Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Airlangga Gaspol Kejar Tarif Impor AS 0 Persen, Demi Selamatkan 5 Juta Pekerja RI

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 01 Desember 2025 | 15:29 WIB
Airlangga Gaspol Kejar Tarif Impor AS 0 Persen, Demi Selamatkan 5 Juta Pekerja RI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam sambutannya di Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Senin (1/12/2025). [Suara.com/Fakhri Fuadi]
  • Menko Airlangga menegaskan pihaknya tengah memacu diplomasi dagang untuk menekan tarif impor AS.
  • Pemerintah mengincar tarif 0 persen.
  • Indonesia tidak boleh membiarkan kinerja ekspor terus tertekan akibat tarif masuk yang masih tinggi.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tengah memacu diplomasi dagang agresif untuk menekan tarif impor Amerika Serikat terhadap produk Indonesia hingga mencapai 0 persen. Langkah ini disebut krusial untuk menjaga daya saing ekspor nasional sekaligus melindungi jutaan pekerja sektor padat karya.

Airlangga menyampaikan arahan khusus Presiden Prabowo Subianto agar diplomasi perdagangan dengan AS dipercepat. Menurutnya, Indonesia tidak boleh membiarkan kinerja ekspor terus tertekan akibat tarif masuk yang masih tinggi.

“Presiden mendorong penurunan tarif Amerika dari 32 persen menjadi 19 persen, melindungi lima juta pekerja di sektor apparel, furnitur, dan produk tropis seperti CPO, karet, kopi, dan kakao,” ujar Airlangga dalam Rakernas Kadin Indonesia, Jakarta, Senin (1/12/2025).

Namun target pemerintah tidak berhenti pada penurunan bertahap. Airlangga menegaskan sasaran utamanya adalah menjadikan tarif produk Indonesia ke AS sebesar 0 persen agar posisi tawar ekspor RI setara dengan negara pesaing yang sudah menikmati fasilitas dagang strategis.

Menurutnya, tarif tinggi yang masih diberlakukan AS membuat industri domestik rentan kehilangan pasar. Tanpa koreksi tarif, produk unggulan Indonesia akan terus menghadapi tekanan, sementara negara pesaing mendapatkan bea masuk lebih rendah berkat perjanjian dagang besar yang telah mereka kantongi.

“Targetnya, produk tersebut mendapatkan tarif 0 persen,” tegasnya.

Airlangga menjelaskan penurunan tarif itu bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial. Dengan pekerja sektor padat karya mencapai lima juta orang, menjaga kinerja ekspor berarti menjaga keberlangsungan hidup jutaan keluarga.

Selain itu, tarif lebih rendah akan membuka ruang ekspansi bagi pelaku usaha yang selama ini tersendat masuk ke pasar AS. Pemerintah, kata Airlangga, terus memperluas jalur negosiasi, termasuk menyelesaikan berbagai perjanjian besar seperti EU CEPA, Canada CEPA, serta akses CPTPP yang mulai dibuka pada 2026.

“Indonesia juga memulai akses CPTPP pada 2026 bersama Meksiko dan Peru. Kemudian BRICS menjadi pasar baru, dengan Indonesia bergabung ke New Development Bank dan berkontribusi sebesar 1 miliar dolar,” ujarnya.

Ia meminta dunia usaha untuk terus menopang langkah pemerintah. Menurutnya, keberhasilan menekan tarif AS hingga 0 persen akan membuka peluang ekspor baru dalam skala besar dan memperkuat daya saing industri nasional di pasar global.

“Targetnya tetap: tarif 0 persen,” pungkas Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 di Atas 5,4 Persen

Pemerintah Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 di Atas 5,4 Persen

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 15:00 WIB

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Masuk Fase Normalisasi

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Masuk Fase Normalisasi

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 14:53 WIB

Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian

Airlangga Sebut 2025 Jadi Whirlwind Year: Ekonomi Dunia Diterjang Badai Ketidakpastian

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 14:47 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB