George Soros, OSF, dan Isu Intervensi Politik: Benarkah Jadi 'Dalang' Kehancuran Ekonomi?

M Nurhadi

Rabu, 10 Desember 2025 | 06:43 WIB
George Soros, OSF, dan Isu Intervensi Politik: Benarkah Jadi 'Dalang' Kehancuran Ekonomi?
George Soros
baca 10 detik
  • George Soros dikenal sebagai filantropis melalui OSF dan spekulan kontroversial yang sukses meruntuhkan nilai tukar pound sterling tahun 1992.
  • OSF, didirikan tahun 1984 oleh Soros, bertujuan mendukung demokrasi liberal dan hak asasi manusia di berbagai negara global.
  • Dokumen menuduh OSF menyalurkan dana ke masyarakat sipil Indonesia untuk mengkonsolidasikan gerakan menjelang kerusuhan Agustus 2025.

Suara.com - Nama miliarder global, George Soros, selalu menjadi sorotan, tidak hanya karena statusnya sebagai filantropis melalui Open Society Foundations (OSF) tetapi juga karena strategi bisnisnya yang kontroversial yang membuatnya dijuluki sebagai dalang di balik gejolak ekonomi sejumlah negara.

OSF sendiri disebut-sebut sebagai kaki tangan langsung Soros. OSF, menurut keterangan resminya, adalah jaringan yayasan global terbesar yang didirikan Soros pada 1984.

Klaimnya adalah mendukung kelompok masyarakat sipil di seluruh dunia yang memperjuangkan hak asasi manusia, demokrasi, kesetaraan, dan keadilan.

Soros mendirikan OSF dengan motivasi menjauhkan sejumlah negara dari komunisme, didorong oleh pengalaman pribadinya yang tumbuh di Hongaria di bawah pendudukan Nazi dan kemudian rezim Komunis. Fokus utamanya adalah mempromosikan nilai-nilai demokrasi liberal.

Strategi Contrarian dan Tuduhan 'Menghancurkan' Ekonomi

Di balik citra filantropi, Soros dikenal karena strategi keuangan berisiko tinggi, terutama memanfaatkan celah nilai tukar mata uang, yang sering memicu tuduhan sebagai dalang kejatuhan ekonomi di berbagai negara.

Strategi George Soros didasarkan pada strategi makro global dan Teori Refleksivitas, yang memungkinkannya mengambil posisi besar (spekulasi) terhadap mata uang yang dianggapnya salah harga atau rentan devaluasi.

Ia menganut konsep Contrarian, berani melawan arus pasar dan menggali keuntungan pada investasi yang dianggap tak populer atau terlalu berisiko.

Puncak popularitas—dan kontroversi—Soros terjadi pada September 1992, ketika pemerintah Inggris terpaksa mendevaluasi pound sterling.

baca juga

Melalui Quantum Fund, Soros menjual miliaran pound sterling dengan uang pinjaman, lalu membelinya kembali setelah nilai mata uang itu jatuh. Dari strategi ini, Soros meraup keuntungan sekitar 1 miliar dolar AS dalam waktu singkat, membuatnya dijuluki "orang yang menghancurkan Bank of England."

Nama Soros kembali mencuat saat Krisis Finansial Asia 1997. Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menuduhnya sebagai biang keladi kejatuhan ringgit dan memicu krisis, tuduhan yang dibantah Soros.

Soros dan Soros Fund Management memang melakukan short selling mata uang Thailand (baht) dan Malaysia (ringgit) sebelum krisis, namun ia mengklaim hanya memanfaatkan ketidakseimbangan pasar yang sudah ada.

Meskipun dituduh, dana Soros faktanya juga ikut menderita kerugian miliaran dolar selama krisis 1997, meskipun ia kemudian bangkit lewat keuntungan saham internet pada 1999.

Isu keterlibatan Soros kembali mengemuka di Indonesia. Sebuah dokumen internal terbaru yang ditinjau oleh The Sunday Guardian menuduh adanya mekanisme penyaluran jutaan dolar oleh OSF—melalui agennya di Jakarta—ke jaringan masyarakat sipil yang aktif selama aksi protes di Indonesia pada Agustus hingga September 2025.

Bahkan media asing seperti Sputnik dari Rusia mengaitkan Soros sebagai "dalang" protes di RI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bakal Siapkan 6 KEK Baru di 2026

Prabowo Bakal Siapkan 6 KEK Baru di 2026

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:16 WIB

Pemerintah Jadikan KEK Senjata Utama Dongkrak Investasi Nasional

Pemerintah Jadikan KEK Senjata Utama Dongkrak Investasi Nasional

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:03 WIB

Ketika Investasi Jadi Bagian dari Lifestyle Digital Anak Muda

Ketika Investasi Jadi Bagian dari Lifestyle Digital Anak Muda

Lifestyle | Senin, 08 Desember 2025 | 22:27 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×