IPO SUPA: Ritel Cuma Dapat 3-9 Lot Saham, Ini Penjelasan Lengkapnya

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 16 Desember 2025 | 19:26 WIB
IPO SUPA: Ritel Cuma Dapat 3-9 Lot Saham, Ini Penjelasan Lengkapnya
Superbank [Dok Superbank]

Suara.com - Pasar modal Indonesia bersiap menyambut kehadiran bank digital raksasa, PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), yang dijadwalkan akan melakukan pencatatan perdana saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 17 Desember 2025.

Langkah ini menyusul rampungnya masa penawaran umum yang berlangsung pada 10-15 Desember 2025. Proses penjatahan telah diselesaikan pada Senin lalu, sementara distribusi saham dilakukan pada hari ini, Selasa (16/12/2025).

CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, mengungkapkan bahwa IPO Superbank mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para pemodal. Berdasarkan catatan penjamin emisi, jumlah pesanan menembus angka 1 juta order.

"IPO SUPA mencetak sejarah dengan tingkat kelebihan permintaan (oversubscription) mencapai 318 kali. Hal ini menjadi indikator kuat atas besarnya kepercayaan pasar terhadap prospek jangka panjang dan fundamental Superbank," jelas Bernadus.

Tingginya minat investor berdampak pada minimnya alokasi saham yang diterima, terutama oleh investor ritel. Banyak pelaku pasar melaporkan hanya mendapatkan sekitar 3 hingga 8 lot saham meskipun melakukan pemesanan besar.

Pengamat Pasar Modal, Hendra Wardana, menilai distribusi ini menunjukkan skema allotment yang sehat namun sangat kompetitif. Berikut rinciannya:

Pemesanan < Rp100 Juta: Mendapatkan penjatahan rata-rata ±3–4 lot karena alokasi dipersempit akibat tingginya permintaan.

Pemesanan > Rp100 Juta: Hanya mendapatkan jatah sekitar ±0,9%.

Kategori Khusus: Terdapat alokasi sekitar 1,6% untuk segmen tertentu senilai ±Rp101 juta, yang kemungkinan ditujukan bagi investor prioritas atau institusi.

Profil Perusahaan dan Target Dana

Melalui aksi korporasi ini, bank yang bertransformasi dari Bank Fama International tersebut melepas 4,4 miliar lembar saham atau setara 13% dari total modal.

Dengan harga penawaran final Rp635 per saham, Superbank berhasil mengumpulkan dana segar mencapai Rp2,79 triliun.

Ringkasan Prospektus SUPA:

Konsorsium Kuat: Didukung oleh nama besar seperti Emtek, Grab, Singtel, dan KakaoBank.

Ekosistem Terintegrasi: Memanfaatkan jaringan Grab, OVO, dan Vidio untuk menyasar segmen ritel serta UMKM digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Harga Saham GOTO? Komika Yudha Keling Pakai 1.412.025 Lembar sebagai Mahar

Berapa Harga Saham GOTO? Komika Yudha Keling Pakai 1.412.025 Lembar sebagai Mahar

Lifestyle | Selasa, 16 Desember 2025 | 18:15 WIB

IHSG Menuju 9.000, Mengapa To The Moon Sering Disebut? Siapa Paling Untung?

IHSG Menuju 9.000, Mengapa To The Moon Sering Disebut? Siapa Paling Untung?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:42 WIB

BUVA Caplok 99,99 Persen Saham BKPP

BUVA Caplok 99,99 Persen Saham BKPP

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:42 WIB

Terkini

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB

Sistem One Way Terus Berlangsung di Jalan Tol Trans Jawa

Sistem One Way Terus Berlangsung di Jalan Tol Trans Jawa

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:45 WIB