Pengusaha Masih Males Ambil Utang ke Bank, Dana Kredit Nganggur Capai Rp2.500 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 17 Desember 2025 | 17:41 WIB
Pengusaha Masih Males Ambil Utang ke Bank, Dana Kredit Nganggur Capai Rp2.500 Triliun
Ilustrasi. Dari data BI ada sekitar Rp2.509,4 triliun dana kredit yang menganggur. Foto ist.
baca 10 detik
  • Kalangan pengusaha nampaknya masih enggan menarik kredit untuk memperbesar bisnis mereka.
  • Fenomena ini tercermin dari pertumbuhan kredit yang hanya merangkak naik tipis.
  • Dari data BI  ada sekitar Rp2.509,4 triliun dana kredit yang menganggur.

Suara.com - Sinyal perlambatan ekspansi dunia usaha semakin nyata. Meski perbankan mulai melonggarkan persyaratan pinjaman, para pengusaha nampaknya masih enggan menarik kredit untuk memperbesar bisnis mereka.

Fenomena ini tercermin dari pertumbuhan kredit yang hanya merangkak naik tipis dan tumpukan dana jumbo yang belum dicairkan.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa kinerja kredit perbankan pada November 2025 tumbuh 7,74% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini hanya naik sedikit dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 7,36%.

"Permintaan kredit terindikasi belum kuat dipengaruhi oleh perilaku wait and see (menunggu dan mengamati) dari pelaku usaha," papar Perry dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (17/12/2025).

Bukti paling sahih dari sikap "malas" para pengusaha dalam mengambil kredit terlihat pada data fasilitas pinjaman yang belum dicairkan atau undisbursed loan. Hingga November 2025, nilainya masih sangat fantastis, yakni mencapai Rp2.509,4 triliun.

Angka ini setara dengan 23,18% dari total plafon kredit yang tersedia di perbankan. Artinya, bank sudah menyiapkan dana dan menyetujui pinjaman, namun nasabah korporasi memilih untuk membiarkan dana tersebut mengendap di bank alih-alih menariknya untuk modal kerja atau investasi.

Selain sikap berhati-hati, Perry mencatat korporasi saat ini lebih memilih menggunakan pembiayaan internal dan merasa penurunan suku bunga kredit perbankan masih berjalan sangat lambat.

Berbeda dengan korporasi besar yang sengaja menahan diri, sektor UMKM justru menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Kredit UMKM pada November 2025 tercatat terkontraksi sebesar 0,64% (yoy).

Berbeda dengan sektor korporasi yang persyaratannya dilonggarkan, perbankan justru memperketat persyaratan (lending requirement) untuk UMKM dan kredit konsumsi. Langkah ini diambil perbankan guna mengantisipasi peningkatan risiko kredit di kedua segmen tersebut.

baca juga

Melihat kondisi ini, Bank Indonesia merevisi ekspektasi pertumbuhan kredit 2025 ke batas bawah kisaran 8-11% (yoy). BI berharap optimisme pelaku usaha akan kembali pulih sehingga pertumbuhan kredit dapat meningkat lebih progresif pada tahun 2026.

Perry menegaskan, peran kredit perbankan sangat vital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Tanpa adanya tarikan kredit dari dunia usaha, roda ekonomi akan sulit berlari kencang meskipun likuiditas di perbankan saat ini tergolong melimpah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 4,75 Persen, Ini Alasannya

BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 4,75 Persen, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:41 WIB

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga di Akhir Tahun, Ini Faktornya

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga di Akhir Tahun, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 08:42 WIB

Dibalik Cerita IPO Superbank! Gak Cuma Zonk, Pemburu Saham SUPA Rela Pinjol dan Dapat Jatah 3 Lot

Dibalik Cerita IPO Superbank! Gak Cuma Zonk, Pemburu Saham SUPA Rela Pinjol dan Dapat Jatah 3 Lot

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:50 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×