Punya Pasar 179,8 Juta Jiwa, RI Bidik Peluang Dagang Lewat FTA Indonesia - EAEU

Senin, 15 Desember 2025 | 16:53 WIB
Punya Pasar 179,8 Juta Jiwa, RI Bidik Peluang Dagang Lewat FTA Indonesia - EAEU
Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai kerja sama perdagangan Indonesia dengan negara-negara Eurasian Economic Union (EAEU) memiliki peluang besar. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
Baca 10 detik
  • Mendagri Budi Santoso menilai potensi pasar negara-negara EAEU sangat menjanjikan bagi Indonesia.
  • Kawasan EAEU memiliki sekitar 179,8 juta penduduk dan menunjukkan minat investasi terhadap produk Indonesia.
  • Pemerintah menargetkan nilai total perdagangan Indonesia dengan EAEU dapat meningkat hingga dua kali lipat melalui FTA.

“Kita itu pengen total trade-nya kalau bisa meningkat dua kali lipat,” ujar Busan.

Ia menilai, target tersebut realistis melihat potensi pasar dan kebutuhan kedua belah pihak. Indonesia, kata dia, tidak hanya berkepentingan meningkatkan ekspor, tetapi juga membutuhkan pasokan dari negara-negara EAEU.

“Kita juga butuh barang-barang dari EAEU, kita juga membutuhkan barang-barang seperti barang-barang modal dari negara tersebut,” ucap Budi.

Di sisi lain, Indonesia juga disebut memiliki daya tarik pasar yang besar bagi produk-produk EAEU. Dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia dinilai mampu menjadi mitra dagang strategis bagi kawasan tersebut.

“Tapi kita juga punya pasar yang besar di negara EAEU,” ujar Budi.

Budi menekankan, peningkatan nilai perdagangan harus dibangun secara seimbang dan saling menguntungkan. Karena itu, pemerintah mendorong agar perjanjian dagang Indonesia–EAEU FTA benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha.

“Yang paling penting adalah bagaimana ketika perjanjian dagang ini sudah selesai, perjanjian ini dapat dimanfaatkan sebaik-baik,” ucapnya.

Ia mengingatkan agar perjanjian dagang tidak berhenti pada tataran formalitas semata. Menurutnya, risiko terbesar adalah ketika dokumen sudah ditandatangani, tetapi tidak diikuti dengan aktivitas perdagangan yang nyata.

“Jangan sampai perjanjian dagang sudah ditandatangani tetapi kita tidak bisa masuk pasar ke sana ataupun sebaliknya,” kata Budi.

Baca Juga: Mendag Bantah Mentan soal Impor Beras Ilegal di Sabang dan Batam: Itu Kawasan Bebas!

Karena itu, Budi menilai pentingnya membangun kemitraan dagang yang konkret antara pelaku usaha Indonesia dan mitra EAEU. Tanpa mitra yang kuat, kerja sama perdagangan dinilai sulit berkembang.

“Kalau kita tidak mempunyai mitra dagang, maka EAEU FTI tidak akan berjalan dengan baik. Jadi nanti sekadar dokumen yang ditandatangani,” ujarnya.

Budi menegaskan, implementasi menjadi kunci utama untuk mewujudkan target peningkatan perdagangan. Ketika akses pasar semakin terbuka, peluang untuk memperbesar nilai perdagangan harus segera dimanfaatkan.

“Tetapi yang penting adalah implementasinya,” pungkas Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI