Bikin Gonjang-ganjing Global, RI Bakal Pangkas Produksi Batu Bara ke 600 Juta Ton di 2026

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 13 Januari 2026 | 15:09 WIB
Bikin Gonjang-ganjing Global, RI Bakal Pangkas Produksi Batu Bara ke 600 Juta Ton di 2026
Kapal Angkut Batubara. (Foto: Antaranews.com)
baca 10 detik
  • ESDM targetkan produksi batu bara 2026 turun ke 600 juta ton demi jaga harga.
  • Indonesia pasok 43% batu bara dunia, picu ketidakseimbangan suplai dan permintaan.
  • APBI ingatkan risiko pada serapan tenaga kerja dan kontrak jasa akibat pemangkasan.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengambil langkah berani untuk menjaga stabilitas pasar komoditas nasional.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mensinyalir akan melakukan pemangkasan produksi batu bara nasional menjadi kisaran 600 juta ton pada tahun 2026 melalui revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Langkah ini diambil menyusul evaluasi terhadap tingginya suplai Indonesia di pasar global. Pada 2025, dari total produksi 790 juta ton, Indonesia menyuplai sekitar 514 juta ton atau 43% dari total perdagangan batu bara dunia. Besarnya suplai ini dinilai menjadi pemicu utama turunnya harga akibat ketidakseimbangan supply and demand.

Menanggapi rencana tersebut, Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) memberikan catatan penting. Direktur Eksekutif APBI, Gita Mahyarani, menyatakan bahwa meski pemangkasan dapat mendongkrak harga dalam jangka pendek, penetapan angka produksi tersebut masih dalam tahap pembahasan.

"Harga batu bara tidak hanya ditentukan oleh faktor produksi, tapi juga dinamika permintaan global, kebijakan energi, hingga sentimen geopolitik," ujar Gita (13/1/2026).

APBI mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati terhadap dampak turunan dari kebijakan ini. Pemangkasan kuota berarti akan ada penyesuaian besar pada utilisasi alat berat dan kontrak jasa pertambangan, kesejahteraan tenaga kerja yang berisiko terdampak efisiensi dan daya saing Indonesia di pasar internasional.

"Kebijakan perlu memberi ruang adaptasi agar tekanan terhadap tenaga kerja dapat diminimalkan. Kami berharap evaluasi dilakukan secara transparan dan tepat waktu," tambah Gita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lifting Minyak Bumi Lewati Target APBN, Pertama dalam Satu Dekade Terakhir

Lifting Minyak Bumi Lewati Target APBN, Pertama dalam Satu Dekade Terakhir

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 12:34 WIB

Bahlil Sebut Mandatori B40 Bikin Keuangan Negara Tokcer, Mau Setop Impor Solar di 2026

Bahlil Sebut Mandatori B40 Bikin Keuangan Negara Tokcer, Mau Setop Impor Solar di 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:17 WIB

Soal Kenaikan DMO, Bahlil: Kebutuhan Dalam Negeri Harus Dipenuhi Dulu

Soal Kenaikan DMO, Bahlil: Kebutuhan Dalam Negeri Harus Dipenuhi Dulu

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 20:37 WIB

Terkini

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

×