Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Isu Damai Ukraina Redam Efek Blokade Tanker Venezuela, Begini Dampaknya ke Harga Minyak

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2025 | 10:44 WIB
Isu Damai Ukraina Redam Efek Blokade Tanker Venezuela, Begini Dampaknya ke Harga Minyak
Ilustrasi kapal tanker minyak. [Pixabay]
  • Harga minyak dunia melemah pada Jumat 19 Desember 2025 karena menguatnya prospek perdamaian Rusia-Ukraina.
  • Minyak Brent turun menjadi $59,73 dan WTI menjadi $55,99, keduanya turun lebih dari 2% mingguan.
  • Ketegangan pasokan akibat blokade Venezuela dianggap sebagai penyeimbang terhadap optimisme perdamaian Ukraina.

Suara.com - Harga minyak dunia tercatat melemah pada perdagangan Jumat 19 Desember 2025.

Penurunan harga dipicu karena progres perdamaian antara Rusia dengan Ukraina yang menguat.

Hal itu dianggap sebagai penyeimbang ditengah blokade Amerika Serikat terhadap kapal tanker minyak Venezuela yang dikhawatirkan mengganggu pasokan.

Mengutip dari Investing.com, minyak mentah Brent berjangka turun 9 sen, atau 0,2 persen, menjadi 59,73 dolar AS per barel.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS diperdagangkan 16 sen atau turun 0,3 persen menjadi 55,99 dolar AS per barel. Secara mingguan, kedua patokan tersebut turun lebih dari 2 persen.

Pada Kamis (18/12), Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya yakin pembicaraan untuk mengakhiri perang di Ukraina, 'hampir mencapai titik balik' menjelang pertemuan AS dengan para pejabat Rusia pada akhir pekan ini.

Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)
Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)

Sementara dalam potensi pemicu geopolitik lainnya, masih belum dapat dipastikan bagaimana cara Amerika Serikat menjalankan ancaman blokade Trump terhadap kapal-kapal tanker yang terkena sanksi saat keluar-masuk Venezuela—negara yang menyumbang sekitar 1 persen pasokan minyak dunia.

Sebagai tindakan yang belum pernah dilakukan sebelumnya, Penjaga Pantai AS pekan lalu telah menyita sebuah kapal tanker minyak milik Venezuela.

"Ketidakpastian mengenai detail penegakan hukum dan optimisme bahwa potensi kesepakatan perdamaian Ukraina yang dipimpin AS masih dapat terwujud meredakan kekhawatiran pasokan global dan mengurangi premi risiko geopolitik," kata analis IG, Tony Sycamore, pada hari Jumat.

Para analis berpendapat bahwa kebijakan lebih lanjut yang menyasar minyak Rusia dapat menimbulkan risiko pasokan pasar yang lebih besar dibandingkan blokade tanker Venezuela oleh Trump.

Menurut dua sumber yang memahami situasi di Venezuela, negara tersebut pada hari Kamis telah mengizinkan dua kapal pengangkut minyak mentah sangat besar yang tidak mendapat izin untuk berlayar menuju China.

Di sisi lain, para analis di Bank of America memperkirakan harga minyak yang lebih rendah akan mengurangi jumlah pasokan, yang dapat mencegah penurunan harga yang drastis.

"Reli dari level saat ini yang menembus resistensi di 56,70 dolar AS – 56,90an dolar AS akan memperkuat argumen bahwa aksi jual minggu ini ke level terendah 54,98 dolar AS adalah penembusan ke bawah yang keliru," kata Sycamore dari IG.

Sebaliknya, jika harga merosot di bawah kisaran 54,98/90 dolar AS, momentum penurunan akan kembali menguat dengan target menuju level psikologis 50,00 dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Melemah: Dibayangi Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina dan Keputusan The Fed

Harga Minyak Melemah: Dibayangi Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina dan Keputusan The Fed

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 10:45 WIB

Kementan Disorot Usai Rincian Bantuan Bencana Viral, Harga Beras Rp60 Ribu/Kg Dinilai Janggal

Kementan Disorot Usai Rincian Bantuan Bencana Viral, Harga Beras Rp60 Ribu/Kg Dinilai Janggal

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 11:51 WIB

Pasokan Rusia dan Venezuela Terancam, Harga Minyak Dunia Melonjak

Pasokan Rusia dan Venezuela Terancam, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 11:42 WIB

Harga Minyak Dunia Susut Imbas Perundingan Moscow Gagal

Harga Minyak Dunia Susut Imbas Perundingan Moscow Gagal

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 12:56 WIB

Serangan Ukraina Tunda Perdamaian, Harga Minyak Dunia Menguat

Serangan Ukraina Tunda Perdamaian, Harga Minyak Dunia Menguat

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 11:41 WIB

Harga Minyak Melemah di Tengah Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina

Harga Minyak Melemah di Tengah Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 12:37 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB