Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

Pakar Ingatkan Risiko Harga Emas, Saham, hingga Kripto Anjlok Tahun Depan!

M Nurhadi

Rabu, 17 Desember 2025 | 22:13 WIB
Pakar Ingatkan Risiko Harga Emas, Saham, hingga Kripto Anjlok Tahun Depan!
Ilustrasi
baca 10 detik
  • Reiner Rahardja memprediksi 2026 penuh tantangan ekonomi global dan pasar keuangan akibat pergeseran kebijakan.
  • Empat faktor utama pengguncang pasar mencakup politik AS, kebijakan The Fed, berakhirnya Yen Carry Trade, dan regulasi China.
  • Kekhawatiran AI Bubble dapat memicu koreksi tajam pada aset spekulatif seperti Bitcoin dan emas secara signifikan.

Suara.com - Tahun 2026 diprediksi akan menjadi periode yang penuh tantangan bagi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan dunia. Sejumlah indikator menunjukkan adanya risiko koreksi harga yang tajam pada berbagai instrumen investasi.

Kondisi ini dipicu oleh pergeseran kebijakan moneter internasional, memanasnya tensi geopolitik, serta menipisnya likuiditas pasar.

Hal tersebut dipaparkan oleh pengusaha sekaligus mentor bisnis, Reiner Rahardja, dalam seminar bertajuk “Navigating 2026 Economic Horizon: Strategic Preview for Entrepreneurs” di Jakarta Selatan, Selasa (16/12).

Reiner menyebutkan bahwa memburuknya kondisi makro global akan memberikan dampak domino terhadap ekonomi nasional, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah hingga ketatnya arus kas di sektor UMKM.

Empat Faktor Pengguncang Pasar Global

Menurut analisis Reiner, setidaknya ada empat faktor besar yang akan mengguncang instrumen investasi seperti emas, Bitcoin, dan pasar finansial dalam 10 hingga 12 bulan ke depan:

Agenda Politik & Olahraga Global: Pengaruh dari mid-term election di Amerika Serikat serta gelaran Piala Dunia 2026.

Kebijakan The Fed: Arah kebijakan baru dari kabinet bank sentral AS yang masih menjadi teka-teki bagi investor.

Berakhirnya Era Yen Carry Trade: Potensi kenaikan suku bunga di Jepang (Japan Rate Hike) diprediksi akan menarik kembali likuiditas global ke negara asalnya.

baca juga

Regulasi Ketat China: Penegasan larangan aktivitas kripto, terutama stablecoin, oleh China karena dianggap mengancam stabilitas ekonomi domestik mereka.

AI Bubble dan Risiko Aset Spekulatif

Reiner juga menyoroti kekhawatiran mengenai "AI Bubble". Isu ini muncul karena model bisnis kecerdasan buatan dinilai belum terbukti mampu menghasilkan arus kas berkelanjutan secara konsisten. Meskipun biaya pengembangannya sangat tinggi, penggunaan AI di masyarakat dan institusi dianggap masih dalam tahap awal (primitif).

Reiner Rahardja prediksi tekanan ekonomi hingga risiko investasi pada 2026 [Ist]
Reiner Rahardja prediksi tekanan ekonomi hingga risiko investasi pada 2026 [Ist]

Kondisi ini diperkirakan akan memicu fase koreksi besar-besaran. Emas diprediksi akan terkoreksi signifikan, diikuti oleh logam mulia lainnya. Indeks saham global pun berisiko merosot, yang kemudian dapat memicu kejatuhan lebih dalam pada aset spekulatif seperti Bitcoin.

"Aset spekulatif seperti Bitcoin tidak memiliki routine earning dan cenderung berbasis perasaan (feeling). Jika terjadi aksi jual institusional secara masif di pasar yang sedang bearish, efek spiral ke bawah tidak akan terhindarkan," jelas Reiner.

Dalam menghadapi situasi ini, Reiner menyarankan para investor untuk menghindari pendekatan spekulatif dan tidak terburu-buru mengambil posisi investasi.

Ia merekomendasikan strategi "Buy Bottom"—menunggu harga mencapai titik koreksi terendah—daripada memaksakan diri membeli di harga puncak (buy the top).

Meski tekanan ekonomi meningkat, Reiner menilai masih ada peluang pada sektor bisnis yang berbasis pada kebutuhan dan perilaku masyarakat. Beberapa sektor yang diproyeksikan tetap tumbuh di tahun 2026 antara lain:

  • Industri kecantikan dan kebugaran (wellness).
  • Layanan kesehatan usia lanjut (anti-aging).
  • Pendidikan anak dan remaja.
  • Sektor yang adaptif terhadap perubahan pola konsumsi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Kripto Kawatirkan RUU P2SK akan Matikan Pedagang Lokal, DPR Punya Alasan Ini

Pedagang Kripto Kawatirkan RUU P2SK akan Matikan Pedagang Lokal, DPR Punya Alasan Ini

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 22:06 WIB

RUPSLB BRI 2025 Sahkan RKAP 2026 dan Perubahan Anggaran Dasar

RUPSLB BRI 2025 Sahkan RKAP 2026 dan Perubahan Anggaran Dasar

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 19:51 WIB

Modal Inti Superbank (SUPA) Tembus Rp8 Triliun, Naik Kelas ke KBMI 2

Modal Inti Superbank (SUPA) Tembus Rp8 Triliun, Naik Kelas ke KBMI 2

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 18:59 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×