Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Trend Asia Kritisi Proyek Waste to Energy: Ingatkan Potensi Dampak Lingkungan!

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 05 November 2025 | 08:03 WIB
Trend Asia Kritisi Proyek Waste to Energy: Ingatkan Potensi Dampak Lingkungan!
Ilustrasi proyek waste to energy. [Antara/Fakhri Hermansyah].
baca 10 detik
  • Trend Asia menilai proyek PSEL perlu dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan masalah lingkungan baru.

  • Proyek Waste to Energy bukan termasuk energi terbarukan dan berpotensi menghasilkan polusi berbahaya seperti dioksin.

  • Pelibatan masyarakat dan pengawasan ketat terhadap teknologi serta AMDAL menjadi kunci keberhasilan proyek PSEL

Suara.com - Trend Asia mengingatkan agar pembangunan proyek Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste to Energy dilakukan penuh dengan kehati-hatian.

Sebab, jika dilakukan secara gegabah dapat menimbulkan masalah baru, khususnya bagi lingkungan.

"Perlu disampaikan bahwa perlu berhati-hati karena tentu itu tidak akan menyelesaikan masalah sampah-sampah," kata pengkampanye energi Trend Asia, Novita Indri Pratiwi saat ditemui Suara.com di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Selasa (4/1/2025).

Trend Asia memandang bahwa Waste to Energy bukan termasuk energi terbarukan, melainkan masuk dalam kategori energi baru.

"Karena dia menggunakan teknologi sehingga menghasilkan listrik. Kalau tidak ada bantuan teknologi dia bisa jadi sumber terbarukan nggak? (Enggak), karena dia kan dari sisa konsumsi," kata Novita.

Selain itu, pengelolaan sampah menjadi energi juga berpotensi menimbulkan polusi dari proses pembakaran, khususnya sampah plastik.

"Kalau kita bakar sampah plastik salah satu emisi yang dilepas itu namanya dioksin. Nah, dioksin ini kan menjadi salah satu zat yang cukup berbahaya buat kesehatan," jelas Novita.

Untuk itu, menurutnya perlu dipertanyakan seperti apa teknologi yang akan digunakan dalam proyek PSEL.

Sampah Plastik. (Dok. Greenpeace)
Sampah Plastik. (Dok. Greenpeace)

"Apakah dari dalam negeri, dari luar negeri, dari China, dari mana?" ujar Novita.

baca juga

Selain itu, filter yang digunakan dalam proses pelepasan polutan dari hasil pembakaran juga perlu dipertanyakan.

Hal itu merujuk pada persoalan asap yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)---yang meski diklaim tidak berbahaya, tapi dalam banyak kasus tetap berdampak terhadap masyarakat sekitar.

"Karenanya, aspek kehati-hatian perlu harus kita pertanyakan, AMDAL-nya juga perlu harus kita pantau," ujarnya.

Tak kalah penting, pelibatan masyarakat dalam proses pembangunannya.

Masyarakat wajib dilibatkan guna mengantisipasi dampak lingkungannya.

Ditegaskannya, jangan sampai keberadaan PSEL justru menjadi masalah baru seperti yang terjadi pada PLTU.

"Jadi kita pindah ke satu lubang ke lubang yang lain. Jadi masalahnya mutar-mutar aja di situ," ujar Novita.

Sebagaimana diketahui, Waste to Energy menjadi salah satu program pemerintah dalam upaya transisi energi.

Proyek tersebut juga sekaligus untuk mengatasi permasalahan sampah, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta.

Proyek PSEL akan digarap pemerintah lewat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Pada tahap pertama proyek ini telah terdapat 24 perusahaan yang berminat berinvestasi. Mayoritas merupakan perusahaan asal China, sisanya dari Jepang dan China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CIO Danantara Pandu Sjahrir Bantah Emiten TOBA Ikut Tender Proyek Waste-to-Energy

CIO Danantara Pandu Sjahrir Bantah Emiten TOBA Ikut Tender Proyek Waste-to-Energy

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 14:37 WIB

Perpres Sampah jadi Energi Diterbitkan, Bahlil Ajak Danantara Koordinasi

Perpres Sampah jadi Energi Diterbitkan, Bahlil Ajak Danantara Koordinasi

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 17:42 WIB

Proyek Sampah jadi Energi RI jadi Rebutan Global, Rosan: 107 Investor Sudah Daftar

Proyek Sampah jadi Energi RI jadi Rebutan Global, Rosan: 107 Investor Sudah Daftar

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 19:39 WIB

Danantara Klaim 120 Perusahaan Berminat Ikut Proyek Waste to Energy, Diluncurkan Akhir 2025

Danantara Klaim 120 Perusahaan Berminat Ikut Proyek Waste to Energy, Diluncurkan Akhir 2025

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:26 WIB

Bos Danantara Akui Patriot Bond Terserap Habis, Dibeli Para Taipan?

Bos Danantara Akui Patriot Bond Terserap Habis, Dibeli Para Taipan?

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:56 WIB

CORE: Hilirisasi Bukan Hanya Ekonomi, Tapi Tanggung Jawab Sosial

CORE: Hilirisasi Bukan Hanya Ekonomi, Tapi Tanggung Jawab Sosial

Bisnis | Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:09 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×