Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:09 WIB
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
Harga minyak mentah dunia terkoreksi pada perdagangan Rabu (7/1/2026), menyusul pengumuman mengejutkan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Ilustrasi Suara.com
baca 10 detik
  • Trump kendalikan 50 juta barel minyak Venezuela; harga WTI turun ke USD 56,35 per barel.
  • Surplus minyak dunia diprediksi bengkak 3 juta barel per hari pada semester I-2026.
  • Alihan kargo minyak dari China ke AS memperparah kekhawatiran kelebihan pasokan global.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia terkoreksi pada perdagangan Rabu (7/1/2026), menyusul pengumuman mengejutkan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Melalui pernyataan resminya, Trump mengungkapkan kesepakatan pasokan baru di mana Venezuela akan menyalurkan 30 hingga 50 juta barel minyak ke pasar AS, setelah sebelumnya tertahan oleh sanksi.

Sentimen ini langsung menekan harga pasar. Mengutip Investing.com, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 1,37% ke level USD 56,35 per barel. Sementara harga minyak mentah Brent merosot 1% menjadi USD 60,09 per barel.

Trump secara tegas menyatakan bahwa dirinya akan memegang kendali penuh atas hasil penjualan minyak tersebut. "Uang itu akan dikendalikan oleh saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, untuk memastikan uang itu digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat!" tulis Trump dalam media sosialnya.

Ahli Strategi Pasar di Moomoo ANZ, Tina Teng, menilai langkah Trump ini merupakan sinyal bahwa AS lebih memilih strategi peningkatan pasokan. Dampaknya, kekhawatiran pasar global akan kelebihan pasokan (oversupply) kian nyata. Apalagi, kargo-kargo minyak Venezuela yang sebelumnya ditujukan ke China dilaporkan mulai dialihkan rutenya menuju Amerika Serikat.

Saat ini, aliran minyak dari Venezuela sepenuhnya dikendalikan oleh Chevron, mitra usaha patungan PDVSA yang memiliki otorisasi khusus dari AS. Chevron tercatat konsisten mengekspor sekitar 100.000 hingga 150.000 barel per hari ke Amerika Serikat tanpa gangguan.

Namun, analis dari Haitong Futures, Yang An, memperingatkan bahwa fokus pasar yang terlalu besar pada dinamika geopolitik membuat banyak pihak mengabaikan fakta kelebihan pasokan di pasar fisik. Kondisi ini diperparah dengan harga minyak Timur Tengah yang kian melemah.

Morgan Stanley pun memproyeksikan surplus minyak dunia akan membengkak hingga 3 juta barel per hari pada semester I-2026, akibat perpaduan antara lesunya permintaan global dan lonjakan produksi dari negara-negara anggota OPEC+.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela

Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 07:23 WIB

Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya

Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 22:20 WIB

Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Kedubes Amerika

Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Kedubes Amerika

Foto | Selasa, 06 Januari 2026 | 19:34 WIB

Terkini

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:33 WIB

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:57 WIB

×