Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 01 Desember 2025 | 14:47 WIB
Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam sambutannya di Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Senin (1/12/2025). [Suara.com/Fakhri Fuadi]
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan 2025 sebagai "whirlwind year" penuh ketidakpastian akibat gejolak global.
  • Indonesia mulai fase pemulihan didukung kebijakan moneter dan fiskal, efeknya terasa signifikan pada tahun 2026.
  • Indikator domestik membaik, menandakan risiko ekonomi Indonesia tertahan dan didorong potensi pertumbuhan ke atas.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut tahun 2025 menjadi periode yang sangat menantang bagi perekonomian global.

Ia menilai, tahun ini sebagai whirlwind year yang menggambarkan kondisi dunia yang tengah dilanda badai ketidakpastian dari berbagai sisi.

Airlangga mengatakan, gejolak global yang berlangsung bersamaan menciptakan tekanan besar terhadap stabilitas ekonomi internasional.

“Tahun 2025 ini adalah tahun yang kita sebut sebagai whirlwind year. Tahun penuh ketidakpastian atau headwind, akibat berbagai gejolak global: perang tarif, konflik Israel-Iran, Gaza yang belum selesai, serta perang Ukraina,” ujar Airlangga dalam sambutannya di Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Menurutnya, berbagai konflik tersebut masih menjadi faktor utama yang menghambat konsolidasi ekonomi dunia.

Airlangga mengungkapkan, kombinasi perang tarif dan ketegangan geopolitik telah menahan pemulihan global yang sejatinya mulai terlihat pada tahun-tahun sebelumnya.

“Konflik Israel-Iran, Gaza yang belum selesai, serta perang Ukraina,” kata Airlangga.

Meski demikian, ia menyebut Indonesia justru mulai memasuki fase pemulihan bertahap.

Ilustrasi ekonomi global. [Unsplash]
Ilustrasi ekonomi global. [Unsplash]

Kebijakan moneter dan fiskal yang ditempuh pemerintah menjadi salah satu faktor yang menjaga perekonomian tetap bergerak.

“Namun kita melihat perekonomian mulai di-restart, antara lain karena pemotongan suku bunga oleh BI sebesar 125 basis poin. Menteri Keuangan juga menggelontorkan dana sebesar Rp200 triliun. Efek dari kebijakan ini akan terasa pada 2026,” ucapnya.

Airlangga juga menyinggung beberapa indikator ekonomi yang mulai menunjukkan perbaikan di dalam negeri, meskipun tekanan global masih kuat.

"Aktivitas manufaktur mulai ekspansif dan impresif, mencapai 53,3 pada November. Ini akibat permintaan dalam negeri yang cukup tinggi. Indeks Keyakinan Konsumen berada di level 121,2. Menggunakan Mandiri Spending Index, angkanya sudah 312,” tuturnya.

Ia menjelaskan, stabilitas indikator tersebut memberi sinyal bahwa risiko ekonomi Indonesia ke depan mulai tertahan.

“Dengan indikator tersebut, kita melihat risiko ke depan sudah price in, baik pada rupiah, suku bunga, maupun faktor lainnya. Ke depan, kita didorong oleh tailwind, dengan risiko yang lebih besar ke arah upside daripada downside,” ujar Airlangga.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pemerintah tengah mengoptimalkan program belanja nasional sebagai bantalan untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Ungkap Rekor Kenaikan Harga Emas Dunia Karena Ulah Freeport

Menko Airlangga Ungkap Rekor Kenaikan Harga Emas Dunia Karena Ulah Freeport

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 15:00 WIB

Ditanya Angka Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025, Menko Airlangga: Tunggu Besok!

Ditanya Angka Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025, Menko Airlangga: Tunggu Besok!

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 14:26 WIB

Indonesia Nego Habis-habisan dengan AS! Target Tarif 0 Persen untuk Sawit, Kakao, Hingga Karet

Indonesia Nego Habis-habisan dengan AS! Target Tarif 0 Persen untuk Sawit, Kakao, Hingga Karet

Bisnis | Sabtu, 01 November 2025 | 10:43 WIB

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Solid: Investasi Tembus Rp1.434 T, Konsumsi Tetap Kuat

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Solid: Investasi Tembus Rp1.434 T, Konsumsi Tetap Kuat

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:07 WIB

Indonesia Ngebut Kejar Tarif Nol Persen dari AS, Bidik Kelapa Sawit Hingga Karet!

Indonesia Ngebut Kejar Tarif Nol Persen dari AS, Bidik Kelapa Sawit Hingga Karet!

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:43 WIB

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:34 WIB

Terkini

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:58 WIB

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:47 WIB

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:57 WIB

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:15 WIB

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:11 WIB

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:10 WIB

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:03 WIB

OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG

OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:35 WIB