Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp 2.596.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 29 Desember 2025 | 10:19 WIB
Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp 2.596.000 per Gram
Pegawai menata kepingan emas yang dijual di Kantor Pegadaian Cabang di Kota Bengkulu, Bengkulu, Rabu (9/4/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi/tom]
  • Pada Senin, 29 Desember 2025, harga emas Antam 1 gram tercatat Rp 2.596.000, turun Rp 9.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga emas dunia melemah di awal perdagangan Asia karena aksi ambil untung menjelang libur akhir tahun dan penguatan USD.
  • Meskipun koreksi jangka pendek, prospek emas jangka panjang tetap positif didukung ekspektasi suku bunga AS lebih rendah.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 29 Desember 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.596.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam merosot Rp 9.000 dibandingkan hari Minggu, 28 Desember 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.455.000 per gram.

Harga buyback itu juga anjlok Rp 9.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Minggu kemarin.

Petugas menunjukan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menunjukan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.348.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.596.000
  • Emas 2 gram Rp 5.132.000
  • Emas 3 gram Rp 7.673.000
  • Emas 5 gram Rp 12.775.000
  • Emas 10 gram Rp 25.455.000
  • Emas 25 gram Rp 63.512.000
  • Emas 50 gram Rp 126.945.000
  • Emas 100 gram Rp 253.812.000
  • Emas 250 gram Rp 634.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.268.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.536.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Melemah

Harga emas dunia melemah pada awal perdagangan Asia, Senin, setelah sempat mencetak rekor tertinggi di kisaran USD 4.550 per troy ounce.

Penurunan ini terjadi seiring aksi ambil untung pelaku pasar menjelang libur akhir tahun.

Seperti dikutip dari FXStreet, tekanan terhadap harga emas juga datang dari penguatan kembali Dolar AS (USD). Menguatnya greenback membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar Amerika Serikat, sehingga membatasi minat beli dan menekan pergerakan harga logam mulia tersebut.

Meski terkoreksi dalam jangka pendek, kinerja emas sepanjang 2025 terbilang luar biasa. FXStreet mencatat, harga emas telah melonjak hampir 70 persen sepanjang tahun ini, menjadi kinerja tahunan terbaik sejak 1979.

Potensi penurunan harga emas dinilai relatif terbatas di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS pada 2026. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang memegang emas, sehingga menopang daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Selain itu, ketegangan geopolitik global yang masih berlangsung turut memperkuat peran emas sebagai aset safe haven.

Menjelang libur Tahun Baru, aktivitas pasar keuangan diperkirakan cenderung sepi. Pada hari yang sama, pasar juga akan mencermati rilis data Pending Home Sales AS untuk periode November.

Secara teknikal, FXStreet menyebut harga emas masih bergerak di wilayah negatif hari ini. Namun, prospek jangka panjang tetap positif karena harga bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 100 hari pada grafik harian. Pelebaran Bollinger Bands juga mengindikasikan potensi kenaikan lanjutan masih terbuka.

Di sisi lain, indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di atas level 70, menandakan kondisi jenuh beli. Hal ini membuka peluang terjadinya fase konsolidasi atau koreksi terbatas sebelum tren kenaikan berlanjut.

Level USD 4.550 saat ini menjadi area resistance terdekat. Jika harga mampu menembus level tersebut dengan konfirmasi candlestick hijau yang kuat, reli berpotensi berlanjut menuju level psikologis USD 4.600.

Sementara itu, dari sisi bawah, area USD 4.430 menjadi support awal yang perlu diperhatikan. Penembusan di bawah level tersebut berisiko membawa harga emas turun ke USD4.338, hingga support berikutnya di USD 4.300 per troy ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Diprediksi Makin Naik Tahun 2026, Faktor 'Perang' Jadi Kunci

Harga Emas Diprediksi Makin Naik Tahun 2026, Faktor 'Perang' Jadi Kunci

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 12:50 WIB

Harga Emas Kompak Meroket: Galeri24 dan UBS di Pegadaian Naik Signifikan!

Harga Emas Kompak Meroket: Galeri24 dan UBS di Pegadaian Naik Signifikan!

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 11:10 WIB

Harga Emas Antam Naik ke Rp2.589.000 per Gram pada Jumat Ini

Harga Emas Antam Naik ke Rp2.589.000 per Gram pada Jumat Ini

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:33 WIB

Terkini

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:18 WIB

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:06 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB