Baca 10 detik
- Bank Tabungan Negara (BTN) akan menerbitkan obligasi maupun pinjaman untuk menambah modal, setelah unit usaha syariah diserahkan ke Bank Syariah Nasional (BSN).
- Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengakui bahwa CAR akan mengalami penurunan setelah perseroan menambah modal ke BSN sekitar Rp6 triliun.
- BTN pada hari ini telah resmi melepas unit usaha syariah ke BSN.
Pada akhir kuartal III 2025, NPL gross dan net masing-masing 3,45 persen dan 2,00 persen, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing 3,24 persen dan 1,57 persen.
Sementara rasio KPMM (kewajiban penyediaan modal minimum) atau CAR (capital adequacy ratio) secara individual tercatat sebesar 18,00 persen, menurun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 18,70 persen.