Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Paramount Ajukan Rp1.809 Triliun untuk Akusisi Warner Bros, Takut Dominansi Netflix?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 09 Desember 2025 | 10:44 WIB
Paramount Ajukan Rp1.809 Triliun untuk Akusisi Warner Bros, Takut Dominansi Netflix?
Paramount + dan Netflix kini dikabarkan tengah 'berperang' mengakusisi Warner Bros [MakeusOf]
  • Paramount Skydance mengajukan penawaran akuisisi agresif senilai US$108,4 miliar untuk seluruh saham Warner Bros Discovery (WBD).
  • Tawaran Paramount ini merupakan upaya menyaingi kesepakatan ekuitas sebelumnya yang dikabarkan telah diamankan Netflix senilai US$72 miliar.
  • Akuisisi WBD oleh salah satu penawar dapat memicu pengawasan regulator antitrust serta kekhawatiran potensi gelombang Pemutusan Hubungan Kerja.

Suara.com - Persaingan untuk menguasai aset media global, Warner Bros Discovery (WBD), memasuki babak baru yang lebih intens.

Paramount Skydance mengambil langkah drastis dengan mengajukan penawaran akuisisi yang sangat agresif, mencapai US$ 108,4 miliar—setara dengan sekitar Rp1.809 triliun—untuk membeli seluruh saham WBD.

Aksi ini merupakan upaya terbaru dan terkuat Paramount untuk menyalip pesaingnya, Netflix.

Sebelumnya, Netflix dilaporkan telah mengamankan kesepakatan ekuitas senilai US$ 72 miliar untuk mengambil alih unit TV, studio film, dan aset layanan streaming milik WBD.

Keputusan itu sebelumnya dianggap telah mengakhiri persaingan sengit yang melibatkan Netflix, Paramount, dan Comcast selama berbulan-bulan.

Namun, tawaran balasan dari Paramount ini mengirimkan sinyal kuat bahwa perebutan WBD—yang memiliki aset berharga seperti jaringan HBO dan DC Comics—masih jauh dari kata selesai dan diperkirakan akan berlangsung lebih panjang.

Dikutip dari berbagai sumber, termasuk Business Insider dan SCMP, meskipun Paramount merupakan salah satu studio ternama di Hollywood, perusahaan ini dinilai memiliki performa box office yang kurang baik. 

Sehingga, akusisi ini sendiri dianggap sebagai strategi pertahanan diri, atau memperkuat kedudukan Paramount di tengah dominasi platform streaming raksasa, seperti Netflix.

Paramount menawarkan harga US$ 30 per saham untuk membeli seluruh perusahaan WBD. Meskipun penawaran ini besar, dewan direksi WBD dikabarkan masih meragukan detail struktur pembiayaan yang diajukan.

Ketegangan semakin memuncak setelah Paramount mengirimkan surat kepada WBD. Surat tersebut mempertanyakan proses penjualan, menuduh manajemen WBD mengabaikan proses lelang yang adil dan sejak awal telah memposisikan Netflix sebagai pemenang.

Tuduhan ini muncul setelah adanya laporan internal yang menyebut kesepakatan Netflix sebagai 'slam dunk' (sangat menguntungkan), sementara tawaran Paramount diremehkan.

Apabila salah satu penawaran—baik dari Netflix maupun Paramount—berhasil, proses penggabungan tersebut berpotensi menghadapi pengawasan ketat dari regulator antitrust.

Kekhawatiran muncul bahwa penggabungan dengan Warner Bros Discovery akan memperkuat dominasi studio di industri hiburan secara berlebihan.

Selain masalah dominasi pasar, akuisisi besar semacam ini juga dikhawatirkan dapat memicu gelombang besar Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di seluruh industri.

Paramount sendiri telah mengajukan beberapa tawaran sejak September untuk membentuk entitas hiburan yang dapat menantang Netflix dan perusahaan teknologi besar seperti Apple, tetapi upaya-upaya tersebut berulang kali ditolak hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stranger Things 5 Catat Debut Rekor dan Dominasi Global

Stranger Things 5 Catat Debut Rekor dan Dominasi Global

Tekno | Senin, 08 Desember 2025 | 14:04 WIB

5 Film Paling Banyak Ditonton di Netflix Hari Ini: Dominasi Horor Lokal dan Drama Haru

5 Film Paling Banyak Ditonton di Netflix Hari Ini: Dominasi Horor Lokal dan Drama Haru

Entertainment | Senin, 08 Desember 2025 | 19:00 WIB

Rating The Abandons Anjlok ke 23%, Eksekusinya Dinilai Kurang Maksimal?

Rating The Abandons Anjlok ke 23%, Eksekusinya Dinilai Kurang Maksimal?

Your Say | Senin, 08 Desember 2025 | 11:36 WIB

Terkini

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:41 WIB

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:35 WIB

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB