Bos BEI Incar Pasar Modal RI Masuk 10 Besar Bursa Dunia

Jum'at, 02 Januari 2026 | 13:13 WIB
Bos BEI Incar Pasar Modal RI Masuk 10 Besar Bursa Dunia
Seremoni Pembukaan perdagangan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). [Suara.com/Rina Anggraeni].
Baca 10 detik
  • Bursa Efek Indonesia menargetkan masuk sepuluh besar bursa dunia berdasarkan kapitalisasi pasar atau nilai transaksi.
  • Target ini termuat dalam Masterplan BEI 2026-2030 untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
  • BEI menargetkan 555 pencatatan efek serta penambahan dua juta investor baru pada tahun 2026.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan posisi pasar modal Indonesia bisa masuk 10 besar bursa dunia, baik dari sisi kapitalisasi pasar maupun nilai transaksi perdagangan.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengatakan target itu harus tercapai agar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Mari kita jadikan tahun ini sebagai momentum untuk melanjutkan perjalanan pembangunan pasar modal yang lebih kuat, inklusif, dan berkontribusi bagi perekonomian nasional," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/1/2026).

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Iman menuturkan, target 10 besar itu tersebut tertuang dalam Masterplan BEI 2026-2030. Hal ini jug mempertimbangkan potensi ekonomi nasional serta dinamika.

"Harapannya, Indonesia dapat masuk ke jajaran Top 10 Bursa Dunia berdasarkan kapitalisasi pasar atau nilai transaksi, sekaligus memberikan manfaat optimal bagi investor, emiten, dan perekonomian nasional," imbuhnya.

Iman memaparkan, BEI juga menetapkan sejumlah asumsi berdasarkan kondisi ekonomi nasional dan global.

Salah satunya, mengasumsikan nilai Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) pada tahun 2026 pada angka Rp 15 triliun.

"Dari sisi pecatatan, kami menargetkan 555 pecatatan efek di tahun 2026, diantaranya 50 saham baru. BEI juga terus memanfaatkan berbagai hal dan kanal distribusi informasi untuk mencapai target pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia sebanyak 2 juta investor baru di tahun 2026," ungkapnya.

Iman pun percaya agar target ini tercapai maka dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, BEI sangat mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari emiten, anggota bursa, dan seluruh pemangku kepentingan agar master plan BEI 2026-2030 dapat terlaksana dengan baik.

Baca Juga: Siap-siap! Menkeu Purbaya Kasih Sinyal IHSG Melesat ke 10.000

"Ini akan memberikan manfaat yang nyata bagi pasar modal Indonesia," pungkasnya.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI