BI-Rate Tak Pakai JIBOR dan Beralih ke INDONIA per Januari 2026, Ini Dampaknya

M Nurhadi

Rabu, 31 Desember 2025 | 16:04 WIB
BI-Rate Tak Pakai JIBOR dan Beralih ke INDONIA per Januari 2026, Ini Dampaknya
Bank Indonesia
baca 10 detik
  • Bank Indonesia resmi menghentikan JIBOR per 1 Januari 2026, menggantinya dengan INDONIA sebagai tolok ukur Rupiah.
  • INDONIA berbasis data transaksi riil pasar uang antarbank, berbeda dengan JIBOR yang menggunakan estimasi bank kontributor.
  • Reformasi ini menyelaraskan pasar keuangan domestik dengan standar internasional demi transparansi dan stabilitas jangka panjang.

Panduan ini memastikan bahwa setiap kontrak keuangan yang sebelumnya menggunakan acuan JIBOR dapat beralih ke INDONIA secara mulus melalui penyertaan klausul fallback rate.

Data Penurunan Kontrak JIBOR dan Kesiapan Pasar

Kesiapan pelaku pasar dalam menyambut era INDONIA terlihat jelas dari data terbaru yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan hasil survei otoritas, terdapat penurunan drastis pada kontrak keuangan yang masih menggunakan JIBOR sebagai acuan:

Kontrak Jatuh Tempo Sebelum Akhir 2025: Nilai kontrak dengan acuan JIBOR merosot tajam sebesar 67,7%. Dari angka Rp140,37 triliun pada September 2024, kini hanya tersisa sekitar Rp45,28 triliun per September 2025.

Kontrak Pasca-2025 (Fallback Rate): Kontrak yang telah dinegosiasikan ulang menggunakan tarif baru (fallback rate) justru melonjak 35,9%. Nilainya meningkat dari Rp164,48 triliun pada September 2024 menjadi Rp223,76 triliun pada September 2025.

Data ini mengonfirmasi bahwa perbankan dan lembaga keuangan di Indonesia telah melakukan langkah antisipatif yang masif untuk meninggalkan JIBOR sebelum tenggat waktu 1 Januari 2026.

Seiring dengan meningkatnya keterbukaan informasi, aktivitas transaksi di Pasar Uang Antarbank (PUAB) menunjukkan tren yang sangat positif.

Hingga 19 Desember 2025, tercatat rata-rata nilai transaksi pinjam-meminjam antarbank dalam mata uang Rupiah mencapai kisaran Rp15,4 triliun setiap harinya.

baca juga

Volume transaksi ini mencakup sekitar 63,5% dari keseluruhan aktivitas di pasar uang domestik. Angka transaksi yang tinggi ini memberikan dasar perhitungan INDONIA yang sangat kokoh dan representatif terhadap kondisi ekonomi nasional.

Penerapan INDONIA sebagai acuan tunggal suku bunga overnight Rupiah menempatkan pasar keuangan Indonesia sejajar dengan negara-negara maju seperti Amerika Serikat yang menggunakan SOFR atau Inggris dengan SONIA.

Standarisasi ini penting untuk menarik minat investor asing, karena mereka mendapatkan kepastian mengenai acuan bunga yang transparan dan sesuai dengan standar internasional.

Secara jangka panjang, reformasi suku bunga acuan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya pasar keuangan yang lebih modern dan kompetitif.

Dengan acuan bunga yang kredibel, perbankan dapat lebih efisien dalam mengelola risiko likuiditas, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih stabil dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Uang Tunai Tak Lagi 'Sakti' di Negeri Sendiri? Mengapa Itu Bisa Terjadi?

Ketika Uang Tunai Tak Lagi 'Sakti' di Negeri Sendiri? Mengapa Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 16:21 WIB

Strategi Ngawur atau Pasar yang Lesu? Mengurai Misteri Rp2.509 Triliun Kredit Nganggur

Strategi Ngawur atau Pasar yang Lesu? Mengurai Misteri Rp2.509 Triliun Kredit Nganggur

Bisnis | Sabtu, 27 Desember 2025 | 10:13 WIB

Penggunaan Keuangan Digital Meningkat, Volume Transaksi QRIS Tembus Rp1.092 Triliun

Penggunaan Keuangan Digital Meningkat, Volume Transaksi QRIS Tembus Rp1.092 Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 14:29 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×