Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161
USD/IDR 17.075

Anak Usaha Emiten ELSA Mulai Bisnis Energi Rendah Karbon Lewat Green Terminal

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 20:33 WIB
Anak Usaha Emiten ELSA Mulai Bisnis Energi Rendah Karbon Lewat Green Terminal
PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbl. (ELSA) mulai menjalankan bisnis energi rendah karbon.
  • PT Elnusa Petrofin mengimplementasikan Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Banten, untuk bisnis energi rendah karbon.
  • Green Terminal adalah sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan guna mendukung NZE 2060.
  • Terminal ini mendukung distribusi Green Hydrogen dari PGE untuk operasional listrik terminal, menurunkan emisi tidak langsung.

Suara.com - PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbl. (ELSA) mulai menjalankan bisnis energi rendah karbon dengan implementasi Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari penguatan praktik ESG sekaligus membuka ruang ekspansi bisnis berbasis green energy di lingkungan Pertamina Group.

Keterlibatan Elnusa Petrofin dinilai sebagai langkah strategis jangka panjang. Perusahaan mulai mempertegas positioning sebagai penyedia jasa energi terintegrasi yang adaptif terhadap tren transisi energi global dan target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Pertamina dirikan terminal BBM di Labuan Bajo.
Pertamina dirikan terminal BBM.

Program Green Terminal sendiri dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan. Pilar tersebut mencakup sistem manajemen lingkungan, infrastruktur berstandar internasional, digitalisasi operasional, teknologi ramah lingkungan, ekonomi sirkuler, pengendalian kualitas lingkungan, perlindungan biodiversitas, hingga penguatan kapasitas SDM.

Transformasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat daya saing aset energi nasional di tengah tuntutan pasar global yang semakin ESG-driven.

Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menyampaikan bahwa Green Terminal merupakan bagian dari pengembangan ekosistem green energy dan implementasi Roadmap NZE 2060 Pertamina.

"Inisiatif ini sekaligus sebagai upaya memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tuntutan global terhadap praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab," ujarnya seperti dikutip, Rabu (18/2/2026).

Terminal LPG Tanjung Sekong dipilih sebagai proyek percontohan karena perannya yang strategis dalam infrastruktur energi nasional. Terminal ini berkontribusi sekitar 35–40 persen terhadap kebutuhan LPG nasional, memiliki kapasitas penyimpanan 98.000 metrik ton, serta dermaga berkapasitas hingga 65.000 DWT.

Bagi Elnusa Petrofin, peran dalam proyek ini tidak berhenti pada aspek operasional. Perusahaan terlibat sebagai mitra logistik dalam rantai nilai green energy Pertamina, khususnya mendukung distribusi Green Hydrogen yang diproduksi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dari panas bumi Ulubelu.

Green Hydrogen tersebut dimanfaatkan untuk mendukung operasional pembangkit listrik rendah karbon milik PT Pertamina Energy Terminal (PET) di Tanjung Sekong.

Pemanfaatan pembangkit berbasis hidrogen hijau ini ditargetkan mampu memenuhi hingga 25 persen kebutuhan listrik operasional terminal sekaligus menurunkan emisi tidak langsung (Scope 2).

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menegaskan dukungan terhadap Green Terminal menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan menuju layanan logistik energi yang lebih berkelanjutan.

Melalui partisipasi dalam rantai distribusi energi rendah karbon, Elnusa Group menilai terdapat potensi recurring revenue baru di segmen transisi energi.

Diversifikasi ini diharapkan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam lanskap industri energi yang tengah bergerak menuju dekarbonisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transisi Energi Tak Cuma Proyek Jumbo, Kini Startup Energi Hijau Ikut Tancap Gas

Transisi Energi Tak Cuma Proyek Jumbo, Kini Startup Energi Hijau Ikut Tancap Gas

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:07 WIB

Epson Mantapkan Strategi 2026 untuk Indonesia: Energi Efisien dan TKDN

Epson Mantapkan Strategi 2026 untuk Indonesia: Energi Efisien dan TKDN

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 14:48 WIB

Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat

Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 06:04 WIB

Terkini

Purbaya Kecolongan soal Motor Listrik MBG, Ada Miskom dengan Anak Buah

Purbaya Kecolongan soal Motor Listrik MBG, Ada Miskom dengan Anak Buah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 13:38 WIB

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 13:37 WIB

Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I

Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 12:51 WIB

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 12:03 WIB

BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026

BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:56 WIB

Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah

Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:24 WIB

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:09 WIB

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:57 WIB

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:27 WIB

Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk

Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:08 WIB