Tensi Iran-AS Memanas, Harga Minyak Asia Menguat di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 10 April 2026 | 10:51 WIB
Tensi Iran-AS Memanas, Harga Minyak Asia Menguat di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata
Ilustrasi fasilitas minyak. [Pexels]
baca 10 detik
  • Harga minyak menguat tipis di pasar Asia pada Jumat, 10 April 2026 akibat kekhawatiran gangguan pasokan Timur Tengah.
  • Penutupan Selat Hormuz oleh Iran sebagai respons atas serangan Israel memicu ketidakpastian distribusi minyak mentah global.
  • Investor menanti hasil dialog Amerika Serikat dan Iran akhir pekan ini untuk merespons kondisi pasar yang sensitif.

Suara.com - Harga minyak terpantau menguat tipis di pasar Asia pada perdagangan Jumat, 10 April 2026, melanjutkan tren dari sesi sebelumnya. 

Pergerakan ini dipicu oleh sikap waspada investor terhadap risiko gangguan pasokan di Timur Tengah, sembari menantikan hasil pertemuan krusial antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak  Brent untuk pengiriman Juni menguat 0,8 persen  ke level 96,70 dolar AS per barel, disusul minyak mentah WTI yang naik 0,7 persen  ke posisi 98,52 dolar AS per barel. 

Meski ditutup menghijau pada perdagangan Kamis lalu, kedua patokan harga ini secara akumulatif, masih mencatatkan rapor merah dengan potensi koreksi mingguan mencapai lebih dari 10 persen. 

Penguatan harga minyak turut ditopang oleh masih terganggunya arus distribusi di Selat Hormuz yang merupakan jalur utama pengiriman minyak mentah dunia. 

Harga minyak sempat merosot pada  awal pekan ini menyusul pengumuman gencatan senjata selama dua pekan antara AS dan Iran yang diprakarsai Presiden AS Donald Trump. 

Presiden AS Donald Trump (kiri) dan kapal selam nuklir AS, USS Nautilus (kanan). [Suara.com]
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan kapal selam nuklir AS, USS Nautilus (kanan). [Suara.com]

Pasar sempat menaruh harapan tinggi seiring rencana pembukaan kembali Selat Hormuz untuk melancarkan arus distribusi energi. 

Namun, harapan tersebut pupus dalam hitungan jam,  setelah Israel menggempur Lebanon dengan alasan konflik melawan Hizbullah berada di luar kesepakatan tersebut.

Aksi militer tersebut memicu reaksi keras dari Iran yang kembali menutup lalu lintas tanker di Selat Hormuz sebagai bentuk protes atas pelanggaran komitmen. 

baca juga

Meski Israel mengindikasikan adanya celah diplomatik melalui rencana negosiasi langsung dengan Lebanon, pelaku pasar tetap bersikap skeptis. 

Kini, fokus investor tertuju pada dialog AS-Iran akhir pekan ini, di tengah kondisi pasar yang sangat sensitif terhadap lemahnya  status gencatan senjata antara kedua negara. 

Trump kembali menegaskan retorika diplomatiknya terhadap Teheran. Dia  memperingatkan, Iran agar tidak memungut biaya lintas terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz, dan  mengkritik pedas atas kegagalan Teheran dalam menjamin kelancaran distribusi energi global. 

Hingga saat ini, aktivitas tanker di selat tersebut masih terbatas. Dilaporkan terjadi penumpukan kapal dan diperparah dengan cakupan asuransi yang terbatas, sehingga semakin memperlambat pemulihan arus lalu lintas kapal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 08:01 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:41 WIB

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:36 WIB

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:26 WIB

Terkini

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

×