Harga Perak Sempat Melonjak Tajam, Hari Ini Koreksi Jelang Akhir Pekan

M Nurhadi

Jum'at, 19 Desember 2025 | 17:28 WIB
Harga Perak Sempat Melonjak Tajam, Hari Ini Koreksi Jelang Akhir Pekan
Perak Antam
baca 10 detik
  • Harga perak Antam pada Jumat, 19 Desember 2025, turun Rp405 menjadi Rp40.415 per gram setelah kenaikan signifikan sehari sebelumnya.
  • Perak menunjukkan tren menguat berturut-turut dari Selasa hingga Kamis, namun koreksi Jumat.
  • Di pasar global, harga perak stabil mendukung kinerja investasi logam mulia yang sepanjang tahun 2025 melampaui emas.

Suara.com - Fluktuasi harga logam mulia kembali menjadi perhatian para investor di akhir pekan ini. Setelah mencatatkan kenaikan yang signifikan pada hari sebelumnya, harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam terpantau mengalami penurunan pada perdagangan Jumat, 19 Desember 2025.

Koreksi ini menjadi momen yang dinanti oleh sebagian pelaku pasar untuk melakukan akumulasi aset di tengah tren kenaikan harga komoditas logam tahun ini.

Berdasarkan rilis data terbaru dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam pada Jumat (19/12) merosot sebesar Rp405 dibandingkan hari sebelumnya.

Penurunan tersebut menempatkan harga perak di level Rp40.415 per gram. Padahal, pada Kamis (18/12), harga komoditas ini sempat terbang tinggi dengan kenaikan fantastis sebesar Rp1.300 hingga menyentuh level Rp40.820 per gram.

Jika menilik ke belakang, pekan ini merupakan periode yang sangat dinamis bagi perak. Sebelum koreksi hari ini terjadi, grafik harga perak Antam menunjukkan tren bullish atau menguat secara berturut-turut:

Selasa (16/12): Harga melesat naik Rp950 ke posisi Rp39.435 per gram.

Rabu (17/12): Menguat tipis Rp85 ke angka Rp39.520 per gram.

Kamis (18/12): Melonjak tajam Rp1.300 ke level Rp40.820 per gram.

Koreksi pada hari Jumat ini dinilai sebagai aksi ambil untung (profit taking) yang wajar setelah perak mencatatkan reli harga yang cukup melelahkan dalam beberapa hari terakhir.

baca juga

Harga Perak Batangan dan Edisi Heritage

Bagi investor yang berencana melakukan transaksi hari ini, penting untuk memperhatikan harga dasar serta harga yang sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%.

Berikut adalah daftar rincian harga perak Antam untuk berbagai ukuran dan jenis:

Perak Batangan Murni:

Berat 250 Gram: Harga dasar dipatok Rp10.503.750, sedangkan harga setelah PPN 11% menjadi Rp11.659.163.

Berat 500 Gram: Harga dasar dibanderol Rp20.207.500, dengan harga setelah PPN 11% mencapai Rp22.430.325.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Melejit di 2026, Masih Relevan untuk Investasi?

Harga Emas Melejit di 2026, Masih Relevan untuk Investasi?

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 07:09 WIB

Timnas Futsal Putri Indonesia Tetap Pulang dengan Sejarah Baru Meski Kalah di Final SEA Games 2025

Timnas Futsal Putri Indonesia Tetap Pulang dengan Sejarah Baru Meski Kalah di Final SEA Games 2025

Bola | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:04 WIB

Dirut ANTAM dari Eks Tim Mawar, Negara Tutup Mata soal Rekam Jejak HAM

Dirut ANTAM dari Eks Tim Mawar, Negara Tutup Mata soal Rekam Jejak HAM

Your Say | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:30 WIB

Terkini

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:08 WIB

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

×