Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Merak Macet, Menhub: Itu Gara-gara Gelombang Tinggi, Harap Dipahami

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:02 WIB
Merak Macet, Menhub: Itu Gara-gara Gelombang Tinggi, Harap Dipahami
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi/(Suara.com/Achmad Fauzi).
  • Menteri Perhubungan meminta masyarakat memahami kemacetan Merak akibat gelombang tinggi menunda jadwal keberangkatan kapal feri.
  • Pemerintah telah mengatur strategi pengalihan truk ke pelabuhan lain seperti Krakatau Bandar Samudera demi keselamatan penumpang.
  • Polda Banten mengoptimalkan rekayasa lalu lintas dan area penyangga guna mengurai antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Merak.

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta masyarakat memaklumi kemacetan yang terjadi di jalan menuju Pelabuhan Merak.

Hal ini imbas dari gelombang tinggi, yang membuat kapal sulit bersandar dan mengakibatkan jadwal kapal fery atau penyeberangan mundur.

Menurutnya, pemerintah maupun operator akan menginformasikan kepada calon penumpang kapal fery, jika memang kapal fery sulit bersandar di Pelabuhan Merak.

Dengan begitu, antrean kendaraan yang masuk Pelabuhan Merak tidak mengular panjang.

"Gelombang tinggi ini kita harapkan juga nanti kita akan informasikan kepada masyarakat untuk dipahami. Apabila terjadi kesulitan untuk kapal merapat ataupun untuk berangkat mohon itu dipahami. kami akan berupaya supaya masyarakat dapat dilayani walaupun terjadi penundaan ataupun pembatalan pelayaran," ujarnya di Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Foto udara sejumlah mobil pemudik antre untuk menaiki kapal di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (29/3/2025). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa]
Foto udara sejumlah mobil pemudik antre untuk menaiki kapal di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (29/3/2025). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa]

Menhub menuturkan, pihaknya dan pemangku kepentingan lainnya telah mengatur strategi untuk kejadian tidak biasa seperti kemacetan. Misalnya, kendaraan truk yang dialihkan melalui pelabuhan Krakatau Bandar Samudera.

"Kemudian ada pelabuhan Pelindo Ciwandan, ada pelabuhan Merak," ucapnya.

Menhub menegaskan, upaya yang dilakukan samata-mata untuk menjamin keselematan dan kenyamanan calon penumpang yang ingin berlibur pada masa natal dan tahun baru (Nataru) 2025/2026.

"Jadi kita yang paling penting adalah kita menjamin keselamatan, itu yang paling penting dan itu harus dipahami oleh masyarakat, itu adalah demi keselamatan dari para semua pengguna angkutan," tegasnya.

Sebelumnya, melansir Antara, Direktorat Lalu Lintas Polda Banten mengoptimalkan rekayasa lalu lintas di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, untuk menghadapi cuaca buruk yang menghambat perjalanan akibat antrean panjang.

Angin kencang dan gelombang tinggi sempat memicu antrean kendaraan hingga ruas Tol Merak, Kamis (18/12), sehingga langkah tersebut ditempuh agar arus kendaraan menuju pelabuhan tetap terurai meski proses bongkar muat kapal berjalan lambat.

Direktur Lalu Lintas Polda Banten Kombes Pol Leganek Mawardi di Kota Serang, Jumat, mengatakan antisipasi telah disiapkan sejak awal melalui pemetaan jalur dan sosialisasi publik berbasis prakiraan BMKG.

"Ya, cuaca buruk memang kita prediksi dari BMKG. Antisipasinya mulai dari pemberitahuan awal melalui media sosial. Rekan-rekan media membantu untuk sosialisasi, karena memang antrean ke pelabuhan cukup ramai," imbuhnya.

Untuk menjaga kelancaran kendaraan yang hendak menyeberang, polisi memaksimalkan penggunaan area penyangga di kawasan atas, termasuk Proper Area, Tajima, dan Dermaga 7.

"Saat ini kita melaksanakan rekayasa untuk penggunaan proper area di kawasan atas. Proper area yang tersedia kita maksimalkan. Kemudian juga di proper area Tajima dan Dermaga 7," pungkas Leganek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Ngeluh Harga Mobil-Motor Murah Bikin Jakarta Macet

Menko Airlangga Ngeluh Harga Mobil-Motor Murah Bikin Jakarta Macet

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 16:10 WIB

10,5 Juta Orang Diproyeksikan Bakal Berlibur Naik Pesawat di Nataru

10,5 Juta Orang Diproyeksikan Bakal Berlibur Naik Pesawat di Nataru

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 09:03 WIB

BRI Siaga Nataru dengan Kas Rp21 Triliun, Didukung Layanan AgenBRILink dan BRImo

BRI Siaga Nataru dengan Kas Rp21 Triliun, Didukung Layanan AgenBRILink dan BRImo

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:38 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB