Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Didampingi PNM Urus Dokumen Usaha, Ibu Rantiyem Mantap Kembangkan dan Wariskan Usaha Batik

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 20 November 2025 | 17:45 WIB
Didampingi PNM Urus Dokumen Usaha, Ibu Rantiyem Mantap Kembangkan dan Wariskan Usaha Batik
Produk batik milik Ibu Rantiyem, UMKM binaan PNM. (Dok: PNM)

Suara.com - Di balik geliat ekonomi ultra mikro, terselip kisah seorang perempuan tangguh bernama Ibu Rantiyem, nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Kisahnya adalah perjalanan panjang lebih dari 30 tahun, dimulai dari membantu orang tua yang memiliki usaha membatik sejak tahun 1990, hingga kini kembali menghidupkan tradisi itu menjadi sumber penghidupan keluarga.

Sejak remaja, Ibu Rantiyem telah mengenal canting. Ia tumbuh di lingkungan keluarga pembatik rumahan dan menghabiskan masa kecilnya membantu orang tua memproses pola, mencelup warna, hingga menjemur kain. Kemampuan itu sempat terhenti ketika ia mulai merantau mengikuti suami dan berdagang di pasar demi mencukupi kebutuhan keluarga.

Selama bertahun-tahun, ia berjualan kecil-kecilan di pasar tradisional. Saat memulai, ia belum memiliki modal yang cukup. Hingga kemudian ia bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar, memperoleh pembiayaan sekaligus pendampingan usaha. Modal pertama tersebut ia manfaatkan untuk memperkuat dagangan pasar, menambah stok, dan memperluas pelanggan.

Setelah melalui pasang surut berjualan di pasar, Ia tergerak untuk kembali ke kemampuan yang pernah dimilikinya sejak kecil yaitu membatik. Ia terpikir bahwa keterampilan yang diwariskan orang tua tidak boleh hilang begitu saja. Dengan pendamping PNM Mekaar serta pelatihan yang ia dapatkan, Ibu Rantiyem mulai merintis usaha batik rumahan sebuah langkah yang baginya bukan sekadar bisnis, tetapi upaya meneruskan warisan keluarga.

“Saya sudah bisa membatik sejak dulu bantu orang tua. Setelah mendapat pendampingan dan dukungan dari PNM, saya beranikan diri mulai mengurus izin usaha batik ini. Semua dokumen dan prosesnya dibantu, jadi saya lebih yakin mengembangkan usaha,” ujar Ibu Rantiyem.

PNM tidak hanya membantu dari sisi legalitas usaha, tetapi juga memberikan kesempatan bagi Ibu Rantiyem untuk mengikuti berbagai pelatihan dan difasilitasi mengikuti bazar UMKM. Dari bazar tersebut, ia mendapat banyak pemesan baru dan mulai dikenal sebagai pembatik rumahan dengan motif yang khas.

“Saya ingin batik ini jadi peninggalan untuk anak cucu. Saya dulu belajar dari orang tua, dan sekarang saya ingin nerusin supaya keluarga saya punya usaha yang bisa bertahan lama. Berkat PNM saya jadi yakin meninggalkan warisan usaha batik yang sudah memiliki izin usaha,” tambahnya.

Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary menyampaikan bahwa perjalanan Ibu Rantiyem adalah contoh nyata semangat perempuan prasejahtera yang terus berkembang ketika diberikan ruang, akses, dan pendampingan yang tepat.

“PNM terus berupaya membuka kesempatan bagi keluarga prasejahtera untuk hidup lebih baik. Kami percaya, usaha yang dibangun dengan pendampingan yang tepat dapat menjadi pijakan masa depan keluarga. Siapa tahu, usaha batik Bu Rantiyem kelak bisa menjadi warisan yang diteruskan oleh generasi berikutnya,” ungkapnya.

baca juga

Hingga kini, PNM telah memberdayakan lebih dari 22 juta perempuan prasejahtera melalui pembiayaan ultra mikro dan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Kisah Ibu Rantiyem menjadi bukti bahwa pemberdayaan bukan hanya tentang modal, tetapi tentang membuka pintu bagi perempuan Indonesia untuk menghidupkan kembali mimpi dan warisan terbaik dalam hidup mereka.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Kinerja Dibalas Pengalaman Berharga, Bentuk PNM Menghargai Setiap Detik Perjuangan Karyawannya

Saat Kinerja Dibalas Pengalaman Berharga, Bentuk PNM Menghargai Setiap Detik Perjuangan Karyawannya

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 10:00 WIB

PNM Bersama MES  Dorong Usaha Ultra Mikro Naik Kelas Lewat Produk Halal

PNM Bersama MES Dorong Usaha Ultra Mikro Naik Kelas Lewat Produk Halal

Bisnis | Sabtu, 15 November 2025 | 09:00 WIB

PNM Bersama MES Dorong Usaha Ultra Mikro Naik Kelas Lewat Produk Halal

PNM Bersama MES Dorong Usaha Ultra Mikro Naik Kelas Lewat Produk Halal

Bisnis | Sabtu, 15 November 2025 | 09:00 WIB

Muncul Penipuan Pembiayaan Mekaar Digital, PNM Imbau Masyarakat Lebih Waspada

Muncul Penipuan Pembiayaan Mekaar Digital, PNM Imbau Masyarakat Lebih Waspada

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 12:24 WIB

Menteri PKP Berikan Apresiasi untuk Ruang Pintar PNM Hasil Kolaborasi dengan PT SMF

Menteri PKP Berikan Apresiasi untuk Ruang Pintar PNM Hasil Kolaborasi dengan PT SMF

Bisnis | Minggu, 09 November 2025 | 21:00 WIB

Bersama Menko PM, PNM Bangun Kemandirian Disabilitas Lewat Rumah Inklusif Kebumen

Bersama Menko PM, PNM Bangun Kemandirian Disabilitas Lewat Rumah Inklusif Kebumen

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:33 WIB

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:57 WIB

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:33 WIB

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

×