Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Sumbang PDB 61 Persen, UMKM RI Harus Naik Kelas

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 15:44 WIB
Sumbang PDB 61 Persen, UMKM RI Harus Naik Kelas
Ilustrasi UMKM. (Freepik)
  • UMKM RI berkontribusi mencapai sekitar 61 persen terhadap PDB Indonesia pada tahun 2024.
  • Kondisi ini membuat UMKM dalam negeri menjadi pilar utama ekonomi nasional.
  • Untuk membawa UMKM naik kelas harus ada platform strategis yang membantu memperluas akses pasar.

Suara.com - Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus membuktikan diri sebagai tulang punggung utama perekonomian nasional, dengan kontribusi mencapai sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2024.

Menyadari peran krusial ini, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, memperkuat komitmennya dengan membawa sembilan pelaku usaha binaan mereka untuk unjuk gigi di panggung besar Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025 bertajuk “Rebellion”.

Kehadiran UMKM di ajang bergengsi ini ditekankan sebagai strategi nyata untuk membantu mereka "naik kelas" melalui peningkatan kapasitas dan perluasan akses pasar.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan bahwa SFP adalah platform strategis yang memungkinkan UMKM bertemu langsung dengan buyer, pelaku industri, dan konsumen potensial, membuka gerbang kolaborasi yang lebih luas.

“Melalui ajang ini, para pelaku UMKM dapat memperkenalkan produk mereka kepada audiens yang lebih beragam. Kami berharap pengalaman ini memberikan wawasan baru, jejaring yang lebih luas, serta peluang komersial yang dapat mendorong usaha mereka naik ke level berikutnya,” ujar Fajriyah, Senin (17/11).

UMKM binaan PGN yang tampil di SFP 2025 menampilkan kekayaan budaya Indonesia. Mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga narasi dan identitas daerah mulai dari tenun ikat Garut, tenun Palembang, batik Solo, hingga tenun Suku Badui, selain itu kerajinan tangan dan sulam khas Sumatera Utara, tas rajut, dan kerajinan batik ecoprint.

Perpaduan antara estetika tradisional dan sentuhan inovasi modern membuat karya-karya ini menonjol, sejalan dengan tema ‘Rebellion’ yang diusung SFP. Selain pameran, booth PGN juga menghadirkan kegiatan interaktif, seperti demonstrasi mencanting batik dan pembuatan tenun, yang memperkuat edukasi mengenai nilai budaya di balik setiap produk.

Fajriyah Usman menekankan bahwa pemberdayaan UMKM adalah investasi multi-efek. Jika UMKM mampu berdaya saing, dampaknya langsung terasa pada ekonomi akar rumput.

“Jika UMKM mampu berdaya saing, maka penguatan ekonomi lokal akan berjalan semakin cepat. UMKM yang tumbuh berarti lapangan kerja bertambah, rantai pasok bergerak, dan nilai tambah ekonomi turut meningkat,” jelasnya.

Apresiasi juga datang dari Founder Indonesia Fashion Parade, Dian Apriliana Dewi, yang memuji keragaman dan eksplorasi karya UMKM tersebut. Kemitraan antara PGN dan UMKM di panggung fashion berskala besar ini membuktikan bahwa energi kreatif dari UMKM adalah mesin pertumbuhan ekonomi yang harus terus didorong untuk mencapai kesejahteraan yang merata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian UMKM Buka-bukaan Harga Satu Balpres Baju Thrifting

Kementerian UMKM Buka-bukaan Harga Satu Balpres Baju Thrifting

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 15:40 WIB

Menteri Perdagangan di Talk Show JMFW: Kolaborasi Dengan E-commerce Jadi Kunci Perluas Pasar UMKM

Menteri Perdagangan di Talk Show JMFW: Kolaborasi Dengan E-commerce Jadi Kunci Perluas Pasar UMKM

Lifestyle | Selasa, 18 November 2025 | 13:28 WIB

BRI Dukung PRABU Expo 2025, Dorong Transformasi Teknologi bagi UMKM Naik Kelas

BRI Dukung PRABU Expo 2025, Dorong Transformasi Teknologi bagi UMKM Naik Kelas

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 18:42 WIB

Terkini

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:47 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Mulai Menipis, Sisa Rp2.519 Triliun

Cadangan Devisa Indonesia Mulai Menipis, Sisa Rp2.519 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:31 WIB

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:29 WIB

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:25 WIB

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:16 WIB

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:06 WIB

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:01 WIB

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:51 WIB

Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP

Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:36 WIB