Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Harganya Dipatok Rp 2.425.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 02 Desember 2025 | 09:46 WIB
Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Harganya Dipatok Rp 2.425.000 per Gram
Ilustrasi etalase emas batangan yang diproduksi PT Antam terus bergerak naik. [ANTARA/ Suriani Mappong]
  • Harga emas Antam per gram pada Selasa, 2 Desember 2025 adalah Rp 2.425.000, naik Rp 10.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan Rp 10.000 per gram dibandingkan harga pada hari Senin.
  • Harga emas dunia mendekati USD 4.230 akibat ekspektasi The Fed memangkas suku bunga AS dalam waktu dekat.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 2 Desember 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.425.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas antam itu terus melompat tinggi Rp 10.000 dibandingkan hari Senin, 1 Desember 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.286.000 per gram.

Harga buyback itu juga melonjak Rp 10.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Pramuniaga menunjukkan emas di Galeri 24 Pegadaian Area Aceh, Banda Aceh, Aceh, Kamis (17/4/2025). [ANTARA FOTO/Khalis Surry/nym]
Pramuniaga menunjukkan emas di Galeri 24 Pegadaian Area Aceh, Banda Aceh, Aceh, Kamis (17/4/2025). [ANTARA FOTO/Khalis Surry/nym]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.262.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.425.000
  • Emas 2 gram Rp 4.790.000
  • Emas 3 gram Rp 7.160.000
  • Emas 5 gram Rp 11.900.000
  • Emas 10 gram Rp 23.475.000
  • Emas 25 gram Rp 59.237.000
  • Emas 50 gram Rp 118.395.000
  • Emas 100 gram Rp 236.712.000
  • Emas 250 gram Rp 591.515.000
  • Emas 500 gram Rp 1.182.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.365.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Terus Melonjak

Harga emas dunia kembali melaju dan mendekati level USD 4.230 pada awal perdagangan Asia, Selasa. Penguatan ini membawa emas ke kisaran tertinggi dalam hampir enam minggu, seiring meningkatnya ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat (The Fed) bakal memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Sentimen pasar menguat setelah data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur AS menunjukkan kontraksi selama sembilan bulan berturut-turut. Institute for Supply Management (ISM) melaporkan PMI Manufaktur November turun menjadi 48,2, lebih rendah dibandingkan 48,7 pada bulan sebelumnya dan meleset dari proyeksi 48,6.

Data ekonomi yang melemah tersebut membuat pelaku pasar meningkatkan spekulasi penurunan suku bunga Desember menjadi 87 persen, mengacu pada perangkat CME FedWatch.

Prospek suku bunga yang lebih rendah biasanya menjadi angin segar bagi emas, karena menurunkan biaya peluang bagi investor untuk memegang aset tanpa imbal hasil tersebut.

"Lingkungan yang didasari ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut, bersama dengan tekanan inflasi yang masih di atas target Fed, masih menjadi penopang mendasar dalam emas dan perak," ujar David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, seperti dikutip dari FXStreet.

Namun, kenaikan harga emas juga menghadapi tekanan dari melemahnya permintaan fisik di Tiongkok. Financial Times melaporkan, sejumlah jaringan ritel besar mengurangi jangkauan penjualan mereka tahun ini, sementara pelaku usaha kecil mengaku penjualan anjlok akibat lonjakan harga dan meningkatnya beban pajak.

Dalam jangka pendek, pergerakan emas masih akan dipengaruhi rilis data ekonomi Amerika Serikat pekan ini. Pasar menanti laporan ADP Employment dan PMI Jasa ISM pada Rabu, sebelum menuju data inflasi PCE—indikator favorit The Fed.

Jika rangkaian data ekonomi tersebut keluar lebih kuat dari perkiraan, dolar AS berpotensi menguat dan menekan harga emas yang diperdagangkan dalam denominasi USD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas di Pegadaian Naik Semua Varian, Kecuali Antam

Harga Emas di Pegadaian Naik Semua Varian, Kecuali Antam

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:11 WIB

Harga Emas menguat Hampir Dua Bulan, Perak Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga Emas menguat Hampir Dua Bulan, Perak Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 18:09 WIB

Harga Emas Antam Lebih Mahal Rp 2.000, Hari Ini Jadi Rp 2.415.000 per Gram

Harga Emas Antam Lebih Mahal Rp 2.000, Hari Ini Jadi Rp 2.415.000 per Gram

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 09:02 WIB

Terkini

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB