Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Tensi Panas! AS Adang Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Global Langsung Melompat

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 22 Desember 2025 | 12:31 WIB
Tensi Panas! AS Adang Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Global Langsung Melompat
Harga minyak mentah dunia kembali menunjukkan tajinya pada perdagangan Senin (22/12/2025).
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia kembali menunjukkan tajinya pada perdagangan Senin (22/12/2025).
  • Lonjakan ini dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik setelah otoritas militer AS dan Venezuela.
  • Harga minyak mentah Brent melonjak 44 sen atau 0,73% ke level USD 60,91 per barel.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali menunjukkan tajinya pada perdagangan Senin (22/12/2025). Lonjakan ini dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik setelah otoritas militer Amerika Serikat dilaporkan mencegat kapal tanker minyak di perairan internasional dekat Venezuela.

Mengutip data dari Investing.com, harga minyak mentah Brent melonjak 44 sen atau 0,73% ke level USD 60,91 per barel. Sejalan dengan itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 40 sen atau 0,71% menjadi USD 56,92 per barel.

Kenaikan harga ini merupakan respons langsung terhadap aksi The U.S. Coast Guard yang kian agresif di kawasan Amerika Latin. Berdasarkan laporan Reuters, operasi pengejaran tanker Venezuela ini merupakan keberhasilan ketiga dalam dua minggu terakhir, sekaligus aksi kedua yang dilakukan sepanjang akhir pekan ini.

Analis IG, Tony Sycamore, menilai pasar saat ini sedang bereaksi terhadap kebijakan keras Presiden Donald Trump yang memberlakukan blokade total terhadap ekspor minyak Venezuela. Selain itu, sentimen makin keruh setelah adanya laporan serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina yang menyasar armada bayangan Rusia di kawasan Mediterania.

"Pasar mulai kehilangan harapan bahwa perundingan perdamaian Rusia-Ukraina yang dimediasi AS akan mencapai kesepakatan yang langgeng dalam waktu dekat," ungkap Sycamore.

Perkembangan geopolitik ini secara efektif mengimbangi kekhawatiran pelaku pasar terkait kelebihan pasokan (oversupply) yang sempat menekan harga minyak pada pekan sebelumnya. Sebagai catatan, harga Brent dan WTI sempat merosot sekitar 1% pekan lalu, menyusul penurunan tajam 4% pada awal Desember.

"Keseimbangan risiko saat ini sangat mendekati pergeseran kembali ke arah kenaikan harga minyak mentah," tambah Sycamore.

Di sisi lain, upaya perdamaian yang dimediasi AS di Florida tampak masih menemui jalan buntu. Meski utusan khusus AS, Steve Witkoff, menyebut pertemuan dengan pihak Eropa dan Ukraina berlangsung produktif untuk menyamakan persepsi, sinyal negatif justru datang dari Kremlin.

Ajudan senior Vladimir Putin menegaskan bahwa revisi draf perdamaian yang diajukan Ukraina dan Eropa justru tidak memberikan kemajuan berarti. Ketidakpastian diplomatik ini menambah kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi dari Rusia di masa depan, yang pada akhirnya memberikan ruang bagi harga minyak untuk terus merangkak naik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenangan Mahal Juventus atas AS Roma: Rugani Cedera, Lini Belakang Kian Krisis

Kemenangan Mahal Juventus atas AS Roma: Rugani Cedera, Lini Belakang Kian Krisis

Bola | Senin, 22 Desember 2025 | 11:09 WIB

Juventus Menangi Duel Lawan AS Roma, Bertahan di Posisi 5 Klasemen Liga Italia

Juventus Menangi Duel Lawan AS Roma, Bertahan di Posisi 5 Klasemen Liga Italia

Bola | Minggu, 21 Desember 2025 | 09:08 WIB

Isu Damai Ukraina Redam Efek Blokade Tanker Venezuela, Begini Dampaknya ke Harga Minyak

Isu Damai Ukraina Redam Efek Blokade Tanker Venezuela, Begini Dampaknya ke Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 10:44 WIB

Terkini

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB