ReforMiner Institute: Gas Bumi, Kunci Ketahanan Energi dan Penghematan Subsidi!

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 06 November 2025 | 11:19 WIB
ReforMiner Institute: Gas Bumi, Kunci Ketahanan Energi dan Penghematan Subsidi!
Ilustrasi gas bumi. [Pixabay]
baca 10 detik
  • Penemuan cadangan gas bumi baru berperan penting dalam memperkuat ketahanan energi dan mendukung transisi menuju energi bersih.

  • Industri hulu gas bumi memiliki dampak ekonomi besar dengan index multiplier 6,56 dan linkage index 3,12, menunjukkan keterkaitan kuat dengan berbagai sektor ekonomi.

  • Pemanfaatan gas bumi, seperti program jaringan gas rumah tangga, berpotensi mengurangi impor LPG dan menghemat subsidi energi hingga triliunan rupiah

Suara.com - ReforMiner Institute, lembaga riset independen untuk ekonomi energi dan pertambangan, memberikan catatan soal penemuan cadangan gas bumi.

Mereka menyebut penemuan cadangan gas bumi memiliki peran penting guna mewujudkan ketahanan ekonomi dan energi, serta menuju transisi energi.

"Penemuan cadangan gas bumi dalam beberapa tahun terakhir memiliki dampak positif terhadap ketahanan ekonomi, ketahanan energi, dan kebijakan transisi energi," kata Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro dalam keterangannya yang dikutip Suara.com pada Kamis (6/11/2025).

Merujuk pada data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas eksplorasi semakin didominasi penemuan cadangan gas bumi.

Adapun sejumlah temuan itu di antaranya Layaran-1 di Blok South Andaman (6 TCF), Timpan-1 di Blok Andaman II (5–6 TCF), Geng North-1 di Blok North Ganal (5 TCF), serta South CPP (87,09 BCF). ReforMiner mencatat hingga Juni 2025, total cadangan gas (proven + potential) Indonesia tercatat sebesar 51,98 TCF.

Komaidi menjelaskan, dibanding dengan minyak bumi dan batubara, gas bumi memiliki potensi yang sangat besar guna mendukung ketahanan energi.

Tak hanya soal ketersediaannya, pemanfaatan gas bumi juga sejalan dengan tren global saat ini yang mengarah kepada kebijakan ekonomi hijau yang mengharuskan penggunaan sumber energi bersih.

Ilustrasi ekonomi hijau.(Pexels/Thirdman)
Ilustrasi ekonomi hijau.(Pexels/Thirdman)

Terkait dengan ketahanan ekonomi nasional, juga tercermin dari index multiplier industri hulu gas bumi yang cukup besar.

Studi ReforMiner menemukan, saat ini terdapat sekitar 113 (dari 185 sektor ekonomi) yang terkait dan terlibat dengan kegiatan usaha hulu gas bumi.

baca juga

"Index multiplier industri hulu gas nasional sebesar 6,56, menunjukkan bahwa setiap investasi pada kegiatan hulu gas bumi berpotensi menciptakan manfaat atau nilai tambah ekonomi hingga 6,56 kali lipat dari nilai investasi yang dilakukan," kata Komaidi.

Kemudian, keterkaitan antara industri hulu gas bumi dengan ketahanan ekonomi tercermin dari nilai linkage index yang berada di atas rata-rata nasional.

Nilai total linkage index industri hulu gas sebesar 3,12. Nilai yang berada di atas angka 1 mengindikasikan bahwa suatu sektor ekonomi memiliki keterkaitan dan peran yang kuat dalam mendorong dan menarik pertumbuhan sektor-sektor ekonomi yang lainnya.

"Nilai linkage index yang tinggi tersebut mencerminkan bahwa industri hulu gas memiliki keterkaitan yang kuat dengan sektor pendukung dan penggunanya," ujar Komaidi.

Dasi sisi fiskal dan moneter, pemanfaatan gas bumi juga disebut Komaidi dapat memberikan dampak yang positif.

Setidaknya, substitusi penggunaan LPG dengan program jaringan gas (jargas) berpotensi menurunkan beban subsidi dan kebutuhan devisa impor LPG.

Data Kementerian Keuangan menunjukkan kebutuhan subsidi LPG selama lima tahun terakhir mencapai sekitar Rp 453 triliun.

Sedangkan kebutuhan devisa impor LPG mencapai Rp 64 triliun per tahun.

"Implementasi target 4 juta sambungan jaringan gas rumah tangga berpotensi mengurangi impor LPG sekitar 400.000 metrik ton atau sekitar 6,15 persen dari total impor nasional dan menghemat subsidi energi sekitar Rp 2,68 triliun," tutur Komaidi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi EBT Melimpah, Pemerintah Sinkronisasi Aturan Soal Transisi Energi

Potensi EBT Melimpah, Pemerintah Sinkronisasi Aturan Soal Transisi Energi

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 10:17 WIB

Mau Lepas Ketagihan Impor LPG, Bahlil Mulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME pada 2026

Mau Lepas Ketagihan Impor LPG, Bahlil Mulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME pada 2026

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 10:11 WIB

ESDM Perkuat Program PLTSa, Biogas, dan Biomassa Demi Wujudkan Transisi Energi Hijau untuk Rakyat

ESDM Perkuat Program PLTSa, Biogas, dan Biomassa Demi Wujudkan Transisi Energi Hijau untuk Rakyat

Bisnis | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 21:30 WIB

Edukasi Transisi Energi ke Generasi Muda Terus Digencarkan

Edukasi Transisi Energi ke Generasi Muda Terus Digencarkan

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:05 WIB

PHE Ungkap Hasil Pengeboran Migas Hingga Agustus Capai 1,04 Juta Barel

PHE Ungkap Hasil Pengeboran Migas Hingga Agustus Capai 1,04 Juta Barel

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 11:06 WIB

Perusahaan RI Pamerkan Model Transisi Energi Berkeadilan ke Delegasi 9 Negara

Perusahaan RI Pamerkan Model Transisi Energi Berkeadilan ke Delegasi 9 Negara

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 12:43 WIB

Terkini

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 20:21 WIB

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

×