Rupiah Terus Tertekan, Dolar Amerika Melejit ke Level Rp16.700

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 18 Desember 2025 | 10:15 WIB
Rupiah Terus Tertekan, Dolar Amerika Melejit ke Level Rp16.700
Ilustrasi salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah 0,05 persen pada Kamis (18/12/2025), dibuka di level Rp16.703 per dolar Amerika Serikat.
  • Dolar Taiwan mengalami pelemahan terdalam di Asia, sementara peso Filipina justru menguat paling signifikan pagi itu.
  • Analis memprediksi pelemahan rupiah berlanjut dipengaruhi sentimen dalam negeri dan menunggu data inflasi Amerika Serikat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahan pada pembukaan hari ini.  

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Kamis (18/12/2025) dibuka pada  level Rp16.703 Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah melemah 0,05 persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp 16.694 per dolar AS. 

Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.698 per dolar AS.

Pelemahan dolar AS terjadi di mata uang asing. Di mana mana, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,12 persen.

Selanjutnya, baht Thailand dan yen Jepang yang sama-sama terkoreksi 0,06 persen Diikuti ringgit Malaysia dan dolar Singapura yang sama-sama tertekan 0,05 persen. 

Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]
Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]

Berikutnya ada dolar Hongkong yang melemah tipis 0,001 persen terhadap the greenback.

Sementara itu, peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,21 persen.  

Kemudian won Korea Selatan naik 0,01 persen dan yuan China yang menguat tipis 0,009 persen di pagi ini.

baca juga

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan  rupiah diperkirakan masih akan terjadi. 

Pasalnya, pembukaan hari ini dipengaruhi sentimen dalam negeri dan global.

"Rupiah diperkirakan akan menguat terbatas terhadap dolar AS didukung oleh langkah BI menahan tingkat suku bunga," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia pun juga menyebutkan bahwa investor masih cenderung menunggu sentimen ekonomi global. 

Hal itu membuat rupiah mengalami tekanan pada dolar Amerika.

"Namun investor masih cenderung wait and see data penting inflasi AS malam ini. Range 16600-16750," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Lemah Tak Berdaya Sore Ini Disebabkan Investor Cemas soal Data Cadangan Devisa

Rupiah Lemah Tak Berdaya Sore Ini Disebabkan Investor Cemas soal Data Cadangan Devisa

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 16:13 WIB

Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS, Investor Khawatir Cadangan Devisa Indonesia

Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS, Investor Khawatir Cadangan Devisa Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 09:51 WIB

Rupiah Lesu Lawan Dolar AS Hari Ini, Kondisi Geopolitik Jadi Pemicu

Rupiah Lesu Lawan Dolar AS Hari Ini, Kondisi Geopolitik Jadi Pemicu

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 16:06 WIB

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.626, Pasar Cari Petunjuk dari Risiko Global

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.626, Pasar Cari Petunjuk dari Risiko Global

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 09:34 WIB

Rupiah Menguat di Penutupan Pasar, Sentimen The Fed dan Kebijakan BI Jadi Penopang

Rupiah Menguat di Penutupan Pasar, Sentimen The Fed dan Kebijakan BI Jadi Penopang

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 17:09 WIB

Rupiah Makin Kokoh, Dolar AS Malah Melempem di Level Rp16.635

Rupiah Makin Kokoh, Dolar AS Malah Melempem di Level Rp16.635

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 09:46 WIB

Terkini

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

×