Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Direktur Legal GOTO Ikut Memanaskan Isu Merger dengan Grab

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 11 November 2025 | 09:34 WIB
Direktur Legal GOTO Ikut Memanaskan Isu Merger dengan Grab
GoTo (gotocompany)
  • GoTo (GOTO) secara resmi menanggapi spekulasi potensi penggabungan dengan Grab.

  • GoTo memprioritaskan eksekusi strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang.

  • GoTo mengklaim saat ini berada pada posisi terkuat.

Suara.com - Emiten teknologi raksasa Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), memberikan tanggapan resmi terkait isu yang beredar luas di media mengenai potensi penggabungan usaha atau transaksi besar lainnya dengan kompetitor regionalnya, Grab.

GoTo menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada keputusan atau kesepakatan resmi apa pun terkait spekulasi tersebut.

Isu penggabungan dua aplikator ride-hailing terbesar di Asia Tenggara ini sempat mencuat setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI Prasetyo Hadi pada Jumat (7/11/2025) lalu menyebut isu transaksi tersebut merupakan hasil pertemuan antara perwakilan Grab dan GoTo dengan Presiden RI Prabowo Subianto.

Menanggapi spekulasi media yang intens, Direktur Legal dan Group Corporate Secretary GoTo, RA Koesoemohadiani, mengeluarkan pernyataan tertulis pada Senin (10/11/2025).

"Menanggapi spekulasi media terkait potensi transaksi antara GoTo dan Grab, GoTo menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada suatu keputusan ataupun kesepakatan terkait hal tersebut. GoTo berkomitmen untuk senantiasa mendukung arahan dan kebijakan Pemerintah," ungkap Koesoemohadiani.

Koesoemohadiani lebih lanjut mengungkapkan komitmen GoTo sebagai perusahaan teknologi yang lahir dan besar di Indonesia untuk senantiasa mendukung upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat ekosistem digital nasional.

Perseroan menyatakan kesiapan untuk mematuhi kebijakan serta regulasi pemerintah demi membangun industri yang efisien, adil, dan berkelanjutan.

"Setiap langkah yang diambil oleh GoTo akan senantiasa patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi perusahaan publik, dengan tetap memprioritaskan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta menjaga kepentingan terbaik bagi mitra pengemudi, mitra UMKM, pelanggan, serta seluruh pemangku kepentingan," jelasnya.

Koesoemohadiani menekankan bahwa fokus utama perusahaan saat ini tetap pada eksekusi strategi yang telah ditetapkan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan seluruh ekosistem perusahaan.

Ia menyebutkan bahwa GoTo saat ini berada pada posisi terkuat dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini didukung oleh rencana strategis yang solid serta kemajuan nyata menuju profitabilitas berkelanjutan, yang tecermin dari kinerja positif yang dicapai perusahaan pada Kuartal Ketiga (Q3) lalu.

"Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini dan berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan mitra pengemudi, mitra UMKM, serta konsumen di seluruh Indonesia yang memungkinkan pencapaian ini," tutup Koesoemohadiani.

Dengan pernyataan resmi ini, GoTo berupaya meredam spekulasi yang memanas di pasar, sembari menegaskan kembali arah perusahaan yang berfokus pada penguatan internal, pertumbuhan yang efisien, dan kepatuhan terhadap regulasi di tengah pergerakan ekosistem digital nasional yang dinamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Grab Akan Akuisisi GoTo, Danantara Bakal Dilibatkan

Grab Akan Akuisisi GoTo, Danantara Bakal Dilibatkan

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 20:32 WIB

Ada Kabar Baik Buat Pemegang Saham GOTO

Ada Kabar Baik Buat Pemegang Saham GOTO

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 14:08 WIB

Cara Mengajukan Modal Usaha GrabModal, Didukung OVO Finansial dan AFPI

Cara Mengajukan Modal Usaha GrabModal, Didukung OVO Finansial dan AFPI

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 14:51 WIB

Terkini

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB