Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Mendag Busan Mulai Kecangkan Ikat Pinggang Jaga Pasokan Bahan Pokok Saat Nataru

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 08 Desember 2025 | 19:17 WIB
Mendag Busan Mulai Kecangkan Ikat Pinggang Jaga Pasokan Bahan Pokok Saat Nataru
Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan keterangan kepada wartawan tentang ekspose hasil temuan pelanggaran takaran Minyakita di PT Artha Eka Global Asia, di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (13/5/2025). [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/tom]
  • Mendag ingatkan potensi tekanan harga jelang Nataru, Imlek, dan Ramadan.

  • Pemerintah minta pasokan dan distribusi dijaga untuk cegah gejolak harga.

  • Daerah diminta waspada karena tumpang tindih HBKN bisa ganggu stabilitas harga.

Suara.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar bersiap menghadapi potensi tekanan harga menjelang tiga momentum besar yang datang beruntun, yakni Natal dan Tahun Baru (Nataru), Imlek, serta Ramadan.

Pemerintah meminta distribusi dan pasokan dijaga ketat agar gejolak harga tidak terjadi di pasar.

Budi menjelaskan tumpang tindihnya periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pada akhir 2025 hingga awal 2026 dapat meningkatkan beban distribusi dan mengganggu stabilitas harga.

Hal ini disampaikan Budi di Kantor Kemendag usai rapat koordinasi persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Ia menegaskan perlunya kewaspadaan seluruh pihak. 

“Sebentar lagi juga Imlek, kemudian Puasa, jadi ini agak dekatan ya, Nataru, Imlek, Lebaran agak berdekatan,” kata Budi di Kantor Kemendag, Senin (8/12/2025).

Dalam rapat itu, Budi meminta seluruh dinas daerah, asosiasi, hingga distributor rutin berkoordinasi untuk memastikan pasokan tidak terputus meski permintaan meningkat. 

“Kami minta tolong Bapak-Ibu untuk menjaga pasokan dan juga kita menjaga distribusi barang lancar,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi HBKN sebelumnya, pemerintah daerah melaporkan kondisi harga pangan masih stabil dan pasokan mencukupi. 

Namun Budi menilai stabilitas ini perlu dijaga terus karena gangguan kecil pada cuaca atau distribusi dapat menimbulkan lonjakan harga menjelang tiga fase besar tersebut.

Ia menegaskan produksi sejumlah komoditas strategis, seperti telur dan ayam, dilaporkan surplus sehingga dapat membantu menahan tekanan permintaan. Meski demikian, distribusi tetap menjadi titik rawan, terlebih mendekati akhir tahun saat cuaca ekstrem sering menghambat pergerakan barang.

Pemerintah juga menyatakan siap menerima laporan jika ditemukan indikasi kekurangan pasokan di daerah. Menurut Budi, komunikasi cepat menjadi kunci agar pusat dapat mengambil langkah antisipatif melalui Satgas Pangan dan kementerian teknis.

Budi menyebut daerah memiliki peran penting sebagai garda terdepan stabilisasi harga, terutama ketika menghadapi rangkaian HBKN yang rapat. Ia mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah yang telah lebih dulu berkoordinasi dengan pemasok dan distributor untuk mengamankan pasokan.

Selain menjaga suplai, pemerintah juga menyiapkan program diskon akhir tahun seperti Harbolnas, Bina Diskon Nataru, dan Epic Sale untuk menjaga aktivitas perdagangan dan memberi alternatif harga terjangkau bagi masyarakat.

Meski berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, Budi tidak menutup kemungkinan risiko tekanan harga tetap muncul. Karena itu, ia meminta seluruh pihak mengawal distribusi secara ketat. 

“Kita koordinasi terus dan juga dengan asosiasi sekiranya ada lonjakan atau kekurangan pasok kita harus cepat komunikasi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Nataru, Mendag Busan Ungkap Kondisi Pasokan Bahan Pokok: Harga Cabai dan Bawang Mahal

Jelang Nataru, Mendag Busan Ungkap Kondisi Pasokan Bahan Pokok: Harga Cabai dan Bawang Mahal

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 16:47 WIB

Menhub Siapkan Diskon Tiket Pesawat dan Tol serta Mudik Gratis untuk Nataru, Ini Rinciannya

Menhub Siapkan Diskon Tiket Pesawat dan Tol serta Mudik Gratis untuk Nataru, Ini Rinciannya

News | Senin, 08 Desember 2025 | 16:40 WIB

Menhub: 119,5 Juta Pemudik Siap Bergerak, Puncak Mudik Nataru Diprediksi H-1 Natal

Menhub: 119,5 Juta Pemudik Siap Bergerak, Puncak Mudik Nataru Diprediksi H-1 Natal

News | Senin, 08 Desember 2025 | 15:34 WIB

Terkini

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB