Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Punya Pasar 179,8 Juta Jiwa, RI Bidik Peluang Dagang Lewat FTA Indonesia - EAEU

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 15 Desember 2025 | 16:53 WIB
Punya Pasar 179,8 Juta Jiwa, RI Bidik Peluang Dagang Lewat FTA Indonesia - EAEU
Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai kerja sama perdagangan Indonesia dengan negara-negara Eurasian Economic Union (EAEU) memiliki peluang besar. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
  • Mendagri Budi Santoso menilai potensi pasar negara-negara EAEU sangat menjanjikan bagi Indonesia.
  • Kawasan EAEU memiliki sekitar 179,8 juta penduduk dan menunjukkan minat investasi terhadap produk Indonesia.
  • Pemerintah menargetkan nilai total perdagangan Indonesia dengan EAEU dapat meningkat hingga dua kali lipat melalui FTA.

Suara.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai kerja sama perdagangan Indonesia dengan negara-negara Eurasian Economic Union (EAEU) memiliki peluang besar, terutama dari sisi potensi pasar. Kawasan EAEU disebut memiliki jumlah penduduk yang besar dan masih terbuka untuk produk-produk Indonesia.

Hal itu disampaikan Busan dalam sambutannya pada Strategic Forum Perdagangan Internasional: Indonesia–Eurasian Economic Union (EAEU) FTA yang digelar di Jakarta, Senin (15/12/2025). Ia menyebut Indonesia masih memiliki ruang yang luas untuk memperkuat penetrasi pasar di kawasan tersebut.

“Saya kira kita masih memiliki ruang yang sangat besar di negara-negara EAEU, baik di Armenia, Rusia, Belarus, Kyrgyzstan, maupun Kazakhstan,” ujar Busan, sapaan karib Budi.

Menurut dia, besarnya potensi kawasan EAEU juga tercermin dari jumlah penduduknya.

“Potensi pasar di negara-negara tersebut cukup besar, dengan jumlah penduduk sekitar 179,8 juta jiwa,” lanjut Busan.

Budi mengungkapkan, minat dari negara-negara EAEU terhadap Indonesia tidak hanya sebatas perdagangan. Dalam diskusi yang dilakukan, muncul pula ketertarikan untuk memperluas kerja sama investasi.

“Mereka juga menyampaikan ketertarikan terhadap produk-produk Indonesia, bahkan membuka peluang investasi di Indonesia,” ucapnya.

Di sisi lain, Busan menegaskan Indonesia juga memiliki potensi besar untuk menjadi pasar bagi negara-negara EAEU. Menurutnya, hubungan dagang yang dibangun harus bersifat dua arah dan saling menguntungkan.

“Demikian pula, Indonesia memiliki potensi yang besar di negara-negara EAEU,” ujar Budi.

Ia menambahkan, potensi pasar Indonesia di kawasan EAEU dinilai cukup menjanjikan apabila dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, pemerintah mendorong agar peluang tersebut tidak berhenti pada wacana semata.

“Tadi telah kami sampaikan bahwa potensi pasar Indonesia di kawasan IAU cukup menjanjikan,” kata Budi.

Namun demikian, Budi mengingatkan pentingnya pemanfaatan nyata dari kerja sama yang tengah dijajaki. Menurutnya, peluang pasar yang besar harus diikuti dengan kesiapan pelaku usaha agar benar-benar mampu menembus pasar EAEU.

“Yang paling penting adalah bagaimana perjanjian dagang yang telah disepakati nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Naik Dua Kali Lipat

Budi juga menargetkan peningkatan signifikan dalam nilai perdagangan antara Indonesia dan negara-negara Eurasian Economic Union (EAEU). Pemerintah berharap total perdagangan Indonesia dengan kawasan tersebut dapat terdongkrak hingga dua kali lipat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Pastikan Negosiasi Tarif dengan AS Masih Berjalan

Mendag Pastikan Negosiasi Tarif dengan AS Masih Berjalan

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:51 WIB

Mendag Busan Mulai Kecangkan Ikat Pinggang Jaga Pasokan Bahan Pokok Saat Nataru

Mendag Busan Mulai Kecangkan Ikat Pinggang Jaga Pasokan Bahan Pokok Saat Nataru

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 19:17 WIB

Jelang Nataru, Mendag Busan Ungkap Kondisi Pasokan Bahan Pokok: Harga Cabai dan Bawang Mahal

Jelang Nataru, Mendag Busan Ungkap Kondisi Pasokan Bahan Pokok: Harga Cabai dan Bawang Mahal

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 16:47 WIB

Jelang Harbolnas, Mendag Minta E-Commerce Perluas Akses Pasar Produk Lokal

Jelang Harbolnas, Mendag Minta E-Commerce Perluas Akses Pasar Produk Lokal

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 09:37 WIB

Mulai 2026 Distribusi 35 Persen Minyakita Wajib via BUMN

Mulai 2026 Distribusi 35 Persen Minyakita Wajib via BUMN

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 19:07 WIB

Terkini

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:06 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB