Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2025 | 10:47 WIB
Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak
Ilustrasi harga minyak dunia naik. [ANTARA]
  • Harga minyak dunia naik pada Rabu 17 Desember 2025 akibat perintah blokade tanker Venezuela oleh Presiden AS Donald Trump.
  • Perintah Trump memblokade total kapal tanker berpotensi berdampak pada kenaikan harga minyak mentah satu hingga dua dolar per barel.
  • Keputusan ini menyusul penyitaan tanker sebelumnya dan merupakan bagian kampanye tekanan terhadap pemimpin Venezuela Nicolas Maduro.

Suara.com - Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu 17 Desember 2025.

Kenaikan harga dipicu sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memerintahkan untuk memblokade secara total dan menyeluruh kapal tanker minyak yang dikenai sanksi yang masuk dan keluar Venezuela.

Mengutip dari Investing.com, tercatat harga minyak mentah Brent berjangka naik 57 sen, atau 0,9 persen, menjadi 59,50 dolar AS per barel.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 59 sen, atau 1 persen, menjadi 55,86 dolar AS per barel.

Dilaporkan pada Selasa (16/12), Trump memerintahkan untuk memblokade seluruh kapal tanker minyak yang keluar-masuk Venezuela.

Bahkan, Trump menyebut para pengusaha negara tersebut sebagai organisasi teroris asing.

Keputusan Trump itu, kata seorang pedagang minyak AS, berdampak terhadap 0,4-0,5 juta barel minyak per hari, dan menaikkan harga sebesar 1-2 dolar AS per barel.

Ilustrasi harga minyak dunia. (Shutterstock)
Ilustrasi harga minyak dunia. (Shutterstock)

"Terkait dampak harga, kita seharusnya melihat premi fisik langsung bereaksi lebih besar daripada harga tetap, terutama pengganti Merey alami di Pantai Teluk seperti campuran Castilla Kanada dan Kolombia, meskipun total kehilangan pasokan akan kurang dari 200.000 barel per hari untuk kargo ekuitas Chevron ," kata Matias Togni, analis di perusahaan wawasan pasar minyak Next Barrel.

Namun demikian, belum diketahui bagaimana AS memperlakukan blokade kapal-kapal yang dikenai sanksi.

Selain itu juga memunculkan pertanyaan, apakah AS akan minta bantuan badan keamanan laut untuk mencegat kapal, seperti yang dilakukan sebelumnya.

Sebagaimana dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir, AS AS telah mengerahkan kapal perang ke wilayah tersebut.

Tercatat, komentar terbaru Trump muncul seminggu setelah AS menyita kapal tanker minyak yang dikenai sanksi di lepas pantai Venezuela.

Bersamaan meningkatnya kampanye tekanan terhadap pemimpin Venezuela Nicolas Maduro, yang dituduh Trump bertanggung jawab atas masuknya narkoba ke AS.

Dilaporkan sejak penyitaan itu, ekspor minyak mentah Venezuela anjlok tajam.

Meskipun banyak kapal yang mengambil minyak di Venezuela berada di bawah sanksi, kapal-kapal lain yang mengangkut minyak dan minyak mentah negara itu dari Iran dan Rusia tidak dikenai sanksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OPEC+ Ngotot Tambah Produksi 137 Ribu BPH, Pasar Panik!

OPEC+ Ngotot Tambah Produksi 137 Ribu BPH, Pasar Panik!

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:30 WIB

Shell Rugi Rp 456 Miliar Akibat Volatilitas Harga Minyak

Shell Rugi Rp 456 Miliar Akibat Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Minggu, 27 Juli 2025 | 14:15 WIB

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 07:41 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Anjlok Setelah Kondisi Perang Iran-Israel Kondusif

Harga Minyak Dunia Makin Anjlok Setelah Kondisi Perang Iran-Israel Kondusif

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 07:53 WIB

Gencatan Senjata Iran-Israel Bisa Goyah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Gencatan Senjata Iran-Israel Bisa Goyah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 08:07 WIB

Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel

Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 07:54 WIB

Terkini

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB