Tak Dapat Jatah Dana Pemerintah Jilid 2, BTN Akan Kirim Surat: Namanya Usaha...

Liberty Jemadu

Rabu, 19 November 2025 | 16:03 WIB
Tak Dapat Jatah Dana Pemerintah Jilid 2, BTN Akan Kirim Surat: Namanya Usaha...
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu meminta pemerintah memberikan lagi dana SAL untuk perseroan sebesar Rp 10 triliun. Foto: Gedung Bank BTN. (Dok: BTN)
baca 10 detik
  • BTN tak mendapat jatah dari Kemenkeu dalam penyaluran dana SAL jilid 2.
  • Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan sedang bersurat ke pemerintah meminta tambahan dana SAL sebesar Rp 10 triliun.
  • Dana SAL jilid 2 dari Kemenkeu hanya disalurkan ke 4 bank, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, serta Bank Jakarta (Bank DKI).

Suara.com - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) mengirimkan surat ke pemerintah untuk meminta tambahan penempatan dana pemerintah atau SAL antara Rp5 triliun sampai Rp10 triliun.

Permintaan ini disampaikan setelah Kementerian Keuangan menyalurkan SAL jilid 2 ke beberapa bank Himbara dan Bank DKI. Adapun BTN mendapat jatah saat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyalurkan SAL jilid 1 dengan jumlah Rp 25 triliun.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengeklaim duit pemerintah itu sudah hampir sepenuhnya terserap, sejak pertama kali diberikan pada awal September lalu.

“Kami lagi mengajukan surat. Tapi belum tahu disetujui atau tidak. Namanya usaha kan boleh saja. Kita ingin minta tambahan antara Rp5 triliun-Rp10 triliun jika mungkin,” kata Nixon usai agenda RUPSLB di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Nixon lebih lanjut mengatakan dana pemerintah jilid 1 yang ditempatkan di BTN sebesar Rp25 triliun akan sepenuhnya terserap pada November 2025. Per awal bulan ini, sekitar Rp24,7 triliun telah disalurkan sebagai kredit.

Ia mengatakan bahwa tambahan penempatan saldo anggaran lebih (SAL) diharapkan bisa mendukung kredit sektor perumahan yang masih ekspansi pada November hingga Desember tahun ini.

“Perumahan paling banyak. Saya lupa persentasenya, tapi kurang lebih 70-an persen,” kata Nixon.

Sementara melalui siaran pers, BTN mencatat realisasi penyerapan dana SAL per akhir Oktober 2025 mencapai 93 persen dari total Rp25 triliun atau senilai Rp23,28 triliun.

Penyaluran dana Rp23,28 triliun tersebut tersebar ke berbagai sektor strategis terutama sektor perumahan, baik kepada pengembang (developer) maupun kepada konsumen akhir sebagai KPR.

baca juga

Sebelumnya diwartakan Kemenkeu kembali menambah penempatan dana sebesar Rp76 triliun ke perbankan per 10 November 2025. Tambahan dana ini disalurkan hanya ke empat bank, yakni Bank Mandiri Rp25 triliun, BRI Rp25 triliun, BNI Rp25 triliun, serta Bank Jakarta (Bank DKI) Rp1 triliun. BTN tak ada dalam daftar penerima SAL jilid 2.

Padahal pada September lalu, Kemenkeu mengalirkan dana awal dengan total Rp200 triliun disalurkan pemerintah kepada empat bank anggota Himbara dan Bank Syariah Indonesia (BSI) pada September 2025.

Penempatan ini terbagi ke Bank Mandiri, BRI dan BNI yang masing-masing menerima alokasi Rp55 triliun. Sementara, BTN memperoleh penempatan sebesar Rp25 triliun, dan BSI menerima alokasi Rp10 triliun.

Dalam Rapat Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (17/11), Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (SEF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengungkapkan tingkat serapan seluruh dana sudah mencapai 84 persen per 22 Oktober 2025.

Menurut Febrio, derasnya penyaluran itu turut didorong oleh rendahnya bunga penempatan pemerintah dengan tingkat bunga 3,8 persen atau sekitar 80 persen dari BI-Rate.

Dengan besaran bunga yang lebih rendah dari biaya dana perbankan pada umumnya, bank memiliki ruang lebih luas untuk menekan cost of fund sehingga dapat mempercepat penyaluran kredit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serahkan Rp 6 Triliun ke BSN, BTN Akan Terbitkan Obligasi Untuk Tambah Modal

Serahkan Rp 6 Triliun ke BSN, BTN Akan Terbitkan Obligasi Untuk Tambah Modal

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 15:08 WIB

BTN Spin-off Unit Usaha Syariah, Diserahkan ke Bank Syariah Nasional

BTN Spin-off Unit Usaha Syariah, Diserahkan ke Bank Syariah Nasional

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 12:13 WIB

Tiru Negara ASEAN, Kemenkeu Bidik Tarif Cukai Minuman Manis Rp1.700/Liter

Tiru Negara ASEAN, Kemenkeu Bidik Tarif Cukai Minuman Manis Rp1.700/Liter

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 19:18 WIB

Kemenkeu Rekrut 4.350 CPNS Setiap Tahun Hingga 2029, Total 19.500 Pegawai Baru

Kemenkeu Rekrut 4.350 CPNS Setiap Tahun Hingga 2029, Total 19.500 Pegawai Baru

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 15:34 WIB

CPNS Kemenkeu 2026 Tidak Dibuka untuk Sarjana Non-kedinasan: Hanya Lulusan SMA

CPNS Kemenkeu 2026 Tidak Dibuka untuk Sarjana Non-kedinasan: Hanya Lulusan SMA

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 14:21 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×