Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 01 Desember 2025 | 14:47 WIB
Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam sambutannya di Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Senin (1/12/2025). [Suara.com/Fakhri Fuadi]
baca 10 detik
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan 2025 sebagai "whirlwind year" penuh ketidakpastian akibat gejolak global.
  • Indonesia mulai fase pemulihan didukung kebijakan moneter dan fiskal, efeknya terasa signifikan pada tahun 2026.
  • Indikator domestik membaik, menandakan risiko ekonomi Indonesia tertahan dan didorong potensi pertumbuhan ke atas.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut tahun 2025 menjadi periode yang sangat menantang bagi perekonomian global.

Ia menilai, tahun ini sebagai whirlwind year yang menggambarkan kondisi dunia yang tengah dilanda badai ketidakpastian dari berbagai sisi.

Airlangga mengatakan, gejolak global yang berlangsung bersamaan menciptakan tekanan besar terhadap stabilitas ekonomi internasional.

“Tahun 2025 ini adalah tahun yang kita sebut sebagai whirlwind year. Tahun penuh ketidakpastian atau headwind, akibat berbagai gejolak global: perang tarif, konflik Israel-Iran, Gaza yang belum selesai, serta perang Ukraina,” ujar Airlangga dalam sambutannya di Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Menurutnya, berbagai konflik tersebut masih menjadi faktor utama yang menghambat konsolidasi ekonomi dunia.

Airlangga mengungkapkan, kombinasi perang tarif dan ketegangan geopolitik telah menahan pemulihan global yang sejatinya mulai terlihat pada tahun-tahun sebelumnya.

“Konflik Israel-Iran, Gaza yang belum selesai, serta perang Ukraina,” kata Airlangga.

Meski demikian, ia menyebut Indonesia justru mulai memasuki fase pemulihan bertahap.

Ilustrasi ekonomi global. [Unsplash]
Ilustrasi ekonomi global. [Unsplash]

Kebijakan moneter dan fiskal yang ditempuh pemerintah menjadi salah satu faktor yang menjaga perekonomian tetap bergerak.

baca juga

“Namun kita melihat perekonomian mulai di-restart, antara lain karena pemotongan suku bunga oleh BI sebesar 125 basis poin. Menteri Keuangan juga menggelontorkan dana sebesar Rp200 triliun. Efek dari kebijakan ini akan terasa pada 2026,” ucapnya.

Airlangga juga menyinggung beberapa indikator ekonomi yang mulai menunjukkan perbaikan di dalam negeri, meskipun tekanan global masih kuat.

"Aktivitas manufaktur mulai ekspansif dan impresif, mencapai 53,3 pada November. Ini akibat permintaan dalam negeri yang cukup tinggi. Indeks Keyakinan Konsumen berada di level 121,2. Menggunakan Mandiri Spending Index, angkanya sudah 312,” tuturnya.

Ia menjelaskan, stabilitas indikator tersebut memberi sinyal bahwa risiko ekonomi Indonesia ke depan mulai tertahan.

“Dengan indikator tersebut, kita melihat risiko ke depan sudah price in, baik pada rupiah, suku bunga, maupun faktor lainnya. Ke depan, kita didorong oleh tailwind, dengan risiko yang lebih besar ke arah upside daripada downside,” ujar Airlangga.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pemerintah tengah mengoptimalkan program belanja nasional sebagai bantalan untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Program tersebut mencakup gelaran diskon, event belanja, hingga kampanye nasional yang digelar pada Desember dan awal tahun.

Airlangga juga memaparkan bagaimana pemerintah menyiapkan fondasi kebijakan fiskal besar untuk menjaga resiliensi ekonomi hingga 2026.

“Ke depan, kami optimistis. Pada 2026 pemerintah membelanjakan anggaran prioritas sebesar Rp2.567,9 triliun dari total APBN Rp3.842 triliun,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Ungkap Rekor Kenaikan Harga Emas Dunia Karena Ulah Freeport

Menko Airlangga Ungkap Rekor Kenaikan Harga Emas Dunia Karena Ulah Freeport

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 15:00 WIB

Ditanya Angka Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025, Menko Airlangga: Tunggu Besok!

Ditanya Angka Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025, Menko Airlangga: Tunggu Besok!

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 14:26 WIB

Indonesia Nego Habis-habisan dengan AS! Target Tarif 0 Persen untuk Sawit, Kakao, Hingga Karet

Indonesia Nego Habis-habisan dengan AS! Target Tarif 0 Persen untuk Sawit, Kakao, Hingga Karet

Bisnis | Sabtu, 01 November 2025 | 10:43 WIB

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Solid: Investasi Tembus Rp1.434 T, Konsumsi Tetap Kuat

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Solid: Investasi Tembus Rp1.434 T, Konsumsi Tetap Kuat

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:07 WIB

Indonesia Ngebut Kejar Tarif Nol Persen dari AS, Bidik Kelapa Sawit Hingga Karet!

Indonesia Ngebut Kejar Tarif Nol Persen dari AS, Bidik Kelapa Sawit Hingga Karet!

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:43 WIB

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:34 WIB

Terkini

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:01 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:54 WIB

×