Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 29 November 2025 | 13:29 WIB
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
Industri penerbangan Indonesia tengah bersiap menghadapi potensi gangguan operasional setelah Airbus mengumumkan recall terhadap 6.000 unit pesawat A320 global. (airbus.com)
baca 10 detik
  • Airbus mengumumkan recall terhadap 6.000 unit pesawat A320 global.
  • 38 pesawat Airbus A320 milik maskapai nasional ikut terdampak.
  • Regulasi ini bersifat darurat sehingga maskapai wajib melakukan inspeksi dan perbaikan sebelum pesawat kembali beroperasi.

Suara.com - Industri penerbangan Indonesia tengah bersiap menghadapi potensi gangguan operasional setelah Airbus mengumumkan recall terhadap 6.000 unit pesawat A320 global.

Dampaknya juga dirasakan di Tanah Air dimana sebanyak 38 pesawat Airbus A320 milik maskapai nasional ikut terdampak keputusan tersebut.

Pengumuman recall disampaikan Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) pada 28 November 2025 dan berlaku efektif 30 November 2025 pukul 06.59 WIB. Regulasi ini bersifat darurat sehingga maskapai wajib melakukan inspeksi dan perbaikan sebelum pesawat kembali beroperasi.

6 Maskapai Indonesia Pengguna Airbus A320

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud), terdapat 6 maskapai di Indonesia yang mengoperasikan Airbus A320, yaitu:

  1. Batik Air
  2. Super Air Jet
  3. Citilink Indonesia
  4. Indonesia AirAsia
  5. Pelita Air
  6. TransNusa

Total armada A320 yang dimiliki keenam maskapai ini mencapai 207 unit, namun yang sedang beroperasi per 29 November hanya 143 unit. Dari jumlah tersebut, 38 pesawat (sekitar 26%) dinyatakan terdampak perintah kelaikudaraan darurat dari EASA.

Potensi Gangguan Penerbangan

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa gangguan operasional berpotensi terjadi mengingat A320 merupakan tulang punggung armada penerbangan domestik.

“Kondisi ini diperkirakan akan menyebabkan gangguan penerbangan mengingat banyaknya pesawat A320 yang beroperasi di Indonesia dan armada sejenis di seluruh dunia,” ujar Lukman, Sabtu (29/11/2025).

baca juga

Maskapai saat ini sedang melakukan proses perbaikan terhadap pesawat terdampak. Perbaikan diperkirakan memakan waktu 3 hingga 5 hari sejak pengumuman diterbitkan.

Dengan potensi penundaan maupun pembatalan penerbangan, pemerintah meminta masyarakat yang memiliki jadwal terbang pada 30 November–4 Desember 2025 untuk melakukan konfirmasi ulang kepada maskapai.

“Kami mengimbau masyarakat yang telah memiliki tiket penerbangan pada tanggal tersebut agar segera melakukan konfirmasi jadwal keberangkatan pada masing-masing maskapai,” kata Lukman.

Ditjen Hubud juga meminta pengelola bandara serta maskapai melakukan penyesuaian operasional secara cermat, sambil tetap menempatkan keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak

Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak

Bisnis | Sabtu, 29 November 2025 | 10:09 WIB

Diskon Tiket Pesawat Nataru 2025 Mulai Kapan? Cek Jadwal dan Besarannya

Diskon Tiket Pesawat Nataru 2025 Mulai Kapan? Cek Jadwal dan Besarannya

Lifestyle | Jum'at, 28 November 2025 | 18:53 WIB

Presiden Prabowo Kerahkan 4 Pesawat Militer untuk Bantuan Bencana di Sumatra

Presiden Prabowo Kerahkan 4 Pesawat Militer untuk Bantuan Bencana di Sumatra

News | Jum'at, 28 November 2025 | 18:04 WIB

Terkini

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:48 WIB

AS dan Iran Menuju Perang Terbuka, Harga Minyak Kembali ke Level 80 Dolar per Barel

AS dan Iran Menuju Perang Terbuka, Harga Minyak Kembali ke Level 80 Dolar per Barel

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:47 WIB

Daftar 6 Maskapai yang Beroperasi di Bandara Husein Sastranegara

Daftar 6 Maskapai yang Beroperasi di Bandara Husein Sastranegara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:45 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24, Mana yang Lebih Murah?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24, Mana yang Lebih Murah?

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:35 WIB

OJK Rilis Aturan Baru Pembayaran Manfaat Pensiun, Peserta Kini Bisa Pilih Sekaligus atau Berkala

OJK Rilis Aturan Baru Pembayaran Manfaat Pensiun, Peserta Kini Bisa Pilih Sekaligus atau Berkala

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:25 WIB

Biaya Pendidikan Terus Naik, Ini Solusi Perencanaan Keuangan Bagi Orang Tua

Biaya Pendidikan Terus Naik, Ini Solusi Perencanaan Keuangan Bagi Orang Tua

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:04 WIB

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:28 WIB

BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia

BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator

TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:56 WIB

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Kurangi Paparan Tar, Benarkah?

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Kurangi Paparan Tar, Benarkah?

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:49 WIB

×