Aturan Dana Lingkungan Hidup Diubah, Uang Rp22 Triliun untuk Masyarakat Tak Bisa Cair

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:21 WIB
Aturan Dana Lingkungan Hidup Diubah, Uang Rp22 Triliun untuk Masyarakat Tak Bisa Cair
Ilustrasi dana lingkungan hidup (Pixabay)
baca 10 detik
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan dana lingkungan hidup senilai Rp22 triliun menganggur di Jakarta pada Rabu (22/7/2026).
  • Regulasi pengelolaan dana yang terlalu rumit dan berbelit-belit menjadi penyebab utama anggaran tersebut belum dapat digunakan.
  • Pemerintah berkomitmen mempercepat penyelesaian aturan agar dana dapat segera dimanfaatkan untuk kemakmuran masyarakat sekitar lokasi program.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengungkapkan dana lingkungan hidup senilai 1,33 miliar dolar AS atau sekitar Rp22 triliun masih menganggur.

Menurutnya, sulitnya dana lingkungan hidup keluar karena, regulasi yang dinilai terlalu rumit.

"Hari ini kami rapat perdana mengenai Perpres Nomor 47 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 77 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup. Ya, dana lingkungan hidup tadi dilaporkan oleh Pak Dirut-nya itu banyak sekali. Ada 1,33 miliar dolar atau Rp22 triliun. Banyak sekali duitnya, ya. Tetapi enggak bisa dipakai," ujar Zulhas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Zulhas menilai persoalan serupa juga pernah terjadi pada sejumlah program pemerintah lainnya. Menurut dia, aturan yang berbelit membuat pelaksanaan program berjalan lambat.

Penghargaan GSPI ASRI 2026 diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan kepada Petrokimia Gresik dalam acara puncak GSPI ASRI 2026 di Dermaga C Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Selasa (15/7/2026). Foto ist.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Foto ist.

"Seperti sampah, ya, 11 tahun cuma dua bisa jalan. Pupuk 9,5 juta, cuma bisa jalan 6 juta karena ruwet," katanya.

Karena itu, pemerintah akan mempercepat penyelesaian hambatan regulasi melalui mekanisme rapat koordinasi setiap kali terdapat peluang pemanfaatan dana.

"Nanti ruwet ini kita, setiap ada kegiatan, ada peluang, itu kita akan rapatkan di sini agar seminggu bisa diselesaikan. Jadi tidak boleh arahan Bapak Presiden, aturan-aturan menghambat untuk kemajuan Indonesia. Untuk kemakmuran masyarakat," ucapnya.

Menurut Zulhas, dana lingkungan hidup berpotensi terus bertambah karena masih banyak pihak yang ingin menyalurkan pendanaan. Namun, hal tersebut sulit terwujud apabila dana yang sudah tersedia belum dimanfaatkan.

"Karena uangnya ini banyak, 1,33 miliar dolar atau Rp22 triliun, dan banyak lagi yang mau masuk ke sini. Tapi yang ada aja enggak kita pakai. Ya orang juga bagaimana? Yang ada aja enggak dipakai, bagaimana mau nambah baru? Padahal mau nambah banyak," tuturnya.

baca juga

Ia menambahkan, pemanfaatan dana lingkungan hidup nantinya akan diarahkan untuk mendukung berbagai sektor, mulai dari kehutanan, lingkungan hidup, energi dan sumber daya mineral, pertanian, hingga pemerintah daerah.

Zulhas menegaskan masyarakat yang berada di sekitar lokasi program harus menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat dari dana tersebut.

"Harus yang mendapat manfaat itu rakyat yang di situ. Masyarakat dulu harus mendapat manfaat. Tentu yang pengusaha nanti silakan lalu-lalang, tapi yang dapat manfaat dari dana-dana ini harus masyarakat yang ada di sekitar situ," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri

Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:58 WIB

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:51 WIB

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:11 WIB

Terkini

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 07:53 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 07:37 WIB

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:32 WIB

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:30 WIB

×