Pupuk Indonesia Akan Revitalisasi 7 Pabrik Pupuk Tua, Cegah Pemborosan

Liberty Jemadu

Jum'at, 07 November 2025 | 14:10 WIB
Pupuk Indonesia Akan Revitalisasi 7 Pabrik Pupuk Tua, Cegah Pemborosan
PT Pupuk Indonesia akan merevitalisasi sejumlah pabrik tua di Indonesia untuk menekan biaya produksi dan harga pupuk. [Antara]
baca 10 detik
  • PT Pupuk Indonesia akan merevitalisasi pabrik pupuk tua, agar biaya produksinya bisa lebih efisien dan membuat harga pupuk lebih terjangkau.
  • Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mempersiapkan dana hingga Rp 54 triliun untuk meremajakan kembali pabrik-pabrik yang berusia lebih dari 30 tahun.
  • Konsumsi gas per ton urea di pabrik lama jika dibandingkan dengan pabrik baru, ia menerangkan, setara dengan penghematan biaya produksi sekitar Rp 1,5 triliun per tahun.

     

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) akan merevitalisasi pabrik pupuk tua, agar biaya produksinya bisa lebih efisien atau tidak terjadi pemborosan. Ini disampaikan Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira, dalam kunjungannya ke Kabupaten Karawang, Jabar, Kamis (6/11/2025).

Sebelumnya Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengungkapkan pihaknya mempersiapkan dana hingga Rp 54 triliun untuk meremajakan kembali pabrik-pabrik yang berusia lebih dari 30 tahun.

Sementara Yehezkiel menjabarkan efisiensi yang diharapkan dari revitalisasi pabrik pupuk tua untuk rasio konsumsi energi ke arah standar atau rata-rata dunia.

"Jadi, kalau efisiensi itu memang bagaimana kita menekan rasio konsumsi energi. Jadi, rasio konsumsi energi ini kan punya standar secara dunia. Kita mau memastikan bahwa rasio konsumsi energi di Pupuk Indonesia Group itu bisa mendekati dari rata-rata di dunia di kisaran 24 MMBTU (Million British Thermal Units) per ton," kata Yehezkiel.

Disebutkan, saat ini pihaknya sedang berjalan pembaruan pabrik tertua PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan proyek revitalisasi Pabrik Pusri IIIB untuk menggantikan Pusri III dan IV yang sudah tidak efisien dalam penggunaan energi.

Proyek Pusri IIIB ini dimulai pada Desember 2023 dan ditargetkan selesai dalam waktu 40 bulan, dengan estimasi beroperasi penuh pada tahun 2027.

Butuh Dana Rp 54 Triliun

Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi pada akhir September lalu menjelaskan pabrik-pabrik pupuk tua akan direvitalisasi dengan membangun pabrik baru dan merombak peralatan yang sudah tidak efisien.

Langkah tersebut, terang dia, memungkinkan Pupuk Indonesia menekan biaya produksi sehingga harga pupuk subsidi dan non subsidi bagi petani tetap terjangkau.

baca juga

”Kami sudah lama tidak melakukan pembangunan pabrik. Untuk merevitalisasi itu butuh Rp 54 triliun, tapi tetap akan kami lakukan,” beber Rahmad.

Contohnya, lanjut Rahmad, delapan dari 15 pabrik urea sudah beroperasi lebih dari 30 tahun.

Konsumsi gas per ton urea di pabrik lama jika dibandingkan dengan pabrik baru, ia menerangkan, setara dengan penghematan biaya produksi sekitar Rp 1,5 triliun per tahun.

Efisiensi ini akan mampu menurunkan biaya produksi, sekaligus memungkinkan Pupuk Indonesia menyediakan pupuk dengan harga lebih terjangkau bagi petani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:05 WIB

Tantangan Sektor Pangan Kian Kompleks, Dirut PT Pupuk Indonesia: Inovasi Jadi Kunci

Tantangan Sektor Pangan Kian Kompleks, Dirut PT Pupuk Indonesia: Inovasi Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 16:08 WIB

HET Pupuk Subsidi Turun, Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi Dukung Langkah Bersejarah Pemerintah

HET Pupuk Subsidi Turun, Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi Dukung Langkah Bersejarah Pemerintah

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 14:47 WIB

Bangun Pabrik Soda Ash Pertama, Dirut Pupuk Indonesia: Impian Tiga Dekade Lalu Akhirnya Terwujud

Bangun Pabrik Soda Ash Pertama, Dirut Pupuk Indonesia: Impian Tiga Dekade Lalu Akhirnya Terwujud

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 13:27 WIB

Pupuk Indonesia Groundbreaking Pabrik Soda Ash Pertama, Siap Hemat Devisa Rp1,25 Triliun Per Tahun

Pupuk Indonesia Groundbreaking Pabrik Soda Ash Pertama, Siap Hemat Devisa Rp1,25 Triliun Per Tahun

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 09:03 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Paling Tidak Cocok dengan Libra dalam Asmara dan Pekerjaan

3 Zodiak yang Paling Tidak Cocok dengan Libra dalam Asmara dan Pekerjaan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:45 WIB

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

News | Senin, 28 September 2026 | 07:36 WIB

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

News | Senin, 28 September 2026 | 07:29 WIB

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

×