Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?

M Nurhadi

Kamis, 01 Januari 2026 | 21:00 WIB
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
Sugianto Kusuma alias Aguan (Ist)
baca 10 detik
  • PT Multi Artha Pratama (MAP) tingkatkan kepemilikan di PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) pasca rights issue.
  • MAP, patungan Aguan dan Grup Salim, menggelontorkan Rp125,89 miliar untuk menyerap saham baru pada 23 Desember 2025.
  • Peningkatan modal ini bertujuan memperkuat struktur internal PANI dan meningkatkan kepemilikan atas PT Bangun Kosambi Sukses Tbk.

Suara.com - Struktur kepemilikan di tubuh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) semakin kokoh pasca perhelatan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Pengendali emiten, PT Multi Artha Pratama (MAP), yang merupakan perusahaan patungan antara Sugianto Kusuma (Aguan) dan Grup Salim, resmi melaporkan peningkatan porsi kepemilikannya.

Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi yang dirilis pada Selasa (30/12/2025), MAP terpantau proaktif menyerap saham baru untuk memperkuat modal perusahaan.

Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen jangka panjang kedua konglomerat tersebut terhadap pengembangan kawasan PIK 2.

Dalam pelaksanaan aksi korporasi tersebut, MAP mengeksekusi sebanyak 9.699.705 lembar saham baru pada 23 Desember 2025.

Transaksi ini dilakukan pada harga pelaksanaan Rp12.975 per saham, sehingga total dana yang dikucurkan oleh MAP mencapai Rp125,89 miliar.

Meski jumlah saham yang ditebus lebih kecil dari total hak yang tersedia (sebanyak 1,06 miliar saham), posisi MAP sebagai pemegang saham mayoritas tetap tak tergoyahkan. Berikut adalah rincian perubahan profil kepemilikan MAP di PANI:

  • Sebelum Transaksi: Menguasai 15.224.337.389 lembar saham atau setara dengan 84,08% hak suara.
  • Setelah Transaksi: Kepemilikan meningkat menjadi 15.234.037.094 lembar saham, yang mewakili 84,09% hak suara.

Manajemen PANI menegaskan bahwa tujuan utama dari peningkatan penyertaan modal ini adalah untuk memperkuat struktur internal perusahaan. Selain itu, MAP memastikan akan terus mempertahankan statusnya sebagai pengendali tunggal di masa depan.

Dana yang dihimpun dari rights issue ini memiliki target strategis, yakni meningkatkan kepemilikan PANI atas PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).

baca juga

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih solid dalam pengembangan portofolio real estat di bawah naungan grup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prospek Saham PANI Jelang Tahun 2026

Prospek Saham PANI Jelang Tahun 2026

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:09 WIB

Gagal Juara Piala AFF Futsal U-19 2025, Pelatih Apresiasi Perjuangan Timnas Indonesia U-19

Gagal Juara Piala AFF Futsal U-19 2025, Pelatih Apresiasi Perjuangan Timnas Indonesia U-19

Bola | Selasa, 30 Desember 2025 | 06:33 WIB

Ekspansi Agresif PIK2, Ada 'Aksi Strategis' saat PANI Caplok Saham CBDK

Ekspansi Agresif PIK2, Ada 'Aksi Strategis' saat PANI Caplok Saham CBDK

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 19:46 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×