Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Apakah Deposito Bisa Tambah Kekayaan? Ini Penjelasannya

Agung Pratnyawan

Senin, 01 Desember 2025 | 18:53 WIB
Apakah Deposito Bisa Tambah Kekayaan? Ini Penjelasannya
Apakah Deposito Bisa Tambah Kekayaan? - Ilustrasi uang tunai. (Pixabay)

Suara.com - Mau investasi berupa deposito? Apakah deposito bisa menambah kekayaan menjadi salah satu pertanyaan yang banyak ditanyakan akhir-akhir ini.

Apalagi saat ini, banyak masyarakat sedang ingin hidup hemat agar tetap bisa memutar uang menjadi lebih banyak daripada hanya sekadar ditabung.

Jika Anda menggunakan strategi yang benar, jawaban singkatnya ya, bahwasannya deposito bisa membuat Anda lebih kaya dan menambah kekayaan yang Anda miliki.

Inilah beberapa alasan yang sudah dirangkum Suara.com mengapa deposito bisa membuat seseorang bisa menjadi lebih kaya.

Alasan Deposito Bisa Tambah Kekayaan

1. Mendapat Bunga

Salah satu alasan mengapa deposito bisa membuat seseorang menjadi lebih kaya adalah karena investasi yang satu ini memberikan bunga.

Misalnya bunganya 4 persen per tahun, maka dengan menginvestasikan Rp100 juta, Anda akan mendapatkan tambahan Rp4 juta per tahunnya.

Itu jika bunganya 4 persen. Jumlahnya akan lebih sedikit jika bunga yang ditawarkan lebih rendah dari itu dan akan lebih banyak jika bunga yang ditawarkan lebih tinggi dari 4 persen.

2. Bunga Bisa Diinvestasikan Lagi 

Ketika uang diinvestasikan alih-alih dibiarkan menganggur, uang tersebut berpotensi tumbuh melalui bunga majemuk.

Misalnya, menginvestasikan uang yang setara dengan uang jaminan sewa dalam reksa dana indeks dengan imbal hasil tahunan rata-rata 7 persen dapat meningkatkan kondisi keuangan penyewa secara signifikan selama bertahun-tahun.

Semakin dini strategi ini diterapkan, semakin besar potensi peningkatan kekayaan.

Atau ketika Anda mendapat bunga depositi Rp4 juta per tahun dan uang tersebut Anda investasikan lagi, maka keuntungan Anda akan berlipat-lipat.

Ilustrasi uang. [Pexels]
Ilustrasi uang. [Pexels]

3. Aman

Deposito termasuk instrumen investasi yang sangat aman karena nilainya tidak berfluktuasi seperti saham, reksa dana, atau aset kripto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Pensiun ala Warren Buffett, Simak sebelum Terlambat

Strategi Pensiun ala Warren Buffett, Simak sebelum Terlambat

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2025 | 13:50 WIB

Investasi Emas di Pegadaian: Apakah Benar-Benar Aman dan Menguntungkan?

Investasi Emas di Pegadaian: Apakah Benar-Benar Aman dan Menguntungkan?

Lifestyle | Selasa, 25 November 2025 | 12:27 WIB

Kenapa Emas Batangan Lebih Mahal dari Emas Perhiasan? Pahami sebelum Mulai Investasi

Kenapa Emas Batangan Lebih Mahal dari Emas Perhiasan? Pahami sebelum Mulai Investasi

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:07 WIB

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:52 WIB

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:35 WIB

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:22 WIB