Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Profil PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA): Daftar Pemilik Saham dan Kinerja

M Nurhadi

Jum'at, 28 November 2025 | 09:01 WIB
Profil PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA): Daftar Pemilik Saham dan Kinerja
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA)

Suara.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor perindustrian, dikenal sebagai produsen pipa PVC, selang PVC, ember cor, dan produk bahan bangunan lainnya.

Didirikan pada tahun 2005 sebagai persekutuan komanditer (CV) dengan fokus awal pada produksi lem PVC, perseroan bertransformasi menjadi perseroan terbatas pada 2012 dan mencatatkan saham di bursa pada 2023.

PIPA telah mengembangkan bisnisnya menjadi perusahaan terintegrasi, memasok produk ke ritel, end user, hingga proyek-proyek besar pemerintah.

Wilayah operasionalnya mencakup Jabodetabek, seluruh Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Sulawesi.

Perusahaan ini juga didukung tiga anak usaha yang fokus pada proyek pemerintah, ritel, dan keagenan di Jawa Barat, Sukabumi, Banten, hingga Tangerang Raya.

Struktur Kepemilikan Saham Saat Ini (Per Agustus 2025)

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2025, pemegang saham pengendali utama PIPA adalah pihak internal perusahaan. Berikut rincian kepemilikan saham sebelum rencana perubahan pengendali:

Junaedi (Direktur, sekaligus Penerima Manfaat Akhir): Menggenggam 1 miliar saham atau setara dengan 29,2% dari total saham. Junaedi adalah pengendali utama saat ini.

Hendrik Saputra (Direktur): Memiliki 250 juta saham atau 7,3%.

baca juga

Nanang Saputra (Komisaris): Memiliki 250 juta saham atau 7,3%.

Susyanalief (Komisaris): Memiliki 125 juta saham atau 3,65%.

Publik Non-Warkat: Menguasai mayoritas sisanya, yakni 1,80 miliar saham.

Perubahan Pengendali: Morris Capital Indonesia Ambil Alih Mayoritas

Meskipun saat ini Junaedi tercatat sebagai pengendali utama dan penerima manfaat akhir perusahaan, status ini akan segera berubah menyusul adanya transaksi akuisisi saham oleh Morris Capital Indonesia (MCI).

Dalam keterbukaan informasi perseroan pada Senin, 6 Oktober 2025, PIPA mengumumkan telah meneken Perjanjian Jual Beli Bersyarat. Junaedi dan dua pemegang saham lain sepakat menjual 43,80% saham mereka kepada MCI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sosok Melliza Xaviera, Wakil Indonesia yang Raih Runner Up 3 Miss International 2025

Mengenal Sosok Melliza Xaviera, Wakil Indonesia yang Raih Runner Up 3 Miss International 2025

Entertainment | Jum'at, 28 November 2025 | 06:45 WIB

CEO Danantara Sebut Merger GOTO dan Grab Masih Berjalan: Sinyalnya Positif

CEO Danantara Sebut Merger GOTO dan Grab Masih Berjalan: Sinyalnya Positif

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 19:13 WIB

IHSG Melempem di Akhir Perdagangan Hari Ini Setelah Cetak Rekor, Apa Pemicunya

IHSG Melempem di Akhir Perdagangan Hari Ini Setelah Cetak Rekor, Apa Pemicunya

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 16:52 WIB

Terkini

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:07 WIB

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

×