Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Pemerintah Bakal Hapus Utang KUR Debitur Terdampak Banjir Sumatera, Total Bakinya Rp7,8 T

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:40 WIB
Pemerintah Bakal Hapus Utang KUR Debitur Terdampak Banjir Sumatera, Total Bakinya Rp7,8 T
Petani menyelamatkan padi pascapanen yang terendam banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh, Senin (8/12/2025). [ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/nz]
  • Paket Force Majeure: KUR korban banjir Aceh-Sumatera dapat restrukturisasi hingga hapus utang.
  • Rp 7,8 T Baki Debet KUR 141.000 debitur terdampak; sektor pertanian paling terpukul.
  • Kemenko Airlangga siapkan KUR Restart Bunga 0% masa pemulihan, lalu 3% untuk kredit baru. 

Suara.com - Pemerintah bakal menghapus utang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merupakan debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terkena dampak bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pemerintah sendiri saat ini tengah menyiapkan paket kebijakan khusus dengan skema penanganan force majeure (keadaan kahar).

Paket kebijakan istimewa ini mencakup restrukturisasi kredit hingga penghapusan tagihan utang, serta fasilitas kredit baru dengan bunga super ringan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa bencana ini diperkirakan berdampak pada 141.000 debitur KUR di tiga provinsi tersebut.

"Dari 996.000 debitur KUR di tiga provinsi, diperkirakan 141.000 (debitur) dengan baki debet kira-kira Rp7,8 triliun terdampak," ujar Airlangga di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Airlangga merinci, dari total debitur terdampak, sebanyak 63.000 debitur berasal dari sektor pertanian. Sektor ini menjadi yang paling terpukul karena sawah dan kebun hancur diterjang banjir, dengan total sisa utang (baki debet) mencapai Rp3,5 triliun.

Untuk meringankan beban mereka, pemerintah memastikan akan segera merilis regulasi khusus.

"Di mana KUR di daerah bencana akan segera dibuatkan regulasi yang tentunya mulai dari penyelesaian penghapusbukuan dan juga restarted KUR dengan bunga yang lebih rendah, khusus di wilayah terdampak," tambah Airlangga.

Selama masa pemulihan, pemerintah akan memberikan skema bunga kredit nol persen (0%). Debitur juga diberikan kemudahan untuk tidak membayar cicilan.

Kredit Baru (Restart): Setelah masa pemulihan selesai dan pelaku usaha siap memulai lagi, KUR baru akan diberikan dengan bunga yang sangat rendah, yakni 3%.

Angka ini jauh lebih ringan dari bunga KUR normal yang saat ini berkisar 6-9%.

Airlangga memastikan, penghapusan tagihan bagi debitur KUR terdampak bencana di Sumatera tidak akan menggunakan alokasi dana baru dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Enggak (pakai APBN). APBN nanti kita lihat kan kita punya total subsidi bunga. Nah, kan dihitung nanti dari situ berapa," jelasnya, merujuk pada skema yang akan memanfaatkan alokasi subsidi bunga KUR yang sudah tersedia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banser Bantu Bersihkan Gereja HKBP Sibolga yang Terdampak Banjir

Banser Bantu Bersihkan Gereja HKBP Sibolga yang Terdampak Banjir

News | Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:25 WIB

Viral Prajurit TNI Makan Mie Beralaskan Kardus Bekas Disela-sela Penyelamatan Korban Banjir Sumatra

Viral Prajurit TNI Makan Mie Beralaskan Kardus Bekas Disela-sela Penyelamatan Korban Banjir Sumatra

Video | Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:00 WIB

7 Cara Jual Mobil Bekas Banjir Agar Tetap Laku, Jangan Terburu-Buru dan Jujur

7 Cara Jual Mobil Bekas Banjir Agar Tetap Laku, Jangan Terburu-Buru dan Jujur

Tekno | Sabtu, 13 Desember 2025 | 11:25 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB