Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Bukan Sekali Dua Kali, PT Luckione Nekat Impor 8 Kontainer Zinc Powder Terkontaminasi Cesium-137

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 24 November 2025 | 19:32 WIB
Bukan Sekali Dua Kali, PT Luckione Nekat Impor 8 Kontainer Zinc Powder Terkontaminasi Cesium-137
ilustrasi temuan radioaktif cesium-137 (freepik/DC Studio)
  • PT Luckione Environmental Science Indonesia terbukti menjadi penyebab masuknya Cs-137 melalui impor zinc powder terkontaminasi.
  • Delapan kontainer zinc powder impor dari Angola dihentikan otoritas Tanjung Priok pada 14 November 2025.
  • Satgas merekomendasikan penghentian operasi sementara PT Luckione atas dasar pelanggaran impor yang sudah berulang kali terjadi.

Suara.com - Satgas Penanganan Kontaminasi Cs-137 mengungkap PT Luckione Environmental Science Indonesia menjadi biang kerok dalam memasukkan radioaktif cesium (Cs)-137 ke Indonesia.

Hal ini dilakukan saat memasukkan zinc powder yang terdeteksi terkontaminasi radioaktif cesium (Cs)-137 ke Indonesia. 

Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Publik Satgas Cs-137, Bara Krishna Hasibuan, mengungkapkan kasus teranyar melibatkan delapan kontainer zinc powder yang terbukti terpapar Cs-137.

Kontainer itu ditemukan dan dihentikan otoritas Pelabuhan Tanjung Priok pada 14 November 2025. Meski berasal dari Angola, kontainer tersebut diimpor oleh perusahaan yang sama.

Pemerintah mencegat zinc powder asal Angola yang mengandung radioaktif Cesium-137 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Foto: Petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap bersiap memusnahkan kotak karton berisi udang yang terkontaminasi radioaktif di PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). [Antara]
Pemerintah mencegat zinc powder asal Angola yang mengandung radioaktif Cesium-137 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Foto: Petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap bersiap memusnahkan kotak karton berisi udang yang terkontaminasi radioaktif di PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). [Antara]

"Importasi tempat pengapalan tersebut dilakukan oleh perusahaan yang sama, yaitu PT. Luckione Environmental Science Indonesia," ujar Bara di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Senin (24/11/2025).

Ia menyebut kasus ini bukan kejadian pertama bagi perusahaan yang bergerak di bidang peleburan logam tersebut. 

"Mereka sudah empat kali, berulang kali melakukan, mencoba melakukan importasi zinc powder yang ternyata terdeteksi terkontaminasi Cs-137 ya," kata Bara. 

Karena pelanggaran berulang itulah, pemerintah mempertimbangkan sanksi lebih tegas. Menurut Bara, langkah yang ditempuh tidak lagi sebatas pembinaan. 

"Bapeten memberikan rekomendasi permintaan kepada Kementerian LH untuk melakukan penghentian operasi sementara bagi PT Luckione," ungkapnya. 

Audit menyeluruh akan dilakukan untuk menelusuri seluruh pelanggaran impor yang mungkin terjadi. 

"Untuk kemudian dilakukan audit yang secara menyeluruh untuk bisa mengetahui pelanggaran-pelanggaran impor apa saja yang mereka lakukan di sana," imbuhnya.

Bara menjelaskan bahwa sebelumnya PT Luckione memang sempat disegel dan dipasang garis polisi ketika ditemukan 22 fasilitas yang terkontaminasi. Setelah proses dekontaminasi selesai dan dinyatakan bersih, fasilitas tersebut kembali dibuka. 

"Luckione itu sudah tidak ada kontaminasi lagi," kata Bara.

Namun temuan terbaru membuat Satgas kembali meninjau langkah pengawasan dan sanksi. 

Ketika ditanya apakah izin perusahaan dapat dicabut, Bara menyatakan hal itu akan bergantung pada hasil audit. 

"Pemerintah punya otoritas ya untuk menghentikan operasi sebuah perusahaan, kalau betul-betul terbukti melakukan pelanggaran lingkungan hidup," katanya.

"Kami menegaskan agar perusahaan tersebut bekerja sama secara penuh dengan Satgas dalam proses audit nanti," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pasang Gerbang Pemantau Radiasi untuk Cegat Barang Terkontaminasi Cs-137

Pemerintah Pasang Gerbang Pemantau Radiasi untuk Cegat Barang Terkontaminasi Cs-137

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 19:08 WIB

Zinc Mengandung Bahan Radioaktif Kembali Dicegat di Tanjung Priok

Zinc Mengandung Bahan Radioaktif Kembali Dicegat di Tanjung Priok

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 16:12 WIB

Setelah Udang, Kini Cengkeh Indonesia Dihantam Radiasi Nuklir Cesium-137, Amerika Blokir Ekspor

Setelah Udang, Kini Cengkeh Indonesia Dihantam Radiasi Nuklir Cesium-137, Amerika Blokir Ekspor

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 15:49 WIB

Terkini

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:23 WIB

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:17 WIB

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:11 WIB

Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM

Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:03 WIB