Korban PHK Masih Sumbang Ratusan Ribu Pengangguran! Industri Pengolahan Paling Parah

Rabu, 05 November 2025 | 15:10 WIB
Korban PHK Masih Sumbang Ratusan Ribu Pengangguran! Industri Pengolahan Paling Parah
Para pencari kerja di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (24/1). Foto Suara.com
Baca 10 detik
  • BPS merilis data yang menunjukkan tingginya dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pasar tenaga kerja.
  • BPS melaporkan bahwa 0,77 persen dari total pengangguran pada Agustus 2025 merupakan korban PHK yang terjadi setahun terakhir.
  • Mengingat total pengangguran mencapai 7,46 juta orang, angka 0,77 persen tersebut setara dengan lebih dari 57.000 orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data yang menunjukkan tingginya dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pasar tenaga kerja.

BPS melaporkan bahwa 0,77 persen dari total pengangguran pada Agustus 2025 merupakan korban PHK yang terjadi setahun terakhir.

Mengingat total pengangguran mencapai 7,46 juta orang, angka 0,77 persen tersebut setara dengan lebih dari 57.000 orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, mengungkapkan bahwa imbas PHK ini paling banyak berasal dari sektor-sektor kunci ekonomi.

"Pengangguran yang terkena PHK paling banyak berasal dari industri pengolahan, pertambangan, dan perdagangan," kata Edy dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Selain korban PHK, BPS merinci kategori pengangguran lain yang menunjukkan masalah struktural di pasar kerja diantaranya pengangguran yang paling besar kedua adalah lulusan baru (fresh graduate) yang belum terserap pasar kerja, mencapai 14,58 persen dari total pengangguran.

Sementara kategori yang paling mendominasi adalah pengangguran jangka panjang, yaitu mereka yang telah mencari kerja selama lebih dari setahun, mencapai angka mencengangkan yakni 31,08 persen.

Sedangkan sebanyak 9,07 persen di antaranya adalah orang yang sudah diterima bekerja atau sudah memiliki usaha, namun belum efektif memulai aktivitasnya dan masih dicatat sebagai pengangguran.

Baca Juga: Cuma Mampu Kurangi Pengangguran 4.000 Orang, BPS Rilis Data yang Bikin Kening Prabowo Berkerut

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI