Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 01 Desember 2025 | 14:47 WIB
Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam sambutannya di Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Senin (1/12/2025). [Suara.com/Fakhri Fuadi]
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan 2025 sebagai "whirlwind year" penuh ketidakpastian akibat gejolak global.
  • Indonesia mulai fase pemulihan didukung kebijakan moneter dan fiskal, efeknya terasa signifikan pada tahun 2026.
  • Indikator domestik membaik, menandakan risiko ekonomi Indonesia tertahan dan didorong potensi pertumbuhan ke atas.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut tahun 2025 menjadi periode yang sangat menantang bagi perekonomian global.

Ia menilai, tahun ini sebagai whirlwind year yang menggambarkan kondisi dunia yang tengah dilanda badai ketidakpastian dari berbagai sisi.

Airlangga mengatakan, gejolak global yang berlangsung bersamaan menciptakan tekanan besar terhadap stabilitas ekonomi internasional.

“Tahun 2025 ini adalah tahun yang kita sebut sebagai whirlwind year. Tahun penuh ketidakpastian atau headwind, akibat berbagai gejolak global: perang tarif, konflik Israel-Iran, Gaza yang belum selesai, serta perang Ukraina,” ujar Airlangga dalam sambutannya di Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Menurutnya, berbagai konflik tersebut masih menjadi faktor utama yang menghambat konsolidasi ekonomi dunia.

Airlangga mengungkapkan, kombinasi perang tarif dan ketegangan geopolitik telah menahan pemulihan global yang sejatinya mulai terlihat pada tahun-tahun sebelumnya.

“Konflik Israel-Iran, Gaza yang belum selesai, serta perang Ukraina,” kata Airlangga.

Meski demikian, ia menyebut Indonesia justru mulai memasuki fase pemulihan bertahap.

Ilustrasi ekonomi global. [Unsplash]
Ilustrasi ekonomi global. [Unsplash]

Kebijakan moneter dan fiskal yang ditempuh pemerintah menjadi salah satu faktor yang menjaga perekonomian tetap bergerak.

“Namun kita melihat perekonomian mulai di-restart, antara lain karena pemotongan suku bunga oleh BI sebesar 125 basis poin. Menteri Keuangan juga menggelontorkan dana sebesar Rp200 triliun. Efek dari kebijakan ini akan terasa pada 2026,” ucapnya.

Airlangga juga menyinggung beberapa indikator ekonomi yang mulai menunjukkan perbaikan di dalam negeri, meskipun tekanan global masih kuat.

"Aktivitas manufaktur mulai ekspansif dan impresif, mencapai 53,3 pada November. Ini akibat permintaan dalam negeri yang cukup tinggi. Indeks Keyakinan Konsumen berada di level 121,2. Menggunakan Mandiri Spending Index, angkanya sudah 312,” tuturnya.

Ia menjelaskan, stabilitas indikator tersebut memberi sinyal bahwa risiko ekonomi Indonesia ke depan mulai tertahan.

“Dengan indikator tersebut, kita melihat risiko ke depan sudah price in, baik pada rupiah, suku bunga, maupun faktor lainnya. Ke depan, kita didorong oleh tailwind, dengan risiko yang lebih besar ke arah upside daripada downside,” ujar Airlangga.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pemerintah tengah mengoptimalkan program belanja nasional sebagai bantalan untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Program tersebut mencakup gelaran diskon, event belanja, hingga kampanye nasional yang digelar pada Desember dan awal tahun.

Airlangga juga memaparkan bagaimana pemerintah menyiapkan fondasi kebijakan fiskal besar untuk menjaga resiliensi ekonomi hingga 2026.

“Ke depan, kami optimistis. Pada 2026 pemerintah membelanjakan anggaran prioritas sebesar Rp2.567,9 triliun dari total APBN Rp3.842 triliun,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Ungkap Rekor Kenaikan Harga Emas Dunia Karena Ulah Freeport

Menko Airlangga Ungkap Rekor Kenaikan Harga Emas Dunia Karena Ulah Freeport

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 15:00 WIB

Ditanya Angka Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025, Menko Airlangga: Tunggu Besok!

Ditanya Angka Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025, Menko Airlangga: Tunggu Besok!

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 14:26 WIB

Indonesia Nego Habis-habisan dengan AS! Target Tarif 0 Persen untuk Sawit, Kakao, Hingga Karet

Indonesia Nego Habis-habisan dengan AS! Target Tarif 0 Persen untuk Sawit, Kakao, Hingga Karet

Bisnis | Sabtu, 01 November 2025 | 10:43 WIB

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Solid: Investasi Tembus Rp1.434 T, Konsumsi Tetap Kuat

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Solid: Investasi Tembus Rp1.434 T, Konsumsi Tetap Kuat

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:07 WIB

Indonesia Ngebut Kejar Tarif Nol Persen dari AS, Bidik Kelapa Sawit Hingga Karet!

Indonesia Ngebut Kejar Tarif Nol Persen dari AS, Bidik Kelapa Sawit Hingga Karet!

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:43 WIB

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:34 WIB

Terkini

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:10 WIB

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:03 WIB

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 09:36 WIB

Harga BBM di SPBU Swasta hingga Pertamina per 1 Juni 2026

Harga BBM di SPBU Swasta hingga Pertamina per 1 Juni 2026

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 09:10 WIB

Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter

Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:35 WIB

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:26 WIB

Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan

Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:05 WIB

Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni

Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:03 WIB

Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan

Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:02 WIB

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:53 WIB