih rendah dari perkiraan 49,5.

Pelemahan data manufaktur ini dinilai dapat menekan nilai Dolar AS (USD) dan berpotensi memberikan dukungan terhadap harga komoditas berdenominasi dolar, termasuk emas.

Para pelaku pasar kini menantikan data perubahan ketenagakerjaan ADP AS untuk Oktober yang akan dirilis pada Rabu (5/11). Laporan tersebut diyakini dapat menjadi petunjuk penting bagi arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Hari Ini Anjlok! Harganya Turun Drastis di Pegadaian, Antam Masih Kosong

Emas Hari Ini Anjlok! Harganya Turun Drastis di Pegadaian, Antam Masih Kosong

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 07:18 WIB

Awali Pekan ini, Harga Emas Antam Jatuh Jadi Rp 2.278.000 per Gram

Awali Pekan ini, Harga Emas Antam Jatuh Jadi Rp 2.278.000 per Gram

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 09:29 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Kompak Stagnan, Tapi Antam Masih Belum Tersedia

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Kompak Stagnan, Tapi Antam Masih Belum Tersedia

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 07:31 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×