Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Bansos dan BLTS Tahap Dua Cair Pekan Ini, Mensos Ungkap Hasil Verifikasi DTSEN

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 17:55 WIB
Bansos dan BLTS Tahap Dua Cair Pekan Ini, Mensos Ungkap Hasil Verifikasi DTSEN
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul saat ditemui di Gedung DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)
  • Kemensos mulai menyalurkan bansos reguler dan BLTS tahap kedua minggu ini.
  • PT Pos Indonesia ditunjuk menjadi mitra penyalur utama untuk mempermudah akses penerima baru.
  • Total kuota penyaluran Triwulan IV 2025 mencapai 35.046.783 KPM dengan nominal bantuan bervariasi antara Rp900 ribu sampai Rp1,2 juta.

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) membawa kabar segar bagi masyarakat di penghujung tahun ini.

Penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler serta Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) tahap kedua dipastikan mulai bergulir pada pekan ini.

Fokus utama penyaluran kali ini menyasar 11,6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam keterangan persnya di Jakarta pada hari Selasa, menjelaskan mekanisme distribusi untuk tahap ini.

Mengingat para KPM baru tersebut belum memiliki rekening bank khusus bansos reguler (Himbara), pemerintah memutuskan untuk menggandeng PT Pos Indonesia sebagai mitra penyalur.

Langkah ini diambil untuk mempermudah akses dan memastikan dana tunai segera sampai ke tangan penerima tanpa hambatan administrasi perbankan.

Mensos menegaskan bahwa proses distribusi ini tidak dilakukan sembarangan.

Penyaluran bansos dan BLTS kali ini berpedoman ketat pada hasil verifikasi faktual dari pemerintah daerah serta pemutakhiran data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Bantuan ini harus benar-benar diterima oleh keluarga yang berhak," tegas Saifullah. Validasi data tersebut mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk meminimalisir risiko salah sasaran.

Kuota dan Nominal Bantuan 

Secara keseluruhan, Kementerian Sosial mendapat mandat untuk menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Sembako, dan BLTS untuk periode Triwulan IV 2025 dengan total kuota mencapai 35.046.783 KPM.

Angka fantastis ini terdiri dari 16,3 juta penerima lama dan 18,7 juta penerima baru yang terdata dalam DTSEN.

Masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat akan mendapatkan dana stimulan dengan nominal yang bervariasi, berkisar antara Rp900 ribu hingga Rp1,2 juta per keluarga.

Hingga saat ini, Kemensos bersama mitra penyalur telah bekerja maraton. Tahap pertama penyaluran telah sukses dirampungkan pada bulan Oktober lalu dengan menjangkau 15,7 juta KPM.

Kini, tahap kedua sedang berjalan dengan target 11,6 juta KPM baru yang datanya telah terverifikasi valid. Saifullah juga memberikan catatan mengenai sisa kuota penerima. Masih terdapat sekitar 8 juta lebih KPM yang dijadwalkan masuk dalam penyaluran tahap ketiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BLT Kesra Rp900 Ribu November 2025 Belum Cair? Cek Penyebab dan Solusinya

BLT Kesra Rp900 Ribu November 2025 Belum Cair? Cek Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Kamis, 13 November 2025 | 16:10 WIB

Pemerataan Ekonomi, BRI Salurkan BLTS Kesra Tahap I Senilai Rp4,4 Triliun untuk 4,9 Juta Keluarga

Pemerataan Ekonomi, BRI Salurkan BLTS Kesra Tahap I Senilai Rp4,4 Triliun untuk 4,9 Juta Keluarga

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 15:15 WIB

AS Shutdown, Trump Mau Ganti Subsidi ObamaCare dengan BLT Ratusan Miliar Dolar

AS Shutdown, Trump Mau Ganti Subsidi ObamaCare dengan BLT Ratusan Miliar Dolar

News | Minggu, 09 November 2025 | 13:15 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB