Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengamat Nilai Proyek RDMP Balikpapan Bisa Percepat Hilirisasi Migas

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 01 Desember 2025 | 16:15 WIB
Pengamat Nilai Proyek RDMP Balikpapan Bisa Percepat Hilirisasi Migas
Kilang RDMP Balikpapan
  • PT Pertamina melaksanakan proyek RDMP Balikpapan untuk memperkuat industri kilang dan mempercepat hilirisasi sektor migas.
  • Modernisasi kilang ini akan meningkatkan kapasitas menjadi 360 ribu barel per hari serta hasilkan BBM standar Euro V.
  • Proyek strategis senilai USD 7 miliar ini diperkirakan mampu mengurangi impor BBM dan menghemat devisa negara signifikan.

Suara.com - PT Pertamina (Persero) terus mengebut proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Proyek ini dinilai bisa mempercepat hilirisasi migas.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, menilai modernisasi Kilang Balikpapan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas industri kilang nasional sekaligus mempercepat agenda hilirisasi migas.

Menurutnya, keberadaan industri kilang sejak lama memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, dan pengembangan Kilang Balikpapan berada di jalur yang tepat untuk menjawab kebutuhan energi yang terus meningkat.

"Industri kilang telah menjadi penopang utama perekonomian sejak awal pembangunan nasional. Hilirisasi migas memberi dampak ekonomi yang besar, baik secara langsung maupun tidak langsung. RDMP Balikpapan adalah proyek yang sangat strategis karena memperkuat fondasi hilirisasi tersebut," ujar Komaidi di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Ilustrasi Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan/[Dok Pertamina].
Ilustrasi Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan/[Dok Pertamina].

Berdasarkan analisis ReforMiner, hilirisasi migas memiliki efek berganda yang luas. Setiap tambahan investasi Rp 1 triliun di industri kilang dapat menciptakan manfaat ekonomi hingga Rp 9,16 triliun di berbagai sektor.

Dengan nilai proyek RDMP Balikpapan lebih dari USD 7 miliar, Komaidi menyebutnya sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru, baik untuk daerah maupun nasional.

"Dari sisi linkage, industri kilang memiliki keterkaitan yang sangat luas. Ada 93 sektor ekonomi yang memasok input ke kilang, dan 183 sektor lain yang memakai produk kilang. Jadi, ketika kapasitas kilang naik, efeknya langsung menggerakkan hampir seluruh struktur ekonomi nasional," imbuhnya.

Tingkatkan Kapasitas dan Tekan Impor BBM

RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas produksi kilang dari sekitar 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Kilang modern ini juga akan menghasilkan BBM berstandar Euro V dengan sulfur di bawah 10 ppm melalui teknologi seperti Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC), Naptha Block, dan Hydrotreating Unit.

Proyek ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan energi Indonesia. Saat ini, konsumsi BBM nasional mencapai sekitar 1,5 juta barel per hari, sementara produksi dalam negeri masih kurang sehingga Indonesia harus mengimpor sekitar 0,4 juta barel per hari.

"Proyek ini tidak hanya modernisasi kilang, tetapi juga penguatan ketahanan energi nasional. Impor BBM yang selama ini menekan devisa negara bisa dikurangi secara signifikan. Di saat yang sama, Indonesia akan memiliki produk BBM berkualitas lebih baik, berstandar Euro V, dan lebih ramah lingkungan," tegasnya.

ReforMiner mencatat bahwa hilirisasi migas selama periode 2025–2040 berpotensi menghemat devisa hingga USD 73,3 miliar atau sekitar Rp 1.134 triliun. RDMP Balikpapan disebut sebagai fondasi penting untuk meraih manfaat besar tersebut.

Selain penghematan devisa, industri kilang juga memberi kontribusi besar bagi negara melalui penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi daerah, hingga pemasukan pajak. Pada 2022, pendapatan sektor kilang Pertamina mencapai sekitar Rp 572 triliun, dengan kontribusi pajak lebih dari Rp 49 triliun.

"Dengan selesainya RDMP Balikpapan, kontribusi ekonomi industri kilang tentu akan meningkat. Karena itu, pemerintah perlu memastikan kebijakan yang mendukung perkembangan industri kilang tetap konsisten, termasuk insentif dan regulasi yang membuat proyek-proyek seperti ini berkelanjutan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Pertamina hingga Shell 1 Desember 2025

Harga BBM Pertamina hingga Shell 1 Desember 2025

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 11:10 WIB

Pertamina Janji All Out Kirim Pasokan BBM hingga LPG ke Bencana Sumatera

Pertamina Janji All Out Kirim Pasokan BBM hingga LPG ke Bencana Sumatera

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 08:35 WIB

Pertamina Tambah Pasokan Energi ke Wilayah Bencana Sumatera

Pertamina Tambah Pasokan Energi ke Wilayah Bencana Sumatera

Bisnis | Sabtu, 29 November 2025 | 21:08 WIB

Terkini

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB