Konsumsi Rumah Tangga Lesu, Ekonomi Indonesia Diramal Tertekan di 2026

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 05 Desember 2025 | 10:12 WIB
Konsumsi Rumah Tangga Lesu, Ekonomi Indonesia Diramal Tertekan di 2026
Ilustrasi pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Permata Institute memproyeksikan pertumbuhan konsumsi rumah tangga melambat menjadi 4,89 persen pada Kuartal III tahun ini.
  • Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi melambat 5,1-5,2 persen, di bawah target pemerintah dan BI 2026.
  • Gejolak ekonomi global dan penurunan harga komoditas menekan prospek ekonomi Indonesia tahun 2026.

Suara.com - Permata Institute for Economic Research 2026 Economic Outlook, melaporkan laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih melambat.

Adapun, pada kuartal ketiga tahun ini berada di angka 4,89 persen secara tahunan. 

Angka ini cukup rendah dibandingkan  pada kuartal ketiga tahun lalu yang tercatat 4,91 persen.

"Konsumsinya mengalami kelemahan dan ini tentunya bukan masalah 1-2 tahun saja tapi ini masalah 20 tahun terakhir ini, yang mungkin harus dijawab dengan bagaimana reformasi struktural dan juga bagaimana penciptaan lapangan pekerjaan," ujar Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede pada agenda PIER Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Kata dia, dengan rendahnya konsumsi rumah tangga membuat ekonomi Indonesia terus terkontraksi.  

Apalagi, pertumbuhan  ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh lebih lambat pada tahun 2026.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede (kiri) di Jakarta, Jumat (5/12/2025). [Suara.com/Rina]
Ekonom Bank Permata, Josua Pardede (kiri) di Jakarta, Jumat (5/12/2025). [Suara.com/Rina]

" Laju ekonomi hanya mencapai 5,1 persen hingga 5,2 persen di bawah target pemerintah dalam APBN 2026 yang menetapkan patokan 5,4 persen serta proyeksi Bank Indonesia sebesar 5,33 persen," bebernya.

Josua menilai peluang pertumbuhan lebih tinggi dari kisaran 5,1 persen hingga 5,2 persen tetap terbuka apabila pemerintah dapat mengeksekusi program prioritas secara optimal. 

Program seperti makan bergizi gratis, pembangunan tiga juta rumah, serta Korporasi Merah Putih diyakini dapat mendorong konsumsi dan investasi bila berjalan efektif.

baca juga

" Kita perlu ekspansi fiskal yang terukur untuk menjaga stabilitas, sembari tetap memaksimalkan program prioritas tersebut," ujarnya.

Dia pun juga mengungkapkan bahwa di tingkat global, harga energi terus turun sepanjang 2025. 

Apalagi, gejolak ekonomi global yang belum mereda juga masih menekan prospek ekonomi di Indonesia.

"Pada 2026, pertumbuhan ekonomi global akan melemah terutama akibat perlambatan ekonomi Tiongkok di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS)," katanya.

Dia pun memperkirakan, ada pemangkasan lanjutan suku bunga acuan The Fed Funds Rate (FFR) sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen pada Desember 2025. 

Hal ini disusul penurunan tambahan sebesar 25 bps menjadi 3,50 persen pada 2026.

"Kedepannya, komoditas ekspor utama Indonesia seperti minyak, batu bara, dan nikel diperkirakan melemah pada 2026, sedangkan harga Crude Palm Oil (CPO) naik moderat mengikuti konsumsi yang stabil," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kantong 'Mepet' Usai Lebaran, Konsumsi Rumah Tangga RI Loyo di Kuartal II-2024

Kantong 'Mepet' Usai Lebaran, Konsumsi Rumah Tangga RI Loyo di Kuartal II-2024

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2024 | 15:44 WIB

Motor Utama Penggerak Ekonomi RI Kehabisan Bensin

Motor Utama Penggerak Ekonomi RI Kehabisan Bensin

Bisnis | Senin, 03 Juni 2024 | 13:24 WIB

Wamenkeu: Buka Aplikasi Grab Saja Sudah Mampu Tingkatkan Konsumsi Rumah Tangga

Wamenkeu: Buka Aplikasi Grab Saja Sudah Mampu Tingkatkan Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Jum'at, 17 Mei 2024 | 16:33 WIB

Soal Pertumbuhan Ekonomi RI, Jokowi Bilang Yang Lain Masuk Jurang, Kita Terbang

Soal Pertumbuhan Ekonomi RI, Jokowi Bilang Yang Lain Masuk Jurang, Kita Terbang

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 15:20 WIB

Mampukah Pemilu Dongkrak Daya Beli Masyarakat RI yang Saat Ini Lesu?

Mampukah Pemilu Dongkrak Daya Beli Masyarakat RI yang Saat Ini Lesu?

Bisnis | Rabu, 06 Desember 2023 | 15:06 WIB

Konsumsi Rumah Tangga Dorong Realisasi Ekonomi Indonesia Lebih Tinggi

Konsumsi Rumah Tangga Dorong Realisasi Ekonomi Indonesia Lebih Tinggi

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:25 WIB

Terkini

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×