SVLK Jadi Benteng Hukum Lawan Tuduhan Deforestasi Biomassa di Gorontalo

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 08 November 2025 | 16:00 WIB
SVLK Jadi Benteng Hukum Lawan Tuduhan Deforestasi Biomassa di Gorontalo
Forum diskusi APREBI membahas SVLK dan legalitas hasil hutan Indonesia sebagai respons terhadap isu deforestasi Gorontalo di Jakarta (Dok: APREBI)

Suara.com - Pemerintah menegaskan bahwa Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) merupakan instrumen hukum utama yang memastikan industri biomassa Indonesia termasuk produksi wood pellet di Gorontalo beroperasi secara legal dan berkelanjutan, serta tidak berasal dari praktik deforestasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Erwan Sudaryanto, Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Kementerian Kehutanan, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Legal dan Lestari: Fakta di Balik Ekspor Biomassa Indonesia dalam Kerangka Komitmen Iklim Global” yang digelar oleh APREBI pada Rabu (5/11/2025) di Jakarta.

Menurut Erwan, SVLK berfungsi sebagai sistem yang memastikan seluruh produk hasil hutan termasuk kayu, wood pellet, dan biomassa lainnya—berasal dari sumber yang sah dan dikelola secara lestari.

“SVLK menjamin bahwa seluruh proses, mulai dari pengambilan, pengangkutan, produksi, hingga perdagangan hasil hutan, dilakukan sesuai ketentuan hukum dan prinsip keberlanjutan. Sistem ini memiliki landasan hukum yang kuat, melibatkan lembaga penilai independen, serta menerapkan mekanisme check and balance,” ujarnya.

Lebih lanjut, Erwan menegaskan bahwa SVLK menjadi bukti penting untuk menepis tudingan sejumlah LSM lingkungan yang menilai industri wood pellet berkontribusi terhadap deforestasi. Produk yang telah tersertifikasi SVLK dipastikan tidak berasal dari pembukaan hutan alam, melainkan dari hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola secara berkelanjutan dan ditanami kembali sesuai rencana kerja yang sah.

“Deforestasi berarti mengubah hutan menjadi non-hutan. Di hutan tanaman industri, memang ditebang, tapi langsung ditanami kembali. Maka tidak bisa disebut deforestasi,” jelas Erwan.

Sementara itu, Dikki Akhmar, Sekretaris Jenderal APREBI, menilai SVLK adalah sistem legalisasi kehutanan paling transparan di dunia. Menurutnya, keberadaan SVLK menjadi jaminan bagi buyer internasional bahwa produk biomassa Indonesia, termasuk dari Gorontalo, tidak bermasalah secara legal maupun ekologi.

“Dengan SVLK, ada jaminan bahwa produk wood pellet dari hulu hingga hilir mengikuti prinsip keberlanjutan dan sesuai ketentuan hukum,” kata Dikki.

Dikki juga menyesalkan tindakan provokatif sejumlah LSM yang menyebarkan informasi menyesatkan kepada mitra dagang di Jepang dan Korea.

baca juga

“APREBI melihat apa yang dilakukan oleh LSM-LSM ini sudah terlalu jauh dan tidak menghormati legalitas yang telah diberikan oleh pemerintah. Kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Berkat SVLK, produk wood pellet Indonesia kini diakui oleh pasar Jepang, Korea, dan Uni Eropa sebagai bagian dari due diligence compliance. Tanpa sertifikasi ini, ekspor ke pasar global hampir mustahil.

Dalam pernyataannya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan bahwa “Kayu Indonesia adalah kayu yang legal, lestari, dan terverifikasi.” Pernyataan ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah dalam mengelola hutan secara bertanggung jawab, menjaga kepercayaan pasar internasional, serta menjamin keberlanjutan sumber daya hutan untuk generasi mendatang.

Dengan SVLK sebagai instrumen hukum yang kokoh, Pemerintah bersama para pelaku industri berharap isu deforestasi dapat diklarifikasi melalui pendekatan yang berbasis data, ilmiah, dan transparan. Sistem ini menjadi landasan untuk menunjukkan bahwa praktik pengelolaan hutan di Indonesia dilakukan secara akuntabel dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi Transaksi Rp52,5 Miliar Digarap Mitra Binaan Indonesia Eximbank Lewat TEI 2025

Potensi Transaksi Rp52,5 Miliar Digarap Mitra Binaan Indonesia Eximbank Lewat TEI 2025

Bisnis | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 17:00 WIB

ESDM Perkuat Program PLTSa, Biogas, dan Biomassa Demi Wujudkan Transisi Energi Hijau untuk Rakyat

ESDM Perkuat Program PLTSa, Biogas, dan Biomassa Demi Wujudkan Transisi Energi Hijau untuk Rakyat

Bisnis | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 21:30 WIB

TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika

TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 20:00 WIB

Tumbuh Bersama Kakao, Cerita Inspiratif Perempuan Saritani Gorontalo Tanam Kemandirian

Tumbuh Bersama Kakao, Cerita Inspiratif Perempuan Saritani Gorontalo Tanam Kemandirian

Your Say | Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:59 WIB

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:08 WIB

Lewat Akselerasi Ekspor Digital di TEI 2025, Bank Mandiri Perkuat Peran Mitra Strategis Pemerintah

Lewat Akselerasi Ekspor Digital di TEI 2025, Bank Mandiri Perkuat Peran Mitra Strategis Pemerintah

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 10:39 WIB

Terkini

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 17:44 WIB

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:41 WIB

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Bali | Jum'at, 25 September 2026 | 17:39 WIB

BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 17:36 WIB

Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial

Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 17:33 WIB

NasDem Buka Pintu Bahas Wacana Pileg-Pilpres Dipisah, Soroti Pemilu Serentak yang Bikin Lelah

NasDem Buka Pintu Bahas Wacana Pileg-Pilpres Dipisah, Soroti Pemilu Serentak yang Bikin Lelah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:31 WIB

Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan

Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan

Jogja | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya

Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

Musim Kedua Anime The Cat and the Dragon Diumumkan Tayang pada 2027

Musim Kedua Anime The Cat and the Dragon Diumumkan Tayang pada 2027

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

Suporter Wajib Tahu! 10 Titik Parkir di SUGBK Laga Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini

Suporter Wajib Tahu! 10 Titik Parkir di SUGBK Laga Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 17:28 WIB

×