Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 22 Desember 2025 | 13:15 WIB
Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg
Wamendag pantau pasar Sorong; harga cabai rawit merah tembus Rp125 ribu per kilogram. Foto Faqih-Suara.com
  • Wamendag pantau pasar Sorong; harga cabai rawit merah tembus Rp125 ribu per kilogram.
  • Stok pangan Papua aman jelang Nataru; Minyakita dan beras SPHP dijual sesuai harga HET. 
  • Meski harga cabai rawit merah meroket, Roro menegaskan bahwa secara keseluruhan pasokan pangan di wilayah Papua masih terjaga. 

Suara.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Warmon, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dalam blusukan tersebut, temuan mencolok terlihat pada komoditas cabai rawit merah yang harganya melonjak hingga Rp125.000 per kilogram.

Meski harga cabai rawit merah meroket, Roro menegaskan bahwa secara keseluruhan pasokan pangan di wilayah Papua masih terjaga. Menurutnya, fluktuasi harga pada beberapa komoditas seperti bawang dan jenis cabai lainnya masih berada dalam level yang terkendali.

“Peninjauan pasar secara langsung ini penting untuk memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat. Hasil dialog dengan pedagang menunjukkan ketersediaan stok aman dan terjaga," ujar Roro.

Berikut rincian harga bapok di Pasar Warmon per 22 Desember 2025:

  • Cabai Rawit Merah: Rp125.000/kg
  • Cabai Merah Keriting & Besar: Rp60.000/kg
  • Bawang Merah: Rp60.000/kg
  • Bawang Putih Kating: Rp50.000/kg
  • Daging Sapi: Rp150.000/kg
  • Telur Ayam Ras: Rp35.000/kg

Kabar baik datang dari komoditas subsidi pemerintah. Roro memastikan minyak goreng MINYAKITA dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tersedia sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pedagang di lokasi, Siti Aminah, mengonfirmasi bahwa MINYAKITA dijual seharga Rp15.500 per liter dan beras SPHP dipatok Rp13.000 per kilogram (Rp65.000 per kemasan 5 kg). Hal ini menunjukkan intervensi pemerintah cukup efektif meredam gejolak harga di tengah tingginya permintaan akhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebun Sawit di Papua untuk Swasembada Energi, Bagaimana Risikonya?

Kebun Sawit di Papua untuk Swasembada Energi, Bagaimana Risikonya?

Video | Minggu, 21 Desember 2025 | 14:30 WIB

Kebun Sawit di Papua: Janji Swasembada Energi Prabowo yang Penuh Risiko?

Kebun Sawit di Papua: Janji Swasembada Energi Prabowo yang Penuh Risiko?

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 21:53 WIB

Komisi X DPR Respons Kabar 700 Ribu Anak Papua Tak Sekolah: Masalah Serius, Tapi Perlu Cross Check

Komisi X DPR Respons Kabar 700 Ribu Anak Papua Tak Sekolah: Masalah Serius, Tapi Perlu Cross Check

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 17:48 WIB

Terkini

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:42 WIB

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:35 WIB

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:31 WIB

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:27 WIB

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:24 WIB

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:20 WIB

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:19 WIB

Pasar Karbon Global Jadi Ladang Cuan Baru dari Bisnis Energi Surya

Pasar Karbon Global Jadi Ladang Cuan Baru dari Bisnis Energi Surya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:10 WIB

Intip Strategi PGN Berdayakan UMKM Inklusif

Intip Strategi PGN Berdayakan UMKM Inklusif

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:09 WIB

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:38 WIB