Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Jelang Nataru, Mendag Busan Ungkap Kondisi Pasokan Bahan Pokok: Harga Cabai dan Bawang Mahal

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 08 Desember 2025 | 16:47 WIB
Jelang Nataru, Mendag Busan Ungkap Kondisi Pasokan Bahan Pokok: Harga Cabai dan Bawang Mahal
Menteri Perdagangan Budi Santoso pastikan pasokan pangan aman jelang Natal dan Tahun Baru 2026. Foto Antara.
  • Pemerintah pastikan pasokan pangan aman jelang Natal dan Tahun Baru 2026.

  • Cuaca ekstrem dan panen hortikultura jadi risiko utama distribusi akhir tahun.

  • Stok ayam–telur surplus, harga pangan diprediksi tetap stabil sepanjang Nataru.

Suara.com - Pemerintah memastikan pasokan pangan nasional berada dalam kondisi aman untuk menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kepastian ini disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso setelah memimpin Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang melibatkan kementerian teknis, Satgas Pangan, pemerintah daerah, hingga asosiasi produsen.

Budi menjelaskan laporan dari berbagai wilayah menunjukkan pasokan bahan pokok dan pola distribusi tetap stabil. Pemerintah daerah dari Sumatera Utara, Sulawesi Utara, hingga Kalimantan Barat melaporkan harga bahan pangan bergerak normal dan distribusi barang berlangsung tanpa kendala berarti.

“Persiapan untuk Natal ini relatif aman karena pasokan dan distribusi terkendali dengan baik,” ujar Busan sapaan akrabnya di Kantor Kemendag, Senin (8/12/2025).

Ia menegaskan bahwa produksi petani dan industri saat ini mencukupi kebutuhan nasional. Namun, pemerintah tetap mewaspadai potensi gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem dan hambatan pemanenan komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang. Meski stoknya aman, hujan berkepanjangan dapat mengganggu kelancaran suplai di pasar.

Di sisi lain, asosiasi produsen melaporkan stok ayam dan telur berada dalam kondisi surplus sehingga membantu menahan potensi kenaikan harga di pasar jelang libur panjang.

Pemerintah meminta pemerintah daerah memperkuat komunikasi dengan pemasok dan distributor, terutama jika terjadi lonjakan harga atau kekurangan pasokan. Dalam situasi mendesak, Satgas Pangan dan Kemendag akan turun tangan mengatasi gangguan.

Menjelang akhir tahun, pemerintah juga menyiapkan program diskon seperti Harbolnas, Bina Diskon Nataru, dan Epic Sale untuk menjaga aktivitas perdagangan serta menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Budi menegaskan stabilitas pasokan pada periode Nataru menjadi fondasi penting menghadapi rangkaian HBKN yang berdekatan, seperti Imlek dan Ramadan.

“Nataru, Imlek, Lebaran agak berdekatan jadi kami minta tolong menjaga pasokan dan distribusi lancar,” katanya.

Meski mengklaim pasokan bahan pokok aman, Mendag Busan mengakui untuk sejumlah komditas harganya mulai merangkak naik seperti cabai dan bawang merah.

Ia membeberkan harga rata-rata nasional bawang merah yang kini mencapai Rp47.600 per kilogram, jauh dari HAP Rp41.500. 

“Jadi kalau harga rata-rata nasional, bawang merah 47.600. Harga acuan kan 41.500. Tadi disampaikan sebenarnya bawang merah itu surplus,” katanya.

Menurutnya, harga nasional ikut terdorong naik karena wilayah-wilayah timur seperti Papua memiliki harga jauh lebih tinggi dibandingkan Jawa dan Sumatra. 

Meski begitu, asosiasi produsen memastikan produksi bawang pada Desember akan meningkat. Tantangannya justru menjaga distribusi agar tidak terganggu cuaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Siapkan Diskon Tiket Pesawat dan Tol serta Mudik Gratis untuk Nataru, Ini Rinciannya

Menhub Siapkan Diskon Tiket Pesawat dan Tol serta Mudik Gratis untuk Nataru, Ini Rinciannya

News | Senin, 08 Desember 2025 | 16:40 WIB

Menhub: 119,5 Juta Pemudik Siap Bergerak, Puncak Mudik Nataru Diprediksi H-1 Natal

Menhub: 119,5 Juta Pemudik Siap Bergerak, Puncak Mudik Nataru Diprediksi H-1 Natal

News | Senin, 08 Desember 2025 | 15:34 WIB

Jelang Nataru 2025, Organda Soroti Jalan Rusak hingga Solar Langka

Jelang Nataru 2025, Organda Soroti Jalan Rusak hingga Solar Langka

News | Senin, 08 Desember 2025 | 12:10 WIB

Terkini

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:46 WIB

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:40 WIB

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:39 WIB

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:31 WIB

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:13 WIB

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:09 WIB

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:07 WIB

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:56 WIB

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:51 WIB

Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini

Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:26 WIB